SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, memaparkan data terbaru kasus HIV/AIDS di Kabupaten Rote Ndao berdasarkan informasi dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD).
Data tersebut disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi dan tes HIV/AIDS di Kantor PDAM Rote Ndao, Rabu (03/12/2025).
Wakil Bupati Apremoi mengungkapkan, total kasus HIV/AIDS di Rote Ndao mencapai 146 kasus, sebagaimana terdata sejak tahun 2013 hingga Desember 2025.
Dari jumlah tersebut, klasifikasi profesi para penyintas meliputi : 1 orang pelajar, 9 orang nelayan, 5 orang honorer, 9 aparatur sipil negara (ASN), 1 pendeta, 2 pensiunan, 33 pekerja swasta, 31 petani, 9 anak yang belum bekerja, 44 ibu rumah tangga (IRT)
Menurut Wabup Apremoi, meski angka resmi menunjukkan 146 kasus, jumlah sebenarnya berpotensi lebih tinggi.
“Kemungkinan jumlah kasus lebih besar dari yang tercatat, mengingat migrasi dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes,” tegasnya.
Dari total data tersebut, Wabup menyebutkan bahwa 91 penyintas masih hidup, sementara 55 lainnya telah meninggal dunia.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan data sebagai langkah awal meningkatkan kewaspadaan masyarakat tanpa menimbulkan keresahan.
“Kalau datanya sedikit, syukur. Tapi bisa saja angkanya lebih besar. Waspada itu penting,” ujarnya.
Wakil Apremoi berharap kegiatan sosialisasi dan tes HIV/AIDS dapat mendorong masyarakat untuk lebih berani memeriksakan diri, demi memutus mata rantai penyebaran di Rote Ndao (nasa/tim)






