SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Meskipun KPU Rote Ndao belum menetapkan Partai Politik yang memperoleh kursi untuk menduduki Gedung DPRD Rote Ndao sebagai Anggota DPRD, namun ada Sejumlah Figur terbaik yang namanya disebut-sebut ikut bertarung dalam pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) Rote Ndao tahun 2024
Adapun figur yang namanya mulai beredar di kalangan Rakyat Rote Ndao adalah Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Paulus Henuk, S.H, Ketua Komisi B/ketua DPC PDI Perjuangan Rote Ndao Denison Mooy, ST, Mantan Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, SE dan Bima Th. Fanggidae
Bima Fanggidae Ketika dihubungi via Ponsel Genggamnya, Senin (26/02/2024) memastikan kalau dirinya kembali ikut bertarung merebut kursi nomor wahid di Rote Ndao dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang
“Dipastikan ikut dalam pilkada Rote Ndao kali ini, saya memiliki masa yang sangat militan,” Kata Bima Fanggidae
Diakui Bakal Calon Bupati Bima Fanggidae kalau saat ini ada sejumlah figur yang bersedia ikut mengambil bagian dalam pesta demokrasi lima tahun itu, namun siapa yang layak itu ada di tangan Rakyat,
“Ada banyak yang ikut, tapi yang menentukan itu rakyat, dan saya yakin menang,” Ujar Bima
Terkait teka-teki siapa yang akan menjadi Calon Wakil Bupati, dikatakan Bima Fanggidae ada sekitar 3 orang figur yang dinilai layak mendampinginya selama lima tahun
“Ada sekitar berapa Nama Bakal Calon Wakil Bupati, sekitar tiga nama, bisa dari kalangan Politisi, Birokrasi dan swasta, sudah ada komunikasu baik sama mereka,” tandasnya
Menurut Bima Fanggidae bahwa Figur yang akan dipilih menjadi Bakal Calon Wakil Bupati untuk mendampingi dirinya adalah figur yang loyal, memiliki visi misi untuk Membangun Rote Ndao dan memiliki Masa pendukung
“Bakal Calon wakil itu itu loyal, memiliki visi misi yang sama dengan saya, dan masa pendukung, namun nama wakil ini masih di rahasiakan,” tegasnya
Ketika ditanya terkait diusung dari Koalisi partai Politik, Bima Fanggidae mengakui kalau habis pleno dan penetepan anggota DPRD Rote Ndao oleh Komisi Pemihan Umum (KPU) baru dilakukan penjajakan koalisi dengan partai politik untuk memastikan diusung oleh gabungan partai politik yang memiliki 5 kursi di DPRD Rote Ndao
“Terkait dari Koalisi Partai Politik, setelah pleno, penetapan KPU baru kita jajaki Partai Politik, Jelasnya (Nasa)






