SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
terjadi lagi Kasus Pembunuhan di kelurahan Busalangga Kecamatan Rote Barat Laut yang merenggut nyawa Susana Ndun (74)
Korban Susana Ndun diduga dibunuh oleh terduga pelaku yang berinisial “SPNU” alias EL pada hari Sabtu, (27/11/2021) sekitar pukul 00.15 wita di Tempat Kejadian Perkara (TKP) RT 006/R 003 Lingkungan Busalangga Kelurahan Busalangga Kecamatan Rote Barat Laut
Sesuai Informasi yang berhasil dihimpun dari Sumber yang terpercaya mengatakan untuk saat ini terduga pelaku sudah di amankan pihak kepolisian Resor Rote Ndao dan terduga pelaku terindikasi mengalami gangguan kejiawaan (sakit jiwa) karena sudah pernah dibawa ke rumah Sakit jiwa di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo, S.IP ketika ditanya terkait dugaan pelaku mengalami Gangguan Kejiawaan (sakit jiwa), mengatakan untuk memastikan pelaku mengalami Gangguan kejiawaan atau tidak mestinya melalui pemeriksaan oleh ahli atau Dokter
“ini kan baru diduga ada sakit jiwa, nanti pastikan akan ajukan pemeriksaan lanjutan secara medis dan kejiwaan terhadap pelaku,” Ucap Anam
Selanjutnya, menurut Anam setelah dikeluarkannya hasil pemeriksaan kejiawaan, penyidik akan menentukan langkah hukum selanjutnya
“Nanti lah kalau hasil ada dan sudah keluar baru diputuskan apa tindakan hukum selanjutnya,” ujarnya
Anam Nurcahyo menjelaskan Kronologis Kejadian itu bermula pada hari sabtu 27 November 2021, sekitar 00.10 wita, saat saksi Aderias Ledoh, Yohanis Ledoh dan Herman Ledoh sedang duduk di depan kios milik saksi Anderias Ledoh kemudian saksi Yohanis Ledoh dan Herman Ledoh melihat terduga pelaku SPNU alias El berjalan masuk ke dalam halaman rumah korban
“Tidak berselang berapa lama kemudian terdengar bunyi pukulan seng di kios milik korban dan tidak lama ke tiga orang saksi tersebut mendengar teriakan dari korban meminta tolong, mendengar teriakan tersebut saksi Anderias Ledoh langsung berlari menuju rumah korban dan setibanya di depan pintu pagar rumah korban saksi melihat terduga pelaku “EL” lari ke arah belakang rumah korban, melihat kejadian yang mencurigakan tersebut saksi Anderias Ledoh berteriak minta tolong, sehingga warga berdatangan ke rumah korban, sesampainya di rumah korban, warga mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah,” ucap Anam
Menurut Anam setelah korban dievakuasi ke rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah Ba’a dan setibanya di rumah sakit sekitar pukul 00.23 wita korban dinyatakan sudah meninggal dunia
“Dari hasil pemeriksaan luar, korban meninggal dunia diakibatkan kehabisan darah karena mengalami luka potong/luka sabetan benda tajam di bagian kepala, dada dan bahu kiri. dan dari keterangan warga setempat, terduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan selama setahun terakhir, (Nasa)






