ROTE NDAO, SINDONTT.COM —
Di balik keindahan destinasi wisata Nihi Rote, Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, ada cerita tentang anak-anak Pulau Rote yang sedang menyiapkan diri untuk menjadi bagian dari masa depan pariwisata daerah
Salah satunya adalah Calfin Sarlin Fanggi, peserta Rote Hospitality Academy (RHA) di Nihi Rote,
Saat ditemui wartawan Kota Baa, Kamis (20/8/2026), menceritakan pengalamannya mengikuti pelatihan bahasa Inggris dan ilmu perhotelan di lingkungan hotel berkelas dunia tersebut
Calfin mengatakan, pelatihan yang diikutinya bukan hanya diikuti oleh dirinya. Ada sekitar dua puluhan peserta dari sejumlah kecamatan, yakni Pantai Baru, Rote Tengah, Rote Barat Daya, Rote Barat, Rote Barat Laut dan Loaholu
Datang dengan latar belakang berbeda, membawa harapan yang sama
Mereka datang dengan latar belakang berbeda, tetapi membawa harapan yang sama, yakni mendapatkan bekal untuk menyambut peluang di sektor pariwisata
“Kami mulai pelatihan dari bulan Juni 2026. Dalam satu minggu tiga kali belajar. Kalau sudah masuk bulan Oktober, kami mulai setiap hari karena sudah masuk tahap praktik,” ungkap Calfin
Menurutnya, materi yang diberikan empat guru RHA tidak hanya berkaitan dengan bahasa Inggris, tetapi juga pengenalan terhadap dunia perhotelan
Bagi Calfin, kemampuan tersebut sangat penting karena industri pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi dan memahami standar pelayanan
Menariknya, suasana belajar yang dibangun para pengajar membuat Calfin dan peserta lainnya merasa nyaman.
“Cara mengajar dari empat orang guru ini bagus, kami mengerti. Selain akrab dengan kami, seperti saudara,” ujar warga Desa lIdor ini
Bagi Calfin, kesempatan belajar di RHA menjadi pengalaman berharga. Ia tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang bahasa Inggris dan dunia perhotelan, tetapi juga mendapatkan dukungan biaya transportasi setiap bulan
“Pendaftaran awal tanpa biaya, bahkan sekarang ini kami setiap bulan dapat biaya transportasi,” katanya
Cerita Calfin menjadi gambaran bahwa pariwisata Rote Ndao bukan hanya tentang pantai, laut dan keindahan alam. Di balik destinasi-destinasi yang menarik wisatawan, ada generasi muda lokal yang sedang dipersiapkan untuk menjadi pelaku utama. Dari ruang belajar di Nihi Rote,

anak-anak dari berbagai pelosok Pulau Rote perlahan belajar bahasa dunia, mengenal standar perhotelan dan menjemput mimpi untuk suatu hari berdiri di garis depan industri pariwisata daerahnya sendiri (**)

















