Gubernur NTT: Produksi Garam Industri adalah Bentuk Kedaulatan Rakyat

Friday, 16 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – NUSA TENGGARA TIMUR
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, produksi garam industri yang dilakukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur akan membantu memenuhi kebutuhan garam nasional dan sebagai bukti kemandirian dan kedaulatan rakyat. Hal tersebut disampaikannya pada saat memberikan keterangan pers usai melakukan pemantauan dan panen garam di Desa Nunkurus dan Babau, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada Kamis 15 Oktober 2020.

“Bapak Presiden Jokowi beberapa minggu yang lalu telah melakukan  rapat koordinasi berkaitan dengan produksi garam sebagai komoditi nasional. Secara nasional kita masih impor garam 3 juta sekian ton setiap tahunnya. Ini kita bicara tentang kemandirian dan kedaulatan dari sebuah negara dan masyarakat. Kita tidak boleh bergantung pada negara lain, kita harus mampu menghasilkan produk untuk kebutuhan masyarakat salah satunya dengan produksi garam industri dari Nusa Tenggara Timur. Itu namanya kemandirian dan kedaulatan daripada yang mana tidak bergantung pada negara lain dan kita mampu berdiri di atas kaki kita sendiri,” jelas Gubernur Viktor.

Ia menambahkan, Presiden juga tentunya mendukung kerja seluruh petani garam yang ada di Indonesia dan bagi para pengusaha yang punya industri yang berhubungan langsung dengan garam khususnya garam industri harus mampu berinvestasi  di daerah-daerah terkait dengan pengembangan potensi garam. Hasil yang dicapai tentunya dapat membuka lapangan pekerjaan, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian untuk memproduksi komoditi garam  bagi kebutuhan nasional.

Ia menambahkan manakala semua dapat diwujudkan maka produksi garam industri akan semakin meningkat dan tentunya akan menurunkan impor garam dari luar.

“Dari lahan tambak garam di Kabupaten Kupang ini ditambah lagi dengan produksi garam di Sabu, Rote, Sumba dan Nagekeo maka diharapkan total produksinya bisa mencapai 1 juta ton per tahun untuk suplai kebutuhan garam nasional. Kita harus kerjakan dengan baik dengan demikian berarti kita sudah mampu untuk memberikan sumbangan yang besar bagi negara dengan garam berkualitas yang mana kadar NaCl nya mencapai 95%”, jelas Gubernur Viktor.

Baca Juga:  Enam Kab /Kota ikut Turnamen Tenis Meja Perindo Cup I Di Rote Ndao

“Kita bersyukur hari ini, bahwa kita bisa panen di tempat ini bersama masyarakat Kelurahan Babau dan pihak PT Tjkakrawala Timor Sentosa. Dari data laboratorium yang dilaporkan ke saya bahwa kadar NaCl dari garam disini yang dipanen mencapai 95-96 %. Tadi kita juga lihat tambak garam di Desa Nunkurus yang dikelola oleh PT Timor Livestock Lestari dan untuk sementara keduanya terus dilanjutkan konstruksinya,” ujarnya.

Gubernur juga menjelaskan, masyarakat NTT terkhususnya Kabupaten Kupang sangat berterima kasih pada Presiden Jokowi karena lewat beliau maka lahan yang sekian lama ‘tidur’ selama 26 tahun lamanya kini sudah dijadikan lahan tambak garam, dan kini bisa dipanen dan akan terus dikembangkan.

“Kita harapkan semua konstruksi lahan dan produksi garamnya kita  kerjakan dengan sungguh-sungguh. Pompa-Pompa yang dibutuhkan untuk memompa air laut ke dalam bidang lahan tambak yang telah dibangun kita harapkan semua terairi dengan baik dan tahun depan kita juga akan mengundang Bapak Presiden datang untuk panen garam bersama,” pungkasnya.

(Humas Setda Pemprov NTT)

Berita Terkait

Dari Laut ke Rumah Warga, Kapolres Rote Ndao Salurkan Bantuan Kapolda NTT
Tuntaskan hasil Audit, Kades Kolobolon di Aktifkan Kembali Hingga 2029
Momentum Paskah dan HUT ke-24, Bupati Rote Ndao Salurkan Alsintan ke Ratusan Petani
Bupati Paparkan Strategi Pembangunan Rote Ndao, Fokus Infrastruktur dan UMKM
Raih UHC Award 2026, Rote Ndao Perkuat Layanan Kesehatan
Ekonomi Rote Ndao Tumbuh 7,96 Persen, Bupati: Harus Dinikmati Merata
Upacara HUT ke-24 Rote Ndao, Bupati Tekankan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan
DPRD Rote Ndao dan ASDP Sepakat Tingkatkan Layanan, Ambulans Diusulkan Diskon 50 Persen
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 20:12

Dari Laut ke Rumah Warga, Kapolres Rote Ndao Salurkan Bantuan Kapolda NTT

Wednesday, 15 April 2026 - 15:05

Tuntaskan hasil Audit, Kades Kolobolon di Aktifkan Kembali Hingga 2029

Saturday, 11 April 2026 - 21:16

Momentum Paskah dan HUT ke-24, Bupati Rote Ndao Salurkan Alsintan ke Ratusan Petani

Friday, 10 April 2026 - 17:55

Bupati Paparkan Strategi Pembangunan Rote Ndao, Fokus Infrastruktur dan UMKM

Friday, 10 April 2026 - 17:43

Raih UHC Award 2026, Rote Ndao Perkuat Layanan Kesehatan

Friday, 10 April 2026 - 11:58

Ekonomi Rote Ndao Tumbuh 7,96 Persen, Bupati: Harus Dinikmati Merata

Friday, 10 April 2026 - 09:06

Upacara HUT ke-24 Rote Ndao, Bupati Tekankan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan

Friday, 3 April 2026 - 07:32

DPRD Rote Ndao dan ASDP Sepakat Tingkatkan Layanan, Ambulans Diusulkan Diskon 50 Persen

Berita Terbaru