Semua Sarana Pariwisata Harus Benar-Benar Memenuhi Standar Protokol Keselamatan Dan Keamanan

Avatar photo

Tuesday, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – NUSA TENGGARA TIMUR
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur/Bapak Josef Adreanus Nae Soi, saat melaksanakan kunjungan di tiga destinasi unggulan yang ada di Kabupaten Manggarai Barat, yaitu Pulau Padar, Pulau Komodo, dan Pulau Rinca pada hari ini.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti pelaksanaan Rapat Koordinasi Simulasi Keamanan dan Keselamatan Destinasi Pariwisata yang dilaksanakan kemarin (02/11/2020), bertempat di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat.

Kunjungan tersebut juga untuk melihat secara langsung beberapa titik yang akan menjadi pusat kegiatan Simulasi Protokol Keamanan dan Keselamatan Destinasi Pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, yang pada tanggal 12 November 2020 mendatang.

Saat kunjungan tersebut Wagub Nae Soi menegaskan tentang kesiapan berbagai Fasilitas Pendukung seperti ketersediaan rambu-rambu, mercusuar dan jalur evakuasi harus segera dirampungkan sebelum tanggal 10 november 2020. “Semua rambu harus secepatnya siap, dan Rambu-rambu tersebut harus disajikan atau ditulis dalam berbagai bahasa internasional, yaitu : Bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, Jepang, Jerman, Rusia, Spanyol, Prancis dan Arab. Dan ini menjadi tanggung jawab bersama BNPB, BASARNAS, BMKG, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur serta Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat”, tegas mantan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur pada hari ini juga melakukan kunjungan langsung ke Lokasi Proyek Pengembangan Jalan Raya di sepanjang ruas Jalan Gorontalo menuju Kampung Nggoer, Dusun Laik, Desa Golo Mori, yang terletak pada Bagian Selatan Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat. Kawas yang akan dikembangkan tersebut berjarak 30 kilometer dari arah Labuan Bajo. Saat kunjungannya, Wagub Nae Soi menemukan 15 kilometer dari ruas jalan tersebut masih dalam keadaan rusak parah. “Ruas jalan yang rusak ini, termasuk keseluruhan jalan yang akan dilintasi oleh para tamu termasuk para kepala negara sebagai peserta KTT G. 20, harus segera diperbaiki dan diperlebar, dalam rangka mendukung Pengembangan Kawasan Tana Mori sebagai Kawasan Unggulan Pusat Pariwisata Baru di Labuan Bajo, menjadi Kawasan Super Premium, pinta mantan Anggota Fraksi Golkar DPR RI tersebut. Di Pusat Kawasan Ekonomi Baru tersebut rencananya akan dibangun beberapa hotel berbintang sebagai akomodasiyang representatif bagi para tamu terhomat dari berbagai negara”, ujar Wagub Josef Nae Soi. Selanjutnya beliau menegaskan kepada Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 3 Nusa Tenggara Timur (Mabar, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada Gako)/Yanuar Dwi Putera, untuk segera memulai pelaksanaan proyek pengembangan ruas jalan tersebut sebagai penunjang suksesnya Agenda Kegiatan bertaraf internasional pada tahun 2023, sekaligus dengan hadirnya kawasan tersebut akan memberi dampak ekonomis bagi masyarakat lokal. “Saya ingatkan, waktu yang tersisa hanya tinggal setahun lebih efektif untuk proses penyelesaiannya menjelang pertemuan tingkat dunia 2023 nanti. Oleh sebab itu Kawasan Tana Mori ini harus secepatnya  diubah “didandani”sebagai “Bali II” di Indonesia, tegas Wagub Nae Soi. Provinsi Nusa Tenggara Timur selama ini sudah sangat  mendapat perhatian dan dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Pusat untuk merealisasikan Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Super Premium di Indonesia , untuk itu seluruh masyrakat Nusa Tenggara Timur harus meresponsnya dengan kerja keras”, pinta Pria Ngada tersebut.

Saat kunjungan sore tadi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur/Bapak  Josef Adreanus Nae Soi didampingi oleh Kadis Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur/Isyak Nuka dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur/Thomas Bangke beserta rombongan dari Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 3 Nusa Tenggara Timur.
(Humas Setda Pemprov NTT)

Baca Juga: Desa Mundek Cairkan Bantuan Seroja Senilai Rp. 615 Juta
Baca Juga: Kodim 1627 Rote Ndao Gelar Vaksinasi
Baca Juga: Pembukaan Jambore Par Klasis Lobalain Resmi Di Buka

Berita Terkait

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026
Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai
Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang
Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka
Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama
Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas
Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak
471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 19:15

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026

Thursday, 23 July 2026 - 22:19

Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai

Tuesday, 21 July 2026 - 20:26

Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang

Friday, 17 July 2026 - 16:41

Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka

Friday, 17 July 2026 - 16:03

Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama

Tuesday, 7 July 2026 - 20:49

Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas

Monday, 29 June 2026 - 22:21

Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak

Saturday, 27 June 2026 - 09:08

471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan

Berita Terbaru