Mencuat, Proyek Rp 2,5 Miliar SMA Rote Selatan tak Sesuai Spesifikasi, Indikasi Korupsi?

Avatar photo

Saturday, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Jitro Liu

Foto : Jitro Liu

ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Proyek Revitalisasi SMA Negeri Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp 2.527.466.000, mendapat sorotan

Ada pihak yang mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan tersebut karena diduga terdapat bagian pekerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut, dalam dokumen perencanaan terdapat pekerjaan rehabilitasi sejumlah ruangan, termasuk bagian atap. Namun, menurutnya, material kayu atau KAP atap lama kembali digunakan

“Dalam perencanaan dan RKA, semua ruang yang direhabilitasi wajib mengganti KAP atap dengan kayu yang baru. Tetapi dalam pelaksanaan, KAP lama justru digunakan kembali, meskipun kondisinya sudah tidak layak,” ujar sumber tersebut kepada wartawan, Jumat (25/9/2026)

Sumber itu juga menuding pengelolaan proyek lebih banyak dikendalikan oleh Plt Kepala SMA Negeri Rote Selatan, Marni A. Saudale

Ia bahkan menyampaikan dugaan adanya komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengawasan proyek

“Ini kepala Sekolah sampaikan bahwa kerja saja karena masing-masing pihak su di backup, Pengawas proyek, Konsultan Pengawas sudah di amankan dan bahkan bagianya sudah diberikan jadi kerja saja dijamin aman, untuk konsultan perencana juga sudah aman, Selain itu untuk bagian ke Dinas Pendidikan Prov.NTT juga sudah diserahkan yang mengerjakan Meubeler dan jendela,’ Pungkasnya

Selain persoalan material, sumber juga mempertanyakan keterlibatan panitia dalam pelaksanaan pekerjaan. Ia menyebut belanja material dilakukan langsung oleh kepala sekolah, termasuk pembelian material di Ba’a maupun Kupang

Pekerja Sebut Hanya Satu Ruangan Ganti KAP Atap

seorang pekerja yang mengaku bernama Jitro Liu saat ditemui di lokasi proyek menyampaikan bahwa dari sejumlah ruangan yang telah dikerjakan pada bagian atap, hanya satu ruangan yang terlihat dilakukan penggantian KAP atap

Baca Juga:  Pekerjaan Rumah Gula Rp 5,8 M, sejak awal diduga Cacat Dokumen dan spek, "Peringkat ketiga Dipaksakan menang Tender"

“Yang saya lihat dari semua ruangan sudah di atap, tidak ada yang ganti KAP. Tidak dibongkar, pakai kembali KAP lama,” ujar Jitro

Ia mengatakan, saat ditemui, pekerjaan penggantian KAP baru sedang dilakukan pada satu ruangan saja

“Yang ganti KAP hanya ruang gudang. Ini KAP-nya masih dikerjakan,” katanya

Nilai Proyek Rp 2,5 Miliar
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpampang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi SMA dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Sekolah Menengah Atas

Proyek berlokasi di SMAN Rote Selatan, Jalan Keka-Talae, Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao

Pekerjaan yang tercantum meliputi:
Rehabilitasi 1 ruang guru;
1 laboratorium kimia;
1 laboratorium komputer;
1 toilet;
1 perpustakaan;
9 ruang kelas;
Pembangunan 1 ruang BP/BK;
1 rumah dinas guru.
Waktu pelaksanaan tercantum selama 180 hari kalender, dimulai 14 Juli 2026. Nilai pekerjaan sebesar Rp 2.527.466.000, dengan sumber dana APBN Tahun Anggaran 2026

Program revitalisasi satuan pendidikan memang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah agar lingkungan belajar lebih aman, nyaman, dan layak. Pemerintah juga menekankan prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaannya (**)

Berita Terkait

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua
Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan
SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan
Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan
Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti
Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi
Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 20:23

Mencuat, Proyek Rp 2,5 Miliar SMA Rote Selatan tak Sesuai Spesifikasi, Indikasi Korupsi?

Friday, 11 September 2026 - 18:47

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua

Tuesday, 8 September 2026 - 17:19

Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan

Monday, 7 September 2026 - 17:44

SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan

Monday, 31 August 2026 - 13:18

Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan

Thursday, 27 August 2026 - 10:45

Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Wednesday, 19 August 2026 - 19:15

Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46

Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru