SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao mengelar acara Pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029
Kegiatan ini di buka langsung Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan didampingi Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan di Aula Kantor Koperasi Sehati Baa hari ini Kamis, (24/04/2025)
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Denison Moy, ST, para pimpinan organisasi perangkat Daerah, Para Camat, Para kepala Desa/lurah, BPD dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh perempuan
Dalam sambutan Pembukaannya Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan visi RPJMD 2025-2029 adalah “transformasi Rote Ndao dalam bingkai Ita Esa, Transparan, Adil, Cerdas, sehat, Sejahtera dan Kompetitif

RPJMD itu dengan misi yakni :
1. menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, Profesional, partisipatoris, atas landasan kepemimpinan yang meritokratik dan inovatif bagi pelayanan Publik dan administrasi pemerintahan yang berkualitas
2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas, Infrastruktur tangguh dan wilayah berkelanjutan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kohesi sosial berbasis tata ruang yang komprehensif dan terintegrasi
3. Mewujudkan tata kelola sumber daya manusia Rote Ndao yang unggul, humanis dan berakar budaya
4. Mewujudkan saya saing Ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kedaulatan pangan berbasis sumber daya alam kearifan lokal
5. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial masyarakat, berbasis gedsi, Layanan infrastruktur perumahan dan permukiman layak, serta kemudahan akses terhadap lapangan pekerjaan
Selain itu Bupati juga paparkan Program Prioritas Tahun 2026 yakni
1. Peningkatan reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik
2. peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya ekonomi
3. Peningkatan ekonomi inklusif berkelanjutan berbasis potensi dan kearifan lokal
4. Peningkatan kesejahteraan sosial berbasis kesetaraan Gender, disabilitas, inklusi sosial
5. Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur, penataan ruang, mitigasi bencana dan perubahan iklim serta lingkungan hidup (Tim)






