Penggilingan Padi di Kabupaten Kupang Diminta Tetap Beroperasi

Avatar photo

Wednesday, 6 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM, KABUPATEN KUPANG-
Menyikapi situasi darurat Corona Virus Diaese (Covid-19), Pengusaha penggilingan padi di kabupaten Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta tetap beroperasi.

Permintaan itu disampaikan anggota DPRD NTT, Adrian Manafe ketika dihubungi media ini beberapa hari lalu menyikapi keluhan warga jelang musim panen bulan Mei 2020.

Menurut Adrian, saat ini Indonesia sedang menghadapi situasi darurat Covid-19, namun pemerintah juga harus memperhatikan ketersediaan komoditi beras karena ada kepanikan dari masyarakat sehingga menyetok beras atau panic buying dalam jumlah besar di rumah masing-masing.

“oleh karena itu saya berharap agar semua pengusaha penggilingan padi di kabupten kupang harus tetap mengoperasikan penggilingan padinya tetapi menaati protokol Kesehatan seperti menerapkan Physical Distancing dan Social Distancing.” tandas politisi muda asal partai Hanura itu.

Sesuai keputusan Perpadi Pusat, lanjut Manafe,  ada poin himbauan kepada semua perusahaan penggilingan beras harus tetap beroperasi untuk melayani masyarakat yang hendak melakukan penggilingan pasca panen bulan Mei.

“Yah kita tahu bahwa semua saat ini harus jaga imun tubuh agar tetap kuat, tetapi beras merupakan kebutuhan dan makanan  pokok kita juga sehingga perlu dibuka penggilingan padi walaupun setengah hari saja.” ujarnya.

Manafe berharap agar pemerintah bisa memperhatikan para pengusaha penggilingan padi yang sudah mengambil kredit di Bank agar para debitur  bisa dipermudah dengan meniadakan syarat harus melunaskan duluan pinjaman yang sudah ada, agar para pengusaha  terus menjalankan usaha penggilingan padi demi pemenuhan kebutuhan beras dalam rumah tangga masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui satuan gugus tugas penanganan Covid-19 meminta para pemilik mesin penggilingan padi di NTT untuk tetap membuka pelayanan penggilingan padi setengah hari.

Permintaan itu disampaikan  Karo Humas dan Protokol Pemprov NTT sekaligus Jubir Covid-19 Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, Selasa, (28/4) menindaklanjuti keluhan warga terkait tidak beroperasinya sejumlah mesin penggilingan padi.

“Menyikapi situasi pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah provinsi NTT mengimbau para pemilik mesin penggiling padi di NTT untuk tetap membuka dan memberikan kesempatan kepada warga yang ingin giling padi.” ujarnya.

Marius meminta para pemilik mesin penggiling padi untuk tetap membuka penggilingan padi walaupun tidak  sepanjang hari. Namun, tetap memberikan pelayanan penggilingan agar stok beras  tetap aman.

“Kita berharap bapak dan ibu para pemilik mesin penggiling padi tidak harus membuka sepanjang hari. Buka mungkin sampai jam 12 siang saja tidak apa-apa yang penting jangan tutup, sehingga masyarakat bisa tetap menggiling padi hasil panen.” ujarnya. (Rls).

Baca Juga: Bupati Rote Ndao : Tahun 2026 Hadapi Tantangan Fiskal Berat, RAPBD Harus Lebih Selektif
Baca Juga: Wujudkan Rasa Empati, Pasukan Dobrak Membaur Bersama Petani, Panen Padi
Baca Juga: Sekda Jonas Selly Ingatkan Cerdas di Media Sosial, Mari Sebarkan Pesan Positif

Berita Terkait

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026
Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai
Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang
Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka
Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama
Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas
Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak
471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 19:15

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026

Thursday, 23 July 2026 - 22:19

Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai

Tuesday, 21 July 2026 - 20:26

Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang

Friday, 17 July 2026 - 16:41

Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka

Friday, 17 July 2026 - 16:03

Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama

Tuesday, 7 July 2026 - 20:49

Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas

Monday, 29 June 2026 - 22:21

Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak

Saturday, 27 June 2026 - 09:08

471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan

Berita Terbaru