SINDONTT.CO – ROTE NDAO
Personil DOBRAK Polsek Lobalain terus mendekatkan diri kepada masyarakat sebagai langkah menjalin silaturahmi untuk menjaga harkamtibmas dan sebagai wujud rasa empati terhadap para petani yang sedang panen padi di persawahan
Wujud rasa empati tersebut dilakukan oleh Brigpol Alam Kurnia selaku Bhabinkamtibmas Desa Oelunggu dan Oeleka Polsek Lobalai pada Sabtu (04/11/2022) sekitar pukul 12.30 wita
Terpantau Brigpol Alam Kurnia ikut membantu warga binaannya di dusun Lekik 1, Desa Oelunggu Kecamatan Lobalain yang sedang panen padi di kompleks persawahan Tanggaloi yang luasnya mencapai 22 hektar, Brigpol Alam Kurnia Ikut memotong padi bersama seorang petani bernama Mateos Lelik
Cara Brigpol Alam Karunia selaku bhabinkamtibmas desa Oelunggu Oeleka ini mampu menumbuhkan semangat para petani dalam mengolah lahan pertanian mereka,
“Saya ikut panen padi membantu warga bapak Mateos Lelik, Saat patroli saya melihat warga gotong royong panen padi sehingga saya ikut membaur membantu mereka, melaksanakan tugas sebagai Bhabikamtibmas disamping menjaga harkamtibmas, juga berempati terhadap warga binaan saya, Membantu warga saat panen padi adalah salah satu cara untuk bisa lebih dekat dengan warga binaan, Dekat dengan warga dalam segala aktivitas masyarakat merupakan modal utama dalam upaya menjaga harkamtibmas tetap kondusif,” Ujar Brigpol Alam Karunia Kepada SINDONTT.co

terpisah, Kapolsek Lobalain yang sekarang dikenal dengan Polsek Metro Ba’a Ipda I Gede Putu Parwata, S.H menjelaskan cara yang dilakukan oleh anggotanya itu adalah salah satu kreatifitas personil DOBRAK Polsek Lobalain untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat, Dengan berempati terhadap warga, terjun membaur, sebagai upaya tercipta suasana kekeluargaan sehingga dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Polri
“Ini menunjukan bahwa masyarakat enggan untuk menimbulkan gangguan Kamtibmas. Saya memberikan kebebasan kepada seluruh personil DOBRAK untuk berkreasi dalam pelaksanaan tugas agar terhindar dari kejenuhan, namun tetap pada koridor yang berlaku”, tegas Kapolsej Putu Perwata (Nasa)






