SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Di tengah riuh sukacita ulang tahun ke-4 Ikatan Warga Asal Maluku (Iwasma) Kabupaten Rote Ndao, ada suasana lain yang diam-diam menghangatkan hati banyak orang. Bukan hanya tentang perayaan, pelukan persaudaraan, atau kebersamaan dalam acara jumpa orang basudara (gandong), tetapi tentang bagaimana para orang tua lanjut usia (lansia) di Desa Ba’adale kembali merasa diingat dan dicintai
Rabu (27/5/2026), di kawasan objek wisata Tiang Bendera, senyum-senyum renta perlahan merekah. para opa dan oma tampak tampak tersenyum saat menerima bingkisan kasih yang dibagikan Nihi Rote dalam semangat persaudaraan “Pela Gandong”
Tak ada kemewahan dalam bingkisan itu. Namun perhatian kecil tersebut terasa begitu besar bagi mereka yang menjalani hari-hari senja dengan sederhana
Kehadiran itu seakan menjadi pelukan hangat yang berkata bahwa mereka tidak sendiri
“Kehadiran kami bukan sekadar bingkisan, tetapi membawa rasa persaudaraan dan kekeluargaan,” ujar perwakilan Nihi Rote
Menurutnya, di momen ulang tahun Iwasma, Nihi Rote ingin para lansia turut merasakan kebahagiaan dan kasih yang sama
“Dan di momen ulang tahun Iwasma ini, kami ingin para Lansia bisa merasakan bahwa di hari tuanya, mereka tidak sendiri. Masih ada kasih yang hadir dan dirasakan bersama,” lanjutnya
Semangat “ale rasa beta rasa” yang hidup dalam budaya Pela Gandong Maluku, kata dia, menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya dirasakan sendiri, tetapi dibagikan kepada orang lain, terutama mereka yang membutuhkan perhatian
“Karena bagi kami, semangat ‘ale rasa beta rasa’ bukan hanya slogan. Itu nyata, membuat kami terpanggil dengan cara yang mungkin terlihat sederhana,” jelasnya
Di balik kesederhanaan itu, tersimpan makna yang begitu dalam. Sebab bagi banyak lansia, perhatian kecil sering kali lebih berarti daripada nilai materi yang diterima. Mereka hanya ingin dihargai, disapa, dan diyakinkan bahwa keberadaan mereka masih penting di tengah masyarakat

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, turut mengapresiasi aksi sosial tersebut. Menurutnya, persaudaraan tidak cukup dirayakan lewat seremoni semata, tetapi harus diwujudkan lewat kepedulian nyata kepada sesama
“Sebagaimana saudara-saudara kita umat Muslim merayakan hari Idul Adha, hari ini opa bo’i dan oma bo’i di Ba’adale menerima bingkisan kasih,” ujar Wabup Apremoi
Ia menjelaskan, sebanyak 25 bingkisan kasih diberikan Nihi Rote kepada para lansia di Desa Ba’adale sebagai bentuk kepedulian dan kasih persaudaraan
“Dan ini dari Nihi Rote, yang peduli dan mau berbagi 25 bingkisan kasih kepada opa-oma bo’i di Ba’adale,” pungkasnya (tim/nasa)


















