SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Pernyataan Calon Bupati Rote Ndao 2024 dari Paket Lentera Paulina Bulu yang mengakui mengingkari janjinya manisnya terhadap KPU Rote Ndao pada proses Pilkada Rote Ndao 2018 memantik seorang mantan Anggota KPU Rote Ndao untuk angkat bicara,
Kepada Sindo-NTT.com mantan Anggota KPU ini mengakui kalau sudah ada dua orang calon Bupati yang pernah ingkar janji kepada KPU Rote Ndao di saat berlangsungnya proses tahapan pilkada,
Mantan Anggota KPU yang enggan menyebutkan namanya, menjelaskan kalau paket lentera ingkar sejak Tahun 2009, kurang lebih 15 Tahun, pada waktu itu Calon Bupatinya Lens Haning dann Marthen Luter Saek sebagai Calon Wakil (Paket Lentera Jilid pertama)
“Janji sudah berulangkali dan tidak ditepati, KPU terima Harapan Palsu dari 2009, Pak Lens dan Pak Luter Saek janji untuk bangun kantor KPU, yang lama dibongkar untuk Bangun Baru, Ujarnya Kepada Sindo-NTT.com, Jumat (30/08/2024)
Dikatakannya, pada Proses tahapan Pilkada Rote Ndao 2018 Calon Bupati Paulina Bullu (istri Lens Haning) kembali menyampaikan janji manis untuk membangun gedung Aula untuk Kantor KPU, namun janji itu seperti tak bisa diharapkan lagi, telah menjadi harapan palsu bagi KPU
“jadi kalau ingkar janji itu hal biasa untuk lentera, 2018 Ibu Paulina Bullu dan Pak Stefanus Saek, masih lentera, janji Bangun Aula juga, sama dengan sekarang,” tegasnya
Pernyataan Ingkar Janji itu disampaikan Calon Bupati Paulina Bulu didampingi Calon wakilnya Sandro Fanggidae di Kantor KPU Rote Ndao Saat Berlangsung Konferensi Pers, Kamis (29/08/2024)
“Ketika saya masuk, teringat janji saya, dan janji itu adalah utang, kita sama-sama berdoa dan mendukung supaya lentera bisa menang,” Kata Paulina Haning Bullu yang didampingi Calon Wakilnya Sandro Fanggidae
Selanjutnya, Calon Bupati Paulina Haning Bulu mengakui, janji dirinya membangun Aula Kantor KPU Rote Ndao lima tahun lalu yang tak ditepati, nantinya akan ditepati kali ini
“kami akan tepati janji itu, yaitu membangun aula daripada KPU, dalam kepemimpinan kami, memang KPU sudah ajukan itu tapi belum terlakasa sampai dengan hari ini,” Tegas Paulina Haning Bullu (Nasa/Nasa)






