ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Cakalang 2, Abraham Loe, berhasil diselamatkan setelah diduga melompat ke laut saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Pelabuhan Penyeberangan ASDP Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (24/10/2026)
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WITA ketika kapal berada di perairan Selat Pukuafu
Kepada wartawan Kapolsek Pantai Baru Ipda Rolly Ndaong mengatakan Berdasarkan laporan Unit Intelkam Polsek Pantai Baru, korban berhasil dievakuasi kembali ke kapal setelah berada di dalam air selama kurang lebih 15 menit
Korban kemudian mendapatkan pertolongan medis dari pihak kapal sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Pantai Baru.
Adik Korban Berteriak Meminta Pertolongan
Menurut keterangan Lifton Loe, adik kandung korban yang berada bersama Abraham di atas kapal, kejadian bermula ketika mereka sedang duduk bersama
Secara tiba-tiba, Abraham berjalan menuju pinggir kapal dan melompat ke laut
Melihat kejadian tersebut, Lifton langsung berteriak meminta pertolongan kepada kru kapal Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh nakhoda KMP Cakalang 2, Mahamuddin.
Nakhoda memutuskan memutar kembali kapal menuju lokasi korban melompat untuk melakukan upaya penyelamatan.
Tiga Kru Terjun ke Laut untuk Menolong
Dalam upaya penyelamatan tersebut, tiga anak buah kapal (ABK), yakni Muhamad Mahdi, Andi Muhammad Ardi, dan Abdul Said Malawat, terjun ke laut dengan membawa alat bantu keselamatan berupa lifebuoy dan pelampung
Berkat upaya tersebut, Abraham berhasil dievakuasi kembali ke atas KMP Cakalang 2.
Setelah korban berhasil diselamatkan, pihak kapal memberikan pertolongan awal dan melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Penyeberangan ASDP Pantai Baru
Peristiwa tersebut mendapat penanganan lebih lanjut setelah kapal tiba di pelabuhan.
Diperiksa di Puskesmas Korbafo
KMP Cakalang 2 tiba di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Pantai Baru sekitar pukul 13.30 WITA
Korban selanjutnya dibawa ke UPTD Puskesmas Korbafo untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sekitar pukul 13.55 WITA, Abraham tiba di puskesmas dan menjalani observasi selama kurang lebih 45 menit
Berdasarkan laporan tersebut, korban dinyatakan dalam keadaan sehat setelah menjalani pemeriksaan. Pada pukul 15.00 WITA, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke kediamannya di Desa Balaoli Selatan, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao
Keluarga Sebut Korban Mengalami Gangguan Tidur
Dalam laporan Unit Intelkam Polsek Pantai Baru, pihak keluarga menyampaikan bahwa sekitar lima tahun lalu Abraham pernah mengalami kondisi yang ditandai rasa takut berlebihan dan kesulitan berkomunikasi dengan baik
Keluarga juga menyebut bahwa dalam kurun waktu 20 hingga 24 Oktober 2026, korban dilaporkan mengalami gangguan tidur dan tidak dapat tidur sama sekali
Meski demikian, informasi tersebut merupakan keterangan dari pihak keluarga dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab insiden di Selat Pukuafu
Faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut masih perlu didalami lebih lanjut
Pihak terkait juga perlu memastikan kondisi korban setelah kejadian serta memberikan perhatian terhadap kebutuhan medis dan psikologisnya (**)

















