SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Sejumlah Tokoh di Nusak Lole Kecamatan Lobalain mengeluh kalau selama 15 tahun tak pernah merasakan perhatian dari kepemimpinan Pemerintahan Sebelumnya,
Keluhan itu disampaikan Salah Satu Mantan Kepala Desa Dari Nusak Lole Kecamatan Lobalain, Sodi Mbuik pada pertemuan terbatas bersama Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Paulus Henuk, SH dan Apremoi Dudelusy Dethan (Paket Ita Esa) di Desa Kolobolon, Senin (09/09/2024)
“15 Tahun ini, Kita anak lole jadi anak tiri, tak ada pernah ada perhatian, hampir anak lole tidak satupun yang tenaga kontrak juga, mungkin karena politik mereka bisa habis, ini tidak tau karena sesuatu apa,” Kata Mantan Kepala Desa Sodi Mbuik
Kepada Pasangan Calon Kepala Daerah Paket Ita Esa, Sodi Mbuik mengeluh infrastruktur atau jalan rusak yang selama ini tidak pernah ada perhatian, karena itu Sodi Mbuik meminta prioritaskan Pembangunan Puskesmas di Lole kalau saat pilkada Rote Ndao Ita Esa mendapat mandat dari Rakyat untuk memimpin Rote Ndao
“Pengalaman yang kami alami, satu hal, saat ini kalau orang lole Pi baa bawa orang melahirkan, dari 10 barang Kali 8 orang bisa melahirkan di perjalanan, karena jalan begini rusak, ambulans belum sampai orang sudah melahirkan, kami minta bapak bangun puskesmas di lole,” Ujar Sodi Mbuik
Selain itu, Sodi Mbuik berharap Paket Ita Esa Mekarkan Kecamatan Lole dari Kecamatan Lobalain, Sodi Mbuik mengakui kalau dirinya pernah dibodohi Pemerintahan sebelumnya dalam pengajuan proposal proses pemekaran kecamatan Lole
“Saya juga sebagai wakil sekretaris pembentukan kecamatan Lole, kami bawa proposal ke bupati dan juga ke gedung DPRD, ketika kami sampai di gedung dewan saya masih ingat seorang anggota Dewan, dalam pembahasan dia bilang saya ragu keseriusan bapak/ibu, kami datang bawa data proposal kecamatan lole tapi tidak disiapkan ranperda oleh pemerintah, saya itu kami dibodohi, jumlah penduduk kami banyak,” Tandasnya,
Selanjutnya, para petani di Nusak Lole juga membutuhkan bantuan sumur Bor di lokasi pertanian, dan pembangunan jalan sabuk selatan yang pernah digagas oleh almarhum Bupati Christina Nehemia Dilak
“Jumlah pertanian terbesar ada di lole, lihat di kapasitas sawah sebagian besar milik orang lole, tapi tidak ada satu sumur bor pun di sana, orang hanya panen satu kali saja, wilayah kami ini tidak pernah dipedulikan, ada permintaan satu dari tokoh-tokoh terpenting, kami juga rindu anak lole bisa ada yang di pemerintahan di eselon dua, anak lole banyak yang punya kemampuan tapi karena politik,” tegasnya, (Nasa)






