SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, menegaskan pentingnya menjaga kelancaran akses publik menuju kawasan wisata dan area sekitar PT Bo’a Development. Ia menilai, pemblokiran jalan oleh sekelompok warga beberapa waktu lalu tidak seharusnya terjadi karena menghambat aktivitas masyarakat dan pariwisata
“Terkait surat masyarakat yang meminta pembukaan blokade jalan, itu hal yang wajar. Akses jalan adalah kebutuhan publik. Kalau ada blokade, tentu aktivitas masyarakat dan wisata terganggu,” ujar Denison kepada wartawan usai peninjauan lapangan di Desa Bo’a, Senin (01/11/2025).
Ia menekankan bahwa pemerintah dan DPRD mendorong langkah-langkah persuasif agar persoalan tidak menimbulkan gesekan antarwarga.
“Tujuan kita semua kan supaya akses masyarakat ke pantai tidak terganggu. Karena itu, kami mendorong penyelesaian dengan cara baik, bukan konfrontasi,” tambahnya.
Menurut Denison, peninjauan bersama hari ini merupakan bentuk komitmen DPRD dan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait akses jalan menuju kawasan wisata Bo’a.
“Ini sudah keempat kalinya pemerintah turun ke lokasi. Jadi tidak benar kalau ada yang bilang pemerintah dan DPRD tidak urus masyarakat. Kami bekerja sesuai mekanisme dan sistem pemerintahan,” tegasnya.
Denison juga menyebut, peninjauan tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan. “Semua pihak sudah turun: eksekutif, legislatif, TNI, Polri. Jadi kalau masyarakat tidak percaya kami, mau percaya siapa lagi?” tutupnya.(tim/nasa)






