SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB) kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam penguatan kapasitas digital masyarakat desa,
mahasiswa KKN melaksanakan pelatihan literasi digital bagi aparat desa dan pemuda Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, yang dipusatkan di GMIT Kefas Kolobolon pada Senin (01/12/2025)
Kegiatan ini juga menandai komitmen FKIP UCB dalam menjembatani kesenjangan literasi digital di tingkat akar rumput, terutama pada komunitas pemuda gereja dan perangkat desa yang berperan penting dalam manajemen informasi publik.
Pelatihan berfokus pada penguasaan aplikasi desain grafis populer, Aplikasi Canva, sebagai sarana untuk mengelola informasi, membuat materi kampanye digital, serta meningkatkan kualitas promosi potensi lokal.
Materi mencakup pembuatan, Poster kegiatan gereja, Undangan digital, Materi publikasi organisasi pemuda, Konten promosi UMKM lokal, Desain dokumentasi kegiatan desa, Konten informatif untuk media sosial desa
Pelibatan pemuda dari berbagai latar belakang organisasi gereja, seperti GMIT Kefas, GMIT Immanuel Taubena, GMIT Maranatha, dan GSKI Syalom Moopedoek menunjukkan semangat kolaboratif dan inklusif dalam peningkatan literasi digital.
Pelatihan ini juga didukung oleh 30 mahasiswa KKN FKIP UCB yang mendampingi peserta dalam praktik langsung.
Plt. Kepala Desa Kolobolon, Max Dani Langga, menegaskan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan dasar desa. Ia menilai kemampuan publikasi digital sangat menentukan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, pemuda dan perangkat desa dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pelayanan informasi di media sosial. Desa harus hadir dan aktif memberi informasi kepada masyarakat,” ujar Mex Dani Langga.
Sementara itu, Dekan FKIP UCB, Heryon Bernard Mbuik, yang membuka kegiatan, menegaskan pentingnya kapasitas publikasi bagi citra desa di era digital.
“Desa yang memiliki publikasi baik akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat. Literasi digital bukan hanya soal teknis, tetapi budaya baru dalam tata kelola modern,” tegasnya.
Pelatihan dipandu oleh instruktur Yuni Lay, yang menekankan pendekatan interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi diberi ruang bertanya, berdiskusi, hingga membuat produk desain digital berdasarkan template yang tersedia di Canva.
Pendekatan learning by doing terbukti efektif. Banyak peserta mengaku baru pertama kali mengetahui bahwa mereka bisa membuat visual menarik dengan waktu singkat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN FKIP UCB Tahun 2025. Program ini diharapkan mampu menjadi fondasi pembangunan ekosistem kreatif di Desa Kolobolon, sehingga generasi muda dapat mempromosikan potensi desa secara mandiri dan profesional.
Pemuda diharapkan mampu, Mengelola konten website desa, Mengembangkan identitas visual gereja/organisasi pemuda, Meningkatkan promosi UMKM lokal, Memperbaiki kualitas dokumentasi kegiatan desa, Mendukung transparansi informasi publik desa
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga menguatkan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Kehadiran mahasiswa KKN membuktikan bahwa program akademik dapat memberikan dampak sosial nyata yang dirasakan langsung oleh warga.
Dengan kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa, pemerintah desa, gereja, dan komunitas lokal, Desa Kolobolon kini memiliki modal sosial baru untuk memperkuat identitas digitalnya. Pelatihan ini menjadi momentum awal bagi Kolobolon untuk tampil sebagai desa adaptif, visioner, dan siap bersaing di ruang digital (tim/nasa)






