Gubernur NTT Minta Gereja Berkolaborasi Bangun Jemaat

Avatar photo

Wednesday, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) minta agar pihak Gereja berkolaborasi dengan Pemerintah agar ekonomi masyarakat bisa bertumbuh.

Hal ini dikatakan Gubernur saat beraudiens dengan Anggota Majelis Jemaat Karmel Fatululi Kupang di Ruang Kerjanya, Rabu (01/09/2021)

Gubernur mengatakan bahwa gereja tidak mungkin bekerja sendiri, sebaliknya demikian. Oleh karenanya dibutuhkan kolaborasi yang hebat.
Menurutnya pernyataan ini bukan tanpa alasan. Contohnya dalam hal data.

“Saat ini data yang ada di pemerintah saja tidak valid berkaitan dengan jumlah masyarakat miskin, jumlah orang yang belum mengenyam pendidikan secara baik, dan lain sebagainya. Di sini gereja harus berperan dalam membantu memberikan data, karena pihak Gereja hampir setiap Minggu berinteraksi dengan masyarakat, jadi pastilah bisa mengetahui dengan persis keberadaan umatnya,” ungkap Gubernur.

Masih menurut gubernur,  Jika datanya sudah disiapkan maka gereja juga harus mampu untuk intervensi melalui program – program yang baik. Bisa melalui pertanian, peternakan, perikanan bahkan pendidikan.

“Contohnya dalam hal pertanian. Gereja menyiapkan lahannya dimana, siapa saja yang terlibat dalam pekerjaan ini. Selanjutnya pemerintah akan masuk dengan bibit dan mesin pertanian untuk dapat mengolah lahan tersebut,” lanjutnya.

“Kerja – kerja hebat seperti ini juga harus memiliki target, berapa banyak orang yang bisa hidup sejahtera, tahun berapa mereka yang miskin ini bisa keluar dari garis kemiskinan. Inilah yang disebut kolaborasi hebat dari sebuah Supertim yang akan meningkatkan ekonomi rakyat,” tegas VBL.

Saat ini menurut Gubernur, pemerintah terus berusaha untuk mengubah pola pikir para petani di NTT,  khususnya berkaitan dengan dengan musim tanam.
“Sekian lama para petani kita hanya menanam 1 kali dalam setahun, sisanya menurut mereka untuk peternakan,” ujar Gubernur. Pola kerja seperti inilah yang menurut orang nomor satu di NTT itu harus diubah.

Baca Juga:  Aduhh, Oknum Kontraktor ini Menang Tender tiga Paket Proyek di Dinas PKO Rote Ndao 2025

“Kebanyakan mereka mengeluh soal air. Kalau memang air menjadi alasan mereka untuk bertanam hanya satu kali, maka jagung menjadi salah satu solusi yang tepat, karena jagung tidak membutuhkan air yang banyak, apalagi saat ini permintaan akan jagung sangat tinggi,” ungkap Gubernur.

Di akhir pertemuan itu, Gubernur minta pihak Gereja Karmel untuk menyiapkan seorang tenaga yang akan disekolahkan oleh pemerintah dalam bidang pendidikan, khusus untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sehingga ketika selesai dia bisa mentransfer pengetahuan yang telah didapat kepada anak – anak. Dan ilmu yang ditransfer itu bukan saja intelektual tapi juga berkaitan dengan karakter.

“Untuk sekolahnya, nanti pemerintah yang akan tanggung,” ujar Gubernur Viktor.

Hal ini menurutnya sangat penting karena pendidikan dan ilmu pengetahuan merupakan kunci bagi seseorang bisa berhasil.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Karmel Fatululi Kupang, Pdt. Yabes A. Runesi, S.Th mengatakan bahwa kedatangan mereka ini untuk mengundang bapak gubernur dalam acara Pengresmian Gedung Gereja sekalian Launching Buku yang berkaitan dengan sejarah Gereja Karmel Fatululi Kupang yang akan di selenggarakan pada tanggal 31 Oktober mendatang.

“Tanggal 31 Oktober itu sekalian dengan Pengucapan Syukur Hari Ulang Tahun Gereja Karmel ke 18 yang jatuh pada tanggal 26 Agustus silam,” ujar Pendeta Yabes.

Turut hadir pada kesempatan ini, Pdt. Alu L.P. Riwukaho, S.Th dan juga beberapa tokoh Gereja Karmel Fatululi Kupang.
(Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov NTT)

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Polsek Rote Barat Laut Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Green Policing, Polsek Rote Barat Laut Bersihkan Sampah di Tempat Ibadah
Bupati Paul Henuk Umumkan Aturan Baru Pengendalian BBM, Sistem Ganjil-Genap
Di Tengah Kelangkaan BBM, Antrean di SPBU Longgo Tetap Tertib
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi Diselidiki, Bupati Siapkan Solusi, Libatkan PD Ita Esa
Di Tengah Puing Kebakaran, Apremoi Menjaga Harapan Tiga Anak
Kelangkaan BBM Ganggu Kebutuhan Warga, Bupati Susun Langkah Penanganan
Ketiadaan BBM, Banyak ASN Rote Ndao Tak Ikut Apel, Ini Pengakuan Sekwan
Tag :

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 16:08

Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Polsek Rote Barat Laut Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Friday, 23 October 2026 - 09:47

Green Policing, Polsek Rote Barat Laut Bersihkan Sampah di Tempat Ibadah

Wednesday, 21 October 2026 - 13:28

Di Tengah Kelangkaan BBM, Antrean di SPBU Longgo Tetap Tertib

Tuesday, 20 October 2026 - 22:19

Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi Diselidiki, Bupati Siapkan Solusi, Libatkan PD Ita Esa

Tuesday, 20 October 2026 - 22:01

Di Tengah Puing Kebakaran, Apremoi Menjaga Harapan Tiga Anak

Tuesday, 20 October 2026 - 08:28

Kelangkaan BBM Ganggu Kebutuhan Warga, Bupati Susun Langkah Penanganan

Monday, 19 October 2026 - 15:26

Ketiadaan BBM, Banyak ASN Rote Ndao Tak Ikut Apel, Ini Pengakuan Sekwan

Friday, 16 October 2026 - 06:15

Bupati Paul Henuk Jajaki Kolaborasi dengan PT Flobamora, Produk Lokal Didorong Tembus Pasar

Berita Terbaru