PUPR NTT : Perbaikan Jalan di Rote Ndao Tanpa Prosedur Beresiko Teknis, Longsor Lebih Besar

Avatar photo

Tuesday, 17 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Sekretaris Dinas PUPR NTT, Fredik Kiuk, menanggapi aksi pemilik ekspedisi bersama warga setempat yang menurunkan alat berat untuk memperbaiki ruas jalan rusak (longsoran) Baa Batutua di sekitar Menggelama secara mandiri

Fredik mengaku memahami kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang mengalami retakan dan longsoran. Namun ia menegaskan bahwa tindakan perbaikan tanpa koordinasi dan tanpa mengikuti prosedur resmi berisiko secara teknis maupun hukum

“Itu kan aset negara, tercatat sebagai barang milik negara. Kalau mau dibongkar, diperbaiki, atau ditangani, seharusnya ada pemberitahuan dan koordinasi,” tegas Fredik kepada wartawan, Selasa (17/2/2026)

Ia menjelaskan, tindakan membuka atau mengubah permukaan jalan tanpa kajian teknis justru dapat mempercepat resapan air ke dalam tanah, terutama di tengah curah hujan yang masih tinggi. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu longsoran yang lebih besar

“Risikonya kalau permukaan dibongkar, air lebih mudah meresap dan bisa menyebabkan longsoran lebih besar. Siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi kegagalan konstruksi?” ujarnya

Menurut Fredik, regulasi mengatur bahwa pejabat pemerintah dapat dikenai sanksi apabila lalai dalam pengelolaan aset negara. Karena itu, setiap penanganan harus konsisten dengan aturan yang berlaku

“Kalau pemerintah lalai, kami bisa disanksi bahkan dipidana. Nah kalau ada pihak lain yang melakukan tindakan tanpa prosedur, secara teknis siapa yang bertanggung jawab? Regulasi tidak mengatur itu,” katanya

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan. Namun ia mengimbau agar setiap inisiatif perbaikan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pihak berwenang agar tidak menimbulkan dampak lanjutan

“Kami berterima kasih atas perhatian masyarakat, tetapi harus hati-hati. Konsultasi dulu supaya bisa ditangani bersama dan tidak menimbulkan efek samping di kemudian hari,” jelasnya (tim/nasa)

Baca Juga:  Satu Desa di Rote Ndao dianugerahi Penghargaan Terbaik Paritrana Award

Berita Terkait

Bupati Hadiri Pertemuan Strategis, Bidik Peluang Investasi Rote Ndao Dan Tiongkok
Ada Permintaan di GMIT Paulus Ndao, Doakan Bupati, Agar Kuat Jalankan Amanah
Polisi Beriman Menyapa Jemaat GMIT Elim Aduoen, Jaga Kerukunan dan Keamanan
Dari Parkir hingga Tata Ruang, DPRD Rote Ndao Bahas Tujuh Ranperda
Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Polsek Rote Barat Laut Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Green Policing, Polsek Rote Barat Laut Bersihkan Sampah di Tempat Ibadah
Bupati Paul Henuk Umumkan Aturan Baru Pengendalian BBM, Sistem Ganjil-Genap
Di Tengah Kelangkaan BBM, Antrean di SPBU Longgo Tetap Tertib

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 11:00

Bupati Hadiri Pertemuan Strategis, Bidik Peluang Investasi Rote Ndao Dan Tiongkok

Tuesday, 27 October 2026 - 13:02

Ada Permintaan di GMIT Paulus Ndao, Doakan Bupati, Agar Kuat Jalankan Amanah

Sunday, 25 October 2026 - 11:17

Polisi Beriman Menyapa Jemaat GMIT Elim Aduoen, Jaga Kerukunan dan Keamanan

Friday, 23 October 2026 - 18:03

Dari Parkir hingga Tata Ruang, DPRD Rote Ndao Bahas Tujuh Ranperda

Friday, 23 October 2026 - 16:08

Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Polsek Rote Barat Laut Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Friday, 23 October 2026 - 09:47

Green Policing, Polsek Rote Barat Laut Bersihkan Sampah di Tempat Ibadah

Wednesday, 21 October 2026 - 16:51

Bupati Paul Henuk Umumkan Aturan Baru Pengendalian BBM, Sistem Ganjil-Genap

Wednesday, 21 October 2026 - 13:28

Di Tengah Kelangkaan BBM, Antrean di SPBU Longgo Tetap Tertib

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02