ROTE NDAO, SINDONTT.COM –
Pariwisata tidak hanya tentang keindahan alam dan kemewahan sebuah destinasi. Lebih dari itu, pariwisata juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, mengenal dunia, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para wisatawan
Hal itu dirasakan Resa E. Nggadas, siswa Kelas XI Jurusan Perhotelan SMK Negeri 1 Rote Barat, yang mendapatkan kesempatan tampil membawakan tarian adat Rote di NIHI Rote
Bagi Resa, kehadiran Nihi Rote di tanah Rote Ndao bukan sekadar menghadirkan sebuah destinasi wisata berkelas, tetapi juga membuka ruang bagi anak-anak daerah untuk berani tampil, berinteraksi dengan wisatawan, dan membawa nama budaya Rote ke hadapan orang-orang dari berbagai penjuru
“Biasanya kami menari empat kali dalam sebulan, dalam acara menari ini dibarengi dengan bunyi gong Rote yang disiapkan SMK Rote Barat, Biasanya dalam rangka acara ulang tahun atau penyambutan tamu,” ungkap Resa kepada wartawan, Jumat (11/9/2026)
Ia mengatakan, setiap penampilan selalu memberikan pengalaman yang menyenangkan. Bahkan, tidak jarang para wisatawan mengajak para penari berfoto bersama setelah pertunjukan selesai
“Mereka sangat senang karena merasa dispesialkan. Biasanya setelah kami selesai menari, ada juga tamu yang mengajak kami berfoto. ini tentunya Saya sangat senang sekali,” ujar Resa
Belajar Berdiri Percaya diri
Bagi seorang siswa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan, Resa mengaku dapat bertemu dengan banyak orang penting dan belajar bagaimana berdiri percaya diri di hadapan para tamu
“Di situ kami bisa bertemu dengan orang-orang hebat dan penting. Pengalaman yang saya dapat adalah bisa berdiri di depan banyak wisatawan penting,” katanya
Menurut Resa, keindahan pantai, suasana yang tenang, serta budaya Rote menjadi bagian dari daya tarik yang membuat wisatawan tertarik datang ke Nihi Rote
“Yang membuat tamu datang ke Nihi Rote itu karena pemandangan pantai yang indah, suasananya tenang, dan tentunya budaya Rote yang membuat tamu merasa ingin tahu seperti apa budaya Rote,” tandasnya
Di balik setiap tarian yang ditampilkan, Resa melihat ada pesan besar yang sedang dibawa. Gerakan tari bukan sekadar pertunjukan untuk menghibur wisatawan, tetapi menjadi cara sederhana untuk memperkenalkan identitas Rote kepada dunia.
Karena itu, ia merasa bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut
“Saya sangat bangga karena bisa menjadi bagian dari Nihi Rote yang bisa memperkenalkan budaya Rote yang indah kepada orang-orang yang belum tahu seperti apa itu budaya Rote,” pungkasnya
Semoga Nihi Rote Terus Berkembang, Semakin Maju
Resa berharap Nihi Rote terus berkembang dan semakin maju, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang dan mengenal keindahan Rote Ndao
“Saya berharap Nihi Rote semakin berkembang, semakin jaya, dan tentunya bisa juga memperkenalkan budaya Rote yang sangat unik dan beragam,” harapnya

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Nihi Rote yang telah memberikan kepercayaan kepada para siswa untuk menampilkan berbagai tarian adat Rote
“Terima kasih kepada Nihi Rote yang telah mempercayai kami untuk menampilkan tarian-tarian adat Rote,” ucap Resa
Bagi Resa dan siswa-siswa lainnya, panggung di Nihi Rote telah menjadi lebih dari sekadar tempat pertunjukan. Di sana, mereka belajar bahwa budaya yang diwariskan para leluhur dapat menjadi jembatan untuk bertemu dunia, dari langkah-langkah kecil para siswa itulah, masa depan pariwisata Rote Ndao sedang tumbuh, ketika anak-anak muda daerah diberi ruang untuk tampil, dipercaya untuk berkarya, dan diberi kesempatan memperkenalkan budaya tanah leluhurnya kepada dunia (**)


















