Demi Masa Depan Generasi Unggul Indonesia, Demsos Gelar Diskusi Penanganan Stunting Bersama Remaja PAR

Avatar photo

Tuesday, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.CO – KOTA KUPANG
Stunting menjadi salah satu persoalan yang belum tuntas terselesaikan, Target 14 % secara nasional pada tahun 2024 menghadapi beragam tantangan.

Konteks Nusa Tenggara Timur (NTT), prevalensi stunting menurun pada angka 15,2 % paska operasi timbang Agustus 2023, dengan jumlah 63.804 balita stunting.

Penguatan keterlibatan masyarakat dalam Penanganan stunting menjadi krusial sebab kelompok sasaran seperti remaja Putri, calon pengantin dan pasangan usia subur berkontribusi dalam penurunan stunting.

Bagaimana tidak, para remaja putri masih banyak yang abai terhadap kondisi kesehatan, baik kesehatan reproduksi dan juga kondisi tubuh yang rentan anemia dan atau Kurang Energi Kronik (KEK)

Anemia pada remaja Putri menempati urutan tinggi dan dianggap masalah sepele oleh masyarakat, Padahal anemia mampu menurunkan resiko stunting bagi bayi di kemudian hari, Dampak lain yang kelihatan adalah mudah letih dan lesu, kesehatan terganggu, tidak berkonsentrasi belajar dan sebagainya.

Demikian dikatakan dr. Ade Elsa Sumitro Putri dalam paparan tentang diskusi stunting kepada remaja PAR (Pelayanan Anak dan Remaja) GMIT di Gereja Maranatha Oebufu Kupang, Minggu (26/11/ 2023)

Diskusi stunting ini melibatkan 100 remaja putri dan putra dari anak-anak PPA (Pusat Pelatihan Anak). Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Demokrasi Sosial (Demsos) untuk memperkuat Pelibatan remaja sebagai salah satu kelompok sasaran penanganan stunting

Dalam diskusi itu anak-anak antusias menyambut kegiatan tersebut, selanjutnya banyak yang masih belum mengerti tentang Stunting sehingga mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang kemudian di jawab oleh dokter Elsa

Aulora Agrava Modok, S.Sos selaku Direktur Lembaga Demsos, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, prevalensi stunting di NTT mesti diturunkan secara signifikan karena ini menyangkut urusan masa depan generasi unggul Indonesia, Dengan program yang fokus menyasar kelompok remaja, maka salah satu mata rantai persoalan stunting terpecahkan sebab remaja putri, termasuk keluarga dan masyarakat belum paham dampak minimnya kesadaran tentang stunting, termasuk mendorong perubahan perilaku masyarakat atas kesadaran pemenuhan nutrisi bagi remaja, ibu hamil, ibu menyusui dan balita

Foto : Aulora Agrava Modok, S.Sos

“Soal nutrisi dan hak untuk memperoleh makanan berkualitas sejak dalam kandungan seringkali diabaikan oleh semua pihak. Padahal 1000 hari pertama kehidupan adalah kualitas hidup anak. Sebab itu remaja putri wajib menyadari bahwa suatu saat ia akan menyumbang kehidupan berkualitas bagi generasi bangsa, sehingga setiap remaja putri patut mendapatkan asupan terbaik karena rentan anemia. Hal ini berlanjut ketika menjadi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui. Proses tersebut selayaknya terjamin sehingga melahirkan generasi sehat, cerdas dan unggul dan bebas stunting,” Ujar Aulora Modok

“Demsos adalah lembaga yang melaksanakan program stunting di NTT. Harapannya, remaja putri, keluarga dan masyarakat semakin sadar terhadap dampak stunting bagi masa depan generasi Indonesia. Dengan tagline NTT bebas stunting, Demsos yakin supaya konvergensi yang dilakukan mampu menurunkan prevalensi stunting NTT hingga mencapai Target daerah yakni 12-10 % tahun 2024,” tegas Aulora (Nasa)

Baca Juga: Resmi, Kantongi SK, PKB Berjuang Menangkan "Paket Ita Esa" Di Pilkada Rote Ndao 2024
Baca Juga: Dapat Nomor 1, Ben Kiak : itu satu harapan, wujudkan Desa Sanggaoen sejahtera dan bermartabat
Baca Juga: Ketum Golkar Bahlil Teken SK, Finish, 8 Parpol Bersama Ita Esa Di Pilkada Rote Ndao 2024

Berita Terkait

Tetap Solid, Yosia A. Lau Kembali Pimpin Golkar Rote Ndao Periode ketiga
Kabar Baik, Beasiswa Aspirasi DPR RI jangkau Ribuan Pelajar di Rote Ndao, Ini Tugas Wakil Rakyat
Yunus Takandewa: PDI Perjuangan Tetap Menjadi Benteng Perjuangan Kepentingan Rakyat Kecil
Musancab PDI Perjuangan Rote Ndao, Deni Moy : Kader Partai Pelayan Rakyat, Menang di Pemilu Mendatang
Air Mata dan Asa di Pantai Baru, Kisah Simson Polin Mengubah Nasib dengan Kerja Keras
Wujud Nyata Dukungan Pertanian, PSI Rote Ndao Serahkan Alat Tanam ke Kelompok Tani
Dari Rote untuk Masa Depan, Anak-Anak Terima Buku, Susu, dan Motivasi Dari PSI
Reses DPRD Rote Ndao, Warga Usulkan SD Baru hingga Evaluasi Program MBG
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 30 June 2026 - 21:05

Tetap Solid, Yosia A. Lau Kembali Pimpin Golkar Rote Ndao Periode ketiga

Sunday, 31 May 2026 - 19:37

Kabar Baik, Beasiswa Aspirasi DPR RI jangkau Ribuan Pelajar di Rote Ndao, Ini Tugas Wakil Rakyat

Sunday, 31 May 2026 - 15:54

Yunus Takandewa: PDI Perjuangan Tetap Menjadi Benteng Perjuangan Kepentingan Rakyat Kecil

Sunday, 31 May 2026 - 14:37

Musancab PDI Perjuangan Rote Ndao, Deni Moy : Kader Partai Pelayan Rakyat, Menang di Pemilu Mendatang

Sunday, 26 April 2026 - 19:48

Air Mata dan Asa di Pantai Baru, Kisah Simson Polin Mengubah Nasib dengan Kerja Keras

Tuesday, 21 April 2026 - 12:34

Wujud Nyata Dukungan Pertanian, PSI Rote Ndao Serahkan Alat Tanam ke Kelompok Tani

Saturday, 18 April 2026 - 18:29

Dari Rote untuk Masa Depan, Anak-Anak Terima Buku, Susu, dan Motivasi Dari PSI

Saturday, 20 December 2025 - 12:14

Reses DPRD Rote Ndao, Warga Usulkan SD Baru hingga Evaluasi Program MBG

Berita Terbaru