ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Bagi sebagian siswa, pengalaman belajar mungkin hanya berlangsung di dalam ruang kelas
Namun bagi para siswa SMK Negeri 1 Rote Barat, kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan wisatawan di salah satu hotel mewah di Pulau Rote menjadi pengalaman yang jauh lebih bermakna
Di tengah keindahan alam Rote Ndao yang terus menarik perhatian wisatawan, para siswa SMK Negeri 1 Rote Barat mendapatkan kepercayaan untuk ikut menyambut dan berinteraksi dengan tamu yang datang ke NIHI Rote, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara

Pengalaman tersebut tidak hanya memberikan kebanggaan, tetapi juga menjadi ruang belajar nyata bagi para siswa untuk mengenal dunia pariwisata, pelayanan tamu, budaya, hingga bagaimana memperkenalkan identitas Rote kepada orang-orang dari berbagai penjuru dunia
Hal tersebut diungkapkan Kepala SMK Negeri 1 Rote Barat, Oniesimus Ndun, ketika dihubungi wartawan, Kamis (10/9/2026)
Menurut Oniesimus, pihak sekolah menyambut baik kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk terlibat dalam aktivitas pariwisata di NIHI Rote, selama kegiatan tersebut tidak mengganggu proses pembelajaran dan kegiatan utama siswa di sekolah
Ia menilai, pengalaman berinteraksi secara langsung dengan wisatawan menjadi pembelajaran penting yang tidak selalu bisa diperoleh hanya melalui teori di dalam kelas
“Anak-anak merasa senang. Mereka mendapatkan kepercayaan untuk menerima dan menyambut tamu di hotel, bagi kami, ini juga menjadi pengalaman yang sangat baik bagi siswa,” ujar Oniesimus
Ia menjelaskan, SMK Negeri 1 Rote Barat memang memiliki program keahlian yang berkaitan erat dengan dunia pariwisata, di antaranya pariwisata, perhotelan dan kuliner, Karena itu, kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan industri pariwisata dinilai sangat relevan dengan pendidikan yang sedang ditempuh para siswa
“Sepanjang tidak mengganggu pelajaran dan aktivitas pokok mereka di sekolah, tentu kami memberikan kesempatan. Karena ini juga menjadi pengalaman bagi anak-anak,” katanya
Menurutnya, ketika siswa berhadapan langsung dengan wisatawan, mereka tidak hanya belajar bagaimana memberikan pelayanan, tetapi juga belajar membangun komunikasi, keberanian, keramahan dan kepercayaan diri
Terlebih, para tamu yang datang ke NIHI Rote berasal dari berbagai latar belakang dan negara
“Di sana mereka bisa berinteraksi dengan orang-orang dan tamu-tamu yang datang. Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” jelasnya
Tarian Rote Menjadi Jembatan Budaya
Salah satu hal yang membuat pengalaman para siswa semakin istimewa adalah kesempatan memperkenalkan budaya lokal Rote melalui seni tari tradisional, dalam berbagai kesempatan, siswa menampilkan tarian tradisional Rote sesuai dengan permintaan dan agenda penyambutan tamu
Oniesimus mengatakan, wisatawan mancanegara justru menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap kesenian tradisional
“Biasanya tergantung request tamu. Kebanyakan yang ditampilkan adalah tarian tradisional Rote. Wisatawan asing lebih tertarik dengan tarian-tarian tradisional,” ungkapnya
Di titik inilah pendidikan, pariwisata dan kebudayaan bertemu dalam satu panggung, Anak-anak muda Rote bukan hanya belajar menjadi tenaga profesional di sektor pariwisata, tetapi sekaligus menjadi wajah yang memperkenalkan budaya daerah kepada dunia,
Bagi Oniesimus, hal tersebut merupakan sebuah kebanggaan tersendiri, sebab, ketika seorang siswa berdiri menyambut wisatawan dengan tarian tradisional Rote, sesungguhnya yang diperkenalkan bukan sekadar sebuah tarian, di balik gerak dan irama tersebut, ada cerita tentang tanah Rote, tentang masyarakatnya, tentang tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi, dan tentang sebuah pulau kecil yang ingin dikenal dunia melalui kekayaan budaya dan keramahan masyarakatnya
“Ini menjadi satu kebanggaan bagi anak-anak sekolah. Kita bukan saja mengembangkan budaya, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal kepada mancanegara,” tutur Oniesimus
Ketika Anak Rote Menjadi Duta Budaya
Ia berharap pengalaman tersebut dapat terus memberikan motivasi kepada siswa untuk menekuni dunia pariwisata, Menurutnya, Rote Ndao memiliki potensi pariwisata yang besar. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan agar tidak hanya menjadi penonton dari perkembangan pariwisata, tetapi menjadi bagian penting dari industri tersebut
Ia juga berharap semakin banyak wisatawan yang tertarik datang ke Rote Ndao setelah mengenal keindahan alam, budaya dan keramahan masyarakatnya
“Harapan kami, dengan adanya kegiatan seperti ini, semakin banyak masyarakat dari negara lain yang berminat datang ke Rote,” ujarnya

Bagi para siswa SMK Negeri 1 Rote Barat, kesempatan tersebut mungkin hanya terlihat sebagai sebuah kegiatan menyambut tamu, Namun sejatinya, pengalaman itu bisa menjadi langkah kecil menuju masa depan yang lebih besar
Dari panggung sederhana, mereka memperkenalkan tarian leluhur
Dari sebuah sapaan kepada wisatawan, mereka belajar tentang dunia yang lebih luas, dan dari tanah Rote, anak-anak muda itu perlahan menjadi duta-duta kecil yang membawa nama daerahnya menembus batas pulau, bahkan batas negara
Sebab pariwisata pada akhirnya bukan hanya tentang hotel, pantai dan pemandangan indah, Pariwisata adalah tentang manusia, budaya, keramahan dan cerita yang membuat seseorang ingin datang, mengenal, lalu kembali lagi ke sebuah tempat (**)

















