Pemerintah Provinsi NTT Tetapkan Tarif Swab Covid-19 Sebesar 900 Ribu Rupiah

Avatar photo

Thursday, 8 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID- NUSA TENGGARA TIMUR
Pemerintah Provinsi NTT menyesuaikan tarif pemeriksaan swab secara mandiri untuk Covid19 sesuai dengan ketetapan Pemerintah Pusat yakni sebesar 900 ribu rupiah. Sementara untuk pemeriksaan rapid test sebesar 150 ribu rupiah.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran bernomor HK.02.02/I/3713/2020 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Dalam surat edaran tersebut, batas biaya maksimal tes PCR mandiri adalah Rp 900 ribu.

“Per hari ini, Kamis (08/10/2020), kami umumkan kepada seluruh masyarakat NTT, Bapak Gubernur telah  memutuskan bahwa pemeriksaan Swab mandiri dikenakan biaya sebesar 900 ribu rupiah dan rapid test sebesar 150 ribu rupiah sesuai dengan kebijakan nasional,” jelas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Jelamu Ardu Marius kepada wartawan di Hotel Spring Hill, Ruteng, Kamis (08/10/2020).

Marius menegaskan, Peraturan Gubernur (Pergub) lama yakni Pergub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tarif Layanan Kesehatan  yang menetapkan biaya pemeriksaan swab sebesar 1,5 juta dan rapid test sebesar 350 ribu akan segera direvisi.

“Kita akan mengeluarkan revisi Peraturan Gubernur secepatnya. Namun sebelum revisi tersebut dikeluarkan dan ditandatangani, Bapak Gubernur memutuskan untuk menyesuaikan biaya pemeriksaan swab dan rapid test sesuai standar nasional. Kami mengharapkan agar semua  rumah sakit dan laboratorium bisa menyesuaikan dan memberlakukan tarif baru mulai hari ini,” jelas Marius.

Dengan diturunkannya biaya tersebut, diharapkan dan dihimbau kepada para pelaku perjalanan terutama dari luar NTT agar bisa melakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui dirinya  positif atau tidak.

“Kalau misalnya hasilnya positif, diharapkan untuk tidak melakukan perjalanan ke NTT. Pastikan diri negatif, sehingga bisa melakukan perjalanan dengan tenang,” pungkas Marius.
(Humas Pemprov NTT)

Baca Juga:  Gubernur NTT Minta Hentikan Polemik, "Bupati dan Wakil Bupati Ende Konsolidasi dan Sukseskan Pembangunan"

Berita Terkait

Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026
Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah
Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis
‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma
Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao
Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia
Wagub NTT dan Bupati Rote Ndao Dorong Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Kacang Lena di Desa Oetefu
Tak Hanya Bangun Kawasan, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Ikut Bangun Masa Depan Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 12:34

Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026

Monday, 1 June 2026 - 20:41

Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah

Saturday, 30 May 2026 - 16:34

Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis

Thursday, 28 May 2026 - 14:30

‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma

Tuesday, 26 May 2026 - 14:07

Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao

Tuesday, 26 May 2026 - 09:23

Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia

Sunday, 24 May 2026 - 14:33

Wagub NTT dan Bupati Rote Ndao Dorong Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Kacang Lena di Desa Oetefu

Wednesday, 20 May 2026 - 11:55

Tak Hanya Bangun Kawasan, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Ikut Bangun Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru