SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao sekaligus Ketua Fraksi Golkar Amanat Solidaritas, Yosia A. Lau, menggelar kegiatan Reses Ketiga Masa Persidangan Tahun 2025 yang dipusatkan di Busalangga, Jumat (19/12/2025) malam
Kegiatan reses tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai desa di Daerah Pemilihan (Dapil) I. Dalam kesempatan itu, Yosia A. Lau didampingi oleh Meksi Mooy, anggota DPRD Rote Ndao yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi B
Reses ini bertujuan untuk menyerap secara langsung berbagai persoalan krusial yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur jalan, kelistrikan, kebersihan lingkungan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pertanian.
Pendidikan Jadi Perhatian Serius
Sektor pendidikan menjadi salah satu isu utama yang disampaikan warga. Darwin Ndolu, warga Desa Oetutulu, mengusulkan pembangunan Sekolah Dasar (SD) di Henulai
Usulan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi siswa yang harus menempuh jarak sangat jauh dan berisiko, terutama saat musim hujan
Aspirasi ini diperkuat oleh Arkalaus Hendrik Lenggu, mantan Kepala Inspektorat, yang menyoroti persoalan tenaga pendidik. Ia mengungkapkan bahwa ratusan guru SD di Rote Ndao saat ini tidak dapat memperoleh sertifikasi karena kekurangan jam mengajar
Sebagai solusi, Arkalaus mengusulkan pembangunan sekolah satu atap atau SD Kecil di wilayah Kandale Pedanggadi, Desa Persiapan Loman, yang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi
Menurutnya, langkah tersebut dapat menyerap kelebihan tenaga guru sekaligus mendekatkan akses pendidikan bagi anak-anak
Menanggapi hal tersebut, Yosia Lau menyatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengkaji kelayakan wilayah. Ia menegaskan pentingnya memastikan ketersediaan rombongan belajar agar bangunan sekolah yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal
Infrastruktur, Pasar, hingga Program MBG, Di sektor infrastruktur, warga menyuarakan kebutuhan peningkatan kualitas jalan, antara lain ruas jalan dari Puskesmas Ba’a menuju Oelunggu di Kecamatan Lobalain, serta peningkatan status beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan Rote Barat Laut
Selain itu, persoalan kebersihan Pasar Busalangga juga menjadi sorotan. Warga meminta penyediaan tempat sampah dan sistem pengangkutan sampah yang lebih teratur demi menjaga kebersihan dan higienitas pasar.
Menanggapi hal tersebut, Yosia Lau menekankan pentingnya keterlibatan pihak kelurahan dan kecamatan dalam pengelolaan fasilitas publik
Masyarakat juga menyampaikan catatan kritis terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dilaporkan adanya temuan distribusi makanan tambahan dalam kondisi basi di sejumlah sekolah, yang dinilai perlu menjadi perhatian serius demi keberlanjutan program pemenuhan gizi siswa
Keluhan Petani Soal Benih
Pada sektor pertanian, warga mengeluhkan minimnya informasi publik terkait distribusi benih bersertifikat dari Dinas Pertanian
Kondisi ini menyebabkan banyak petani masih menggunakan benih lokal dengan produktivitas rendah

Yosia Lau mengakui adanya kelemahan dalam akses informasi tersebut. Ia berkomitmen untuk memperbaiki jalur koordinasi melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan penyuluh lapangan agar distribusi sarana produksi pertanian dapat tersalurkan secara tepat sasaran
Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi catatan penting hasil reses dan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor demi menjawab kebutuhan masyarakat di Dapil I. (tim/nasa)

















