SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Festival Rote Malole yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Citra Bangsa (UCB) resmi dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan di arena Car Free Day, Baa, Sabtu (06/12/2025)
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengangkat nilai budaya lokal sekaligus memperlihatkan kreativitas generasi muda dalam ruang publik.
Acara pembukaan dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Rote Ndao, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal dan BUMN/BUMD, jajaran Universitas Citra Bangsa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Apremoi menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang menurutnya telah menghadirkan gagasan kreatif yang berdampak bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan ilmu dan inovasi di tengah masyarakat.
“Hari ini kita menyaksikan bahwa mahasiswa tidak hanya menjalankan program formal, tetapi juga membuka ruang ekspresi budaya, memperkenalkan kembali nilai-nilai lokal, serta menggali potensi kreatif generasi muda Rote Ndao,” ujar Apremoi.
Ia menekankan bahwa tema festival yang mengangkat “Rote Malole” sangat selaras dengan jati diri masyarakat Rote. Menurutnya, kata Malole bukan sekadar menggambarkan keindahan fisik, tetapi juga keluhuran budi, keramahan, dan keanggunan budaya yang diwariskan leluhur.
Wakil Bupati juga berpesan agar mahasiswa KKN menjaga sikap, menghormati adat setempat, serta meninggalkan program yang memberi manfaat berkelanjutan bagi desa tempat mereka mengabdi.
“Jadilah agen perubahan yang membawa dampak baik. Jaga perilaku, hormati budaya, dan tinggalkan jejak program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa, Wakil Bupati Apremoi akhirnya resmi membuka Festival Rote Malole di hadapan peserta dan masyarakat.
Kegiatan festival ini diharapkan menjadi ruang positif untuk merawat budaya lokal sekaligus memperkuat hubungan mahasiswa dengan masyarakat selama masa pengabdian mereka di Kabupaten Rote Ndao (tim/nasa)






