ROTE NDAO, SINDONTT.COM — Kunjungan kerja (kunker) Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PSI, Simson Polin, ke SMA Kristen Siloam Ba’a, Kamis (13/8/2026)
Agenda ini tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial, di balik sapaan dan pertemuan dengan para guru serta siswa, Simson menemukan persoalan yang menyentuh dunia pendidikan di daerah, kondisi dua ruang kelas kini dinilai sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar
Simson melihat secara langsung proses kegiatan belajar mengajar sekaligus meninjau kondisi bangunan dan sejumlah ruangan yang digunakan sekolah
Perhatian Simson kemudian tertuju pada dua ruang kelas tersebut yang menurutnya membutuhkan perhatian serius dari pemerintah

Dua ruangan tersebut diketahui telah dibangun sejak 1967. Setelah puluhan tahun digunakan, kondisi bangunan kini dinilai tidak lagi memadai untuk menunjang proses pendidikan yang aman dan nyaman bagi para siswa
“Saya mengecek langsung kegiatan belajar mengajar dan mengecek bangunan gedung sekolah serta ruangan yang ada. Ada dua ruang kelas yang sudah dibangun sejak tahun 1967 dan kondisi saat ini sudah tidak layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar,” ujar Simson
Fasilitas Pendidikan tidak Boleh dipandang Sebagai Masalah Kecil
Menurut Simson, persoalan fasilitas pendidikan tidak boleh dipandang sebagai masalah kecil. Sebab, di ruang-ruang kelas itulah anak-anak Rote Ndao menggantungkan harapan untuk meraih masa depan
Karena itu, Simson meminta Dinas Pendidikan Provinsi NTT segera menindaklanjuti kondisi tersebut dan mengambil langkah untuk pembangunan atau perbaikan ruang kelas yang sudah tidak layak
“Saya sampaikan agar Dinas Pendidikan Provinsi bisa segera menindaklanjuti pembangunan tersebut,” tegasnya
Bagi Simson, perhatian terhadap sarana pendidikan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan. Anak-anak di daerah berhak mendapatkan ruang belajar yang layak
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya berbicara tentang kurikulum, guru dan prestasi siswa. Ada persoalan mendasar yang tidak boleh luput dari perhatian: apakah anak-anak belajar di tempat yang aman, layak dan manusiawi
Simson Polin datang ke sekolah tersebut didampingi Ketua Yayasan Yapenkris Rote Ndao, Absalom Polin. Kedatangan mereka disambut langsung kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi SMA Kristen Siloam Ba’a (tim/nasa)


















