Bupati Tinjau Langsung Akses ke Destinasi Wisata Bo’a: “Ternyata Jalan Ada Hingga Ke Pantai”

Avatar photo

Monday, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H bersama unsur Forkopimda dan sejumlah anggota DPRD, turun langsung ke Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, pada Senin (03/11/2025)

Agendanya, meninjau langsung akses jalan menuju destinasi wisata Pantai Bo’a, lokasi yang selama ini menjadi polemik terkait tuduhan penutupan jalan oleh pihak PT Bo’a Development

Kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Rote Ndao pada Rabu (29/10/2025), di mana salah satu rekomendasinya ialah agar pemerintah bersama Forkopimda meninjau langsung keberadaan jalan menuju pantai.

“Kami turun untuk memastikan apakah benar ada akses jalan bagi masyarakat menuju pantai. Dan ternyata, setelah kami lihat langsung, jalan itu ada dan bisa dilalui hingga ke pantai di bagian barat itu” jelas Bupati Paulus Henuk kepada wartawan usai kunjungan kerja

Bupati turun bersama Wakil Ketua DPRD Rote Ndao, Denison Moy, Danlanal, dan Kapolres Rote Ndao

Namun, di tengah kegiatan tersebut, rombongan Forkopimda sempat dihadang massa yang menutup jalan menggunakan mobil pick-up, sehingga kendaraan rombongan tidak bisa keluar dari lokasi.

“Kami kaget, karena saat keluar dari arah pantai, jalan sudah dipalang oleh mobil teman-teman yang biasa melakukan aksi. Padahal kita sudah bersepakat dalam RDP untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara baik,” kata Bupati.

Menurutnya, tindakan blokade jalan itu menunjukkan bahwa masih ada pihak-pihak yang tidak konsisten dengan kesepakatan bersama. Pemerintah, kata Paulus, berusaha terus mengedepankan pendekatan restorative justice dan persuasi, namun jika hal itu terus diabaikan, maka persoalan tersebut akan diserahkan sepenuhnya pada proses hukum.

“Kalau masyarakat tidak mau mendengar pemerintah, tidak juga DPRD, dan tidak juga aparat hukum, ya biarkan proses hukum berjalan. Kami sudah empat kali turun langsung untuk mencari solusi damai, tapi kalau masih juga tidak diindahkan, tentu ada konsekuensinya,” tegasnya (tim/nasa)

Baca Juga:  Buka Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas, Wakil Bupati Apresiasi Langka Konkret SD Negeri Lidor

 

Berita Terkait

471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan
DPRD Beri Apresiasi Tinggi WTP Keenam, Pemkab Rote Ndao Dinilai Konsisten Kelola Keuangan
Komitmen Bersama Para Kepala Sekolah, Bupati Tegaskan Transparan, Tanpa Diskriminasi Penerimaan Murid Baru
Rote Ndao Dilirik Investor China, Kembangkan Energi Baru Terbarukan
APBDes Tahap I Desa Lidor Tahun 2026 Resmi Dipublikasikan, Ini Rincian Anggarannya
Transparan dan Partisipatif, Desa Lidor Publikasi Rincian APBDes Tahun Anggaran 2026
Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026
Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026

Berita Terkait

Saturday, 27 June 2026 - 09:08

471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan

Wednesday, 24 June 2026 - 11:51

DPRD Beri Apresiasi Tinggi WTP Keenam, Pemkab Rote Ndao Dinilai Konsisten Kelola Keuangan

Monday, 22 June 2026 - 18:00

Komitmen Bersama Para Kepala Sekolah, Bupati Tegaskan Transparan, Tanpa Diskriminasi Penerimaan Murid Baru

Saturday, 20 June 2026 - 16:15

Rote Ndao Dilirik Investor China, Kembangkan Energi Baru Terbarukan

Tuesday, 16 June 2026 - 17:56

APBDes Tahap I Desa Lidor Tahun 2026 Resmi Dipublikasikan, Ini Rincian Anggarannya

Tuesday, 9 June 2026 - 18:26

Transparan dan Partisipatif, Desa Lidor Publikasi Rincian APBDes Tahun Anggaran 2026

Thursday, 4 June 2026 - 20:26

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026

Tuesday, 2 June 2026 - 12:34

Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026

Berita Terbaru