SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Biasanya dalam setiap momen politik, dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah, para Pasangan Calon (Paslon) berjanji akan memberikan pelayanan pemerintahan dan Kemasyarakatan tanpa memandang perbedaan politik atau pilihan politik terhitung usai pelaksanaan pencoblosan
Bahkan yang terpilih saat dilantik mengangkat sumpah menjalankan tugas seadil-adilnya, dan biasanya kepala Daerah yang terpilih melayani tanpa memandang perbedaan Pilihan Politik,
Namun ironisnya, ini sangat berbeda dengan komitmen atau janji politik dari salah satu pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Rote Ndao 2024, dimana pada saat kampanye Akbar, dalam orasinya Paslon ini ingin melayani masyarakat dengan menerapkan pelayanan pilih kasih, atau sepertinya menyimpan dendam politik di dalam dirinya
Dalam orasi Politiknya menegaskan hanya memberikan pelayanan kepada pendukungnya Jika Terpilih Menjadi Bupati dan wakil Bupati Rote Ndao 2024, tak ingin melayani masyarakat dari pendukung lawan politiknya
Dalam Kampanye Akbar Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Rote Ndao nomor 3 Paulina Bullu dan Sandro Fanggidae (Lentera/Petahana) yang berlangsung di stadion Holoama, Kamis (21/11/2024) Pasangan Calon ini berjanji hanya akan memberikan pelayanan bantuan kepada pendukungnya
“Yang berhak dapat pupuk itu bapak/mama dan hanya orang Lentera, jadi yang bukan lentera tu mundur jauh-jauh, Mundur Jauh-jauh,” Tegas Calon Wakil Bupati Sandro Fanggidae dihadapan sekitar tujuh ribuan masa pendukung dari sekitar 100 ribu daftar pemilih tetap (DPT) di kabupaten Rote Ndao
Pernyataan Calon wakil Bupati Sandro Fanggidae ini tentu sangat berbeda dengan visi dan misi dari pasangan Calon Bupati Nomor satu Paulus Henuk, SH dan Apremoi Dudelusy Dethan (Paket Ita Esa) yang dalam setiap pertemuan dan kampanye dialogis selalu mengulas tentang visi misi paket Ita esa yang salah satunya menuju Rote Ndao Harmoni,
Dalam Visi misi ini, Paket Ita Esa ingin bersama dengan masyarakat di kabupaten Rote Ndao tanpa memandang perbedaan pilihan politik, mewujudkan Rote Ndao Harmoni sosial, Alam dan Lingkungan hidup serta melestarikan kebudayaan mengembangkan budaya olahraga (Nasa)






