Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu

Avatar photo

Thursday, 4 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Rote Ndao, Yesi Dae Panie, menegaskan bahwa laporan polisi terkait dugaan pengrusakan aset daerah oleh sekelompok massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pesisir (GMP) bukan bertujuan untuk mencelakakan atau menjerat pihak tertentu

Menurut Yesi, laporan yang dibuatnya ke Polres Rote Ndao semata-mata merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pengguna barang dan pengelola aset milik pemerintah daerah yang mengalami kerusakan saat aksi demonstrasi berlangsung

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/70/IV/2026/SPKT/Polres Rote Ndao/Polda Nusa Tenggara Timur tertanggal 17 April 2026

Saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Rote Ndao, Rabu (3/6/2026), Yesi mengaku hingga saat ini dirinya belum kembali dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan lanjutan sejak laporan dibuat

“Belum dipanggil. Waktu saya buat laporan saja,” ujarnya

kasus Perusakan Pintu Gerbang DPRD, Polres Rote Ndao telah periksa Dua orang saksi

Meski demikian, ia menyebut penyidik telah memanggil sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian dan mengetahui langsung peristiwa tersebut

“Ada dua saksi, karena waktu itu mereka yang di TKP dan punya video. Penyidik su panggil Pak Robert Pandie. Kalau Ibu Lea yang dari Pol PP beta belum cek,” jelasnya

Yesi mengaku bahwa laporan tersebut tidak dilandasi keinginan untuk mencelakakan siapa pun

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila kejadian serupa kembali terulang di kemudian hari

“Bukan untuk mau ser (celakakan) orang juga. Intinya hanya untuk antisipasi mereka kembali demo yang berikut, ada bukti bahwa aset yang rusak itu ada LP,” ungkapnya

Ia menjelaskan bahwa setiap kerusakan terhadap aset pemerintah harus memiliki dasar administrasi yang jelas agar dapat dipertanggungjawabkan dalam proses pengelolaan barang milik daerah

Baca Juga:  Bantuan Dana Desa 2024 di Bagi-bagi untuk Perangkat Desa dan Keluarga Pj Kepala Desa Inaoe

Sekretaris DPRD memiliki Kewajiban Melaporkan Setiap Aset Kerusakan Aset

Sebagai Sekretaris DPRD, dirinya memiliki kewajiban untuk melaporkan setiap kerusakan yang terjadi pada aset negara yang berada di bawah tanggung jawabnya

“Ini bukan persoalan pribadi. Saya melapor sebagai Sekwan karena berkaitan dengan aset negara. Ketika ada aset yang rusak, harus ada dasar administrasi dan laporan resmi agar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya

Kendati proses hukum telah berjalan, Yesi mengaku tetap membuka ruang bagi pihak-pihak terkait apabila memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tindak lanjut atas laporan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum

“Kalau memang ada niat baik untuk menyelesaikan persoalan ini, tentu itu hal yang baik. Tetapi sampai sekarang belum ada langkah nyata. Pada prinsipnya semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum,” pungkasnya (tim/nasa)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02