SINDONTT.COM — ROTE NDAO
Komitmen sosial PT Bo’a Development kembali tampak nyata ketika perusahaan pengembang pariwisata itu hadir dalam kegiatan “Menanam Pohon Cinta Literasi Budaya” di SMA Negeri 1 Rote Tengah, Sabtu (29/11/2025).
Di sela-sela kegiatan yang sarat pesan kepedulian lingkungan dan budaya tersebut, muncul dialog penting mengenai kebutuhan mendesak sekolah.
Pihak sekolah mengurai dua persoalan utama: pembangunan lapangan futsal yang belum tuntas serta bagian pagar sekolah yang masih berada dalam kondisi darurat. Penjelasan itu segera direspons Samsul Bahri, perwakilan PT Bo’a Development, dengan sikap terbuka dan kesediaan untuk meninjau langsung kebutuhan teknis.
“Yang belum selesai itu apa Bapak? Semennya kah? Atau finishingnya?” tanya Samsul, memastikan detail agar bantuan yang diberikan tidak meleset dari kebutuhan sekolah.
Dialog hangat itu juga diperkuat oleh Camat Rote Tengah, Ferdinan Sinlaeloe, yang menegaskan bahwa fasilitas lapangan futsal memang belum rampung dan pagar sekolah masih membutuhkan penanganan segera.
Menanggapi semua itu, Samsul menekankan bahwa perusahaan siap hadir sesuai porsi dan kebutuhan. Baginya, kepedulian bukan sekadar ucapan, tetapi tindakan yang dilandasi kejelasan teknis.
“Prinsipnya kita bantu. Besar kecilnya kita lihat apa yang harus kita (PT Bo’a Development) bantu,” tegasnya.
Kehadiran PT Bo’a Development pada momen tersebut bukan sekadar simbol partisipasi, tetapi menunjukkan bagaimana dunia usaha dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat infrastruktur pendidikan di Rote Tengah. Dialog yang terjadi menjadi awal dari kolaborasi yang diharapkan membawa manfaat langsung bagi siswa dan lingkungan sekolah (tim/nasa)






