ROTE NDAO, SINDONTT.COM — Dari kawasan pesisir Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, sebuah gerakan masyarakat mulai tumbuh dengan membawa semangat menjaga alam sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi warga pesisir
Gerakan itu diwujudkan melalui Komunitas Masyarakat Pecinta Pesisir (KMP2) yang dibentuk pada 14 Juli 2026 dengan Jolipus Nggadas sebagai ketua
Komunitas ini lahir dari kepedulian sejumlah warga terhadap keberlangsungan kawasan pesisir, khususnya kelestarian pantai dan lingkungan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus potensi wisata daerah, KMP2 tidak hanya ingin berbicara tentang menjaga kebersihan dan kelestarian pantai
“membawa misi mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pengembangan wisata berkelanjutan serta membangun kesadaran bersama bahwa kemajuan kawasan pesisir harus berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakatnya.” ungkap Jolipus Nggadas kepada wartawan, Senin (24/8/2026)
Dikatakan Jolipus Nggadas, Semangat kebersamaan tersebut kemudian diwujudkan melalui keterlibatan KMP2 dalam kegiatan olahraga, Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
KMP2 memberikan dukungan kepada anggota dan pemuda di lingkup komunitas untuk mengikuti Turnamen Sepak Bola Mini Camat Rote Barat Cup IV di Desa Nemberala serta JES Cup IV di Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat,” ungkap Jolipus
Bagi KMP2, olahraga bukan sekadar pertandingan untuk mengejar kemenangan, Lapangan sepak bola menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat, membangun persaudaraan, menumbuhkan sportivitas dan memperkuat solidaritas antar pemuda serta komunitas di wilayah pesisir

Warga Pesisir Memiliki Peran, Jaga Lingkungan
kehadiran tim dalam turnamen, KMP2 juga ingin memperkenalkan pesan bahwa warga pesisir memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan hidup
Semangat menjaga pantai dan laut dapat berjalan beriringan dengan gaya hidup sehat, aktivitas olahraga, kreativitas ekonomi dan kebersamaan masyarakat

KMP2 berharap kehadirannya dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjadikan kawasan pesisir tetap lestari, wisata terus berkembang, ekonomi masyarakat semakin kuat dan hubungan sosial antar warga tetap harmonis.
“Bagi komunitas ini, menjaga pesisir bukan hanya tentang menyelamatkan alam hari ini, tetapi juga memastikan generasi mendatang masih dapat menikmati pantai, laut dan kehidupan yang sejahtera dari wilayah pesisir Rote Ndao,” tegas Jolipus (**)

















