SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB) mengajak aparat desa di Kecamatan Lobalain untuk beralih dari pola kerja fisik menuju “kerja cerdas” melalui penguasaan literasi digital. Semangat itu diwujudkan dalam pelatihan jurnalistik bertema “Dari Kerja Keras ke Kerja Cerdas” yang digelar pada Jumat (28/11/2025).
Pelatihan yang berlangsung di GSKI Shalom Modopedak, Desa Kolobolon, ini diikuti perangkat desa dan warga dari Desa Kolobolon, Helebeik, Kuli, Kuli Aisele, Lole Oen, dan Oematamboli. Kegiatan tersebut secara khusus menyasar perangkat desa yang mengelola website desa, agar arus informasi publik di tingkat desa dapat tersampaikan secara akurat dan teratur.
Praktisi media Ricky Ndolu, S.Kom., yang tampil sebagai narasumber utama, menekankan bahwa keterampilan jurnalistik kini menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintahan desa.
“Pelatihan ini bertujuan agar perangkat desa mampu menyampaikan informasi pembangunan secara akurat, terbuka, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Ricky.
Dalam materinya, Ricky mengenalkan rumus penulisan “Peta 5W1H” (Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, Bagaimana), sehingga peserta dapat menulis berita dengan bahasa yang santai namun tetap memenuhi standar jurnalistik.
Plt Kepala Desa Kolobolon, Max Dani Langga, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan transparansi informasi publik melalui website dan media sosial resmi desa.
Kegiatan ini turut dihadiri dan dibuka oleh Dekan FKIP UCB, Heryon Bernard Mbuik, S.Pak., M.Pd. Dalam sambutannya, Heryon mengingatkan bahwa desa harus siap hadir di ruang publik digital. Menurutnya, publikasi informasi yang baik akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa.
Acara yang dipandu oleh Inggrid Hendrik ini berlangsung interaktif. Peserta diberi kesempatan melakukan praktik langsung penulisan berita dan dokumentasi kegiatan. Menjadi penutup masa bakti KKN tahun 2025, pelatihan ini diharapkan menjadi warisan pengetahuan bagi aparat desa agar mampu mempromosikan potensi daerah secara mandiri tanpa bergantung pada pihak luar. (Tim/nasa)






