Gubernur Kukuhkan TPAKD Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT

Avatar photo

Saturday, 28 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID ROTE NDAO
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT pada Jumat (27/08/2021) di Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang, Dalam pengukuhan tersebut, Gubernur meminta agar Para Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Sekda setiap kabupaten kota untuk terus mendorong pengembangan sektor UMKM.

“Saya harap dengan dikukuhkannya tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh kabupaten dan kota harus mulai menggerakkan UMKM untuk bertumbuh dalam akses menuju pada industri keuangan sehingga inklusi keuangan kita dapat dilakukan dengan baik,” ungkap beliau.

“Bapak Presiden telah menggarisbawahi untuk Gubernur, Bupati dan Walikota harus mampu mendorong agar UMKM khususnya pada sektor pertanian dapat disinergikan dengan lembaga-lembaga keuangan sehingga produksinya bisa kontinuitas punya kualitas yang baik agar kita mampu bisa _survive_ dalam kondisi pandemi ini, dan apa yang telah kita lakukan pada hari ini adalah melanjutkan perintah Bapak Presiden tersebut sebagai wujud kerja kolaboratif,” jelas Gubernur.

Gubernur juga ingin di setiap Kabupaten dan Kota harus memiliki minimal 100 UMKM yang mandiri dan kuat serta kualitatif dan dapat dibanggakan. Juga agar digitalisasi seluruh UMKM dan Koperasi harus dijalankan dan memiliki satu kesatuan gerakan dengan Pemerintah.

“Dengan cara membangun tim percepatan akses keuangan daerah inilah maka kitalah para investor. Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Sekda harus mulai memahami dan mengambil langkah-langkah tentang bagaimana birokrat interpreneur. Libatkan semua OPD agar jangan bekerja sendiri-sendiri. Serta saya ingin agar kita menggerakan anak-anak muda untuk mulai bangkit dan tertarik masuk pada sektor-sektor usaha,” ujar Gubernur.

“Produk-produk pertanian perlu kita lanjutkan di dalam pengolahan industri yang sifatnya rumah tangga dan kelompok UMKM sehingga terus berkembang menjadi keunggulan. Kita punya banyak komoditi kopi yang baik di Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat, maka harus ada juga tersedia kedai-kedai kopi di tepi jalan mulai dari Ngada sampai ke Labuan Bajo dan disajikan dengan kualitas baik dan cita rasa yang khas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hampir 75 Persen Warga Rote Barat Daya Menaruh Harapan Di Sosok Paul ~ Jonas, Menjadi Bupati/Wakil Periode 2024-2029

“Kalau kita lihat di Kota Kupang bila sudah musim semangka maka sepanjang jalan banyak sekali orang yang jual buah semangka. Namun kita tidak melihat ada orang yang mulai menjual jus semangka ataupun produk lain yang dikembangkan dari semangka untuk kita nikmati. Maka saya ingin hasil pertanian, perkebunan dan peternakan harus kita kelola menjadi industri untuk UMKM kita. Harus kita kembangkan untuk jadi industri,” ujar beliau.

Gubernur juga menginginkan agar Pemerintah dan masyarakat harus menjadi _marketplace_ dari UMKM. “Para Bupati dan Wakil Bupati, Walikota serta Sekda harus turun dan cek di hotel-hotel dan restoran agar harus gunakan hasil UMKM kita. Misalnya Kopi harus dari NTT jangan datangnya dari produk luar. Kita harus menjadi market dari produk kita sendiri,” tegas Gubernur.

Dalam sambutannya juga, Gubernur VBL meminta Pemerintah Kabupaten/Kota mulai melakukan pinjaman daerah. Saya harapkan sekali lagi kepada para Bupati/Walikota harus melakukan pinjaman daerah. Misalnya di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur itu kan perkebunan dan pertanian sudah maju. Nanti dengan pinjaman daerah maka Bupatinya perlu fokuskan pinjaman daerahnya pada pembangunan jalan dan air. Itu tentunya akan sangat bermanfaat dan semakin mendorong ekonomi kabupaten sehingga masyarakat punya kepercayaan yang tinggi oleh pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah” jelas Gubernur.
(Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov NTT)

Berita Terkait

Dari Traktor hingga Benih Jagung, Bantuan Pertanian Segera Menyasar Petani Rote Ndao
Kepentingan Masyarakat Jadi Fokus Pertemuan Bupati dan Dua Anggota DPRD Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Dorong Petani Panen Dua hingga Tiga Kali Setahun
Kapolsek Yeser Beremau Tegaskan Warga Tak Boleh Main Hakim Sendiri terhadap Ternak Liar
Gereja Imanuel Deaoen Mulai Dibangun, Pesan Wakil Bupati Jadi Penguat Jemaat
Perkuat Pelayanan, Kapolsek Ipda Yeser Beremau Evaluasi Kinerja 11 Bhabinkamtibmas
Hari Pertama Bertugas, IPDA Yeser Beremau Benahi Pelayanan dan Kesiapan Anggota
Kebocoran Pipa Tambak Garam, 6 Hektar Sawah Gagal Panen, Ini Janji PT Nindya Karya
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 16:06

Dari Traktor hingga Benih Jagung, Bantuan Pertanian Segera Menyasar Petani Rote Ndao

Saturday, 10 October 2026 - 15:45

Kepentingan Masyarakat Jadi Fokus Pertemuan Bupati dan Dua Anggota DPRD Rote Ndao

Saturday, 10 October 2026 - 15:03

Bupati Rote Ndao Dorong Petani Panen Dua hingga Tiga Kali Setahun

Monday, 5 October 2026 - 20:35

Kapolsek Yeser Beremau Tegaskan Warga Tak Boleh Main Hakim Sendiri terhadap Ternak Liar

Thursday, 1 October 2026 - 22:18

Gereja Imanuel Deaoen Mulai Dibangun, Pesan Wakil Bupati Jadi Penguat Jemaat

Thursday, 1 October 2026 - 19:04

Perkuat Pelayanan, Kapolsek Ipda Yeser Beremau Evaluasi Kinerja 11 Bhabinkamtibmas

Tuesday, 29 September 2026 - 16:12

Hari Pertama Bertugas, IPDA Yeser Beremau Benahi Pelayanan dan Kesiapan Anggota

Thursday, 24 September 2026 - 23:16

Kebocoran Pipa Tambak Garam, 6 Hektar Sawah Gagal Panen, Ini Janji PT Nindya Karya

Berita Terbaru