Wagub NTT : Program Kerja Harus Punya Dampak Langsung Untuk Masyarakat

Avatar photo

Tuesday, 22 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – NUSA TENGGARA TIMUR
Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi (JNS)  mengharapkan agar semua program Pemerintah mulai dari perencanaan (plan), pelaksaanan (do) pengawasan (check) sampai evaluasi (evaluation) harus punya tujuan yakni hasil (output) dan bermanfaat nyata (outcome)  untuk masyarakat.

“Semua yang kita kerjakan  tentunya  punya tujuan, namun tujuan itu tak akan berarti jika tidak ada hasil dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam rapat hari ini,  kita harus bisa rumuskan permasalahan dan persoalan untuk kemudian lakukan analisis komprehensif dan integral agar program yang kita laksanakan bermanfat untuk masyarakat,” kata Wagub JNS dalam sambutannya saat membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Intern  Keuangan dan Pembangunan se-Provinsi NTT di Aula El Tari, Senin (21/06/2021).

Rapat yang diprakarsai oleh Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTT tersebut dihadiri oleh Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntasi Negara,  Sally Salamah, Inspektur II Irjen Kementerian Dalam Negeri, Ucok,  Kasatgas Korsup Wilayah V KPK,  Dian Patria, Kepala BPKP NTT,  para Bupati/Walikota dan Wakil Bupati se-NTT, Inspektur Provinsi dan para Inspektur Kabupaten/Kota se-NTT.  Tema yang diusung adalah Meningkatkan Efektivitas dan Kualitas Pengawasan Intern dalam Mengawal Program Prioritas dan Isu Strategis Pemda Tahun 2021 khususnya pada sektor Pertanian dan Pariwisata.

Menurut Wagub Nae Soi, sektor pariwisata sebagai penggerak utama (prime mover) ekonomi di NTT memiliki mata rantai pasok yang luar biasa seperti pertanian,  peternakan,  perikanan kelautan,  industri kecil dan menengah serta infrastruktur jalan dan jembatan. Pengawasan intern sangat penting supaya ada hal-hal yang bisa secara administratif diselesaikan, dicarikan solusinya secara cepat sehingga tidak timbulkan masalah di kemudian hari.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Pertanyakan Legal Standing Ketua Fraksi Nasdem

“Saya berharap agar Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) berperan optimal dalam melakukan pengawasan sehingga proses pembangunan pada sektor-sektor ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Wagub Nae Soi.

Lebih lanjut Wagub JNS mengungkapkan,  pembangunan pariwisata dan sub sektor pendukung lainnya membutuhkan sinergitas dan semangat kolaboratif dari semua pihak terkait. Rakor ini jadi kesempatan untuk satukan tekad dan langkah terutama dari APIP dalam berikan rekomendasi perbaikan bagi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan.

“Dengan adanya pengawasan terstruktur dan sinergis,  instansi teknis yang laksanakan kegiatan tidak lagi ragu dan bingung karena ada tempat bertanya dan berkonsultasi baik itu dengan APIP maupun BPKP provinsi NTT, ” pungkas Wagub JNS.

Sementara itu,  Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara, Sally Salamah menyampaikan beberapa hal yang ditekankan Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional  Pengawasan Intern pada 27 Mei 2021. Di antaranya tujuan utama pengawasan adalah untuk jamin tercapainya manfaat secara akuntabel, efektif dan efisien.

“Pengawasan juga harus jamin tidak ada satu rupiah pun yang salah sasaran.  Yang ditungu masyarakat adalah hasil,  manfaat serta rupiah yang dibelanjakan Pemerintah. Beliau juga minta BPKP dan APIP harus kawal percepatan belanja Pemerintah (daerah),” jelas Sally.

Dalam mengimplementasikan arahan Presiden, lanjut Sally,  BPKP telah terbitkan Agenda Prioritas Pengawasan (APP)  termasuk APP Daerah untuk percepatan pemulihan ekonomi. Untuk tingkat nasional,  ada 15 kelompok isu strategis dengan 60 objek pengawasan.

“Khusus untuk Provinsi NTT, isu strategis yang akan dilakukan pengawasan dengan berkolaborasi dengan APIP di NTT adalah sektor Pariwisata dan Pertanian. Rakor ini adalah upaya untuk harmonisasi dan koordinasi pengawasan di daerah untuk tingkatkan akuntabilitas pengawasan pembangunan daerah,” tutup Sally.

Baca Juga:  Terima Tambahan DAU, Bupati Ajukan Tiga Ranperda di Sidang III DPRD Rote Ndao

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatangan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas oleh para Bupati/Walikota se-NTT dan Wakil Gubernur NTT.
(Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov NTT)

Berita Terkait

Dari Traktor hingga Benih Jagung, Bantuan Pertanian Segera Menyasar Petani Rote Ndao
Kepentingan Masyarakat Jadi Fokus Pertemuan Bupati dan Dua Anggota DPRD Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Dorong Petani Panen Dua hingga Tiga Kali Setahun
Kapolsek Yeser Beremau Tegaskan Warga Tak Boleh Main Hakim Sendiri terhadap Ternak Liar
Gereja Imanuel Deaoen Mulai Dibangun, Pesan Wakil Bupati Jadi Penguat Jemaat
Perkuat Pelayanan, Kapolsek Ipda Yeser Beremau Evaluasi Kinerja 11 Bhabinkamtibmas
Hari Pertama Bertugas, IPDA Yeser Beremau Benahi Pelayanan dan Kesiapan Anggota
Kebocoran Pipa Tambak Garam, 6 Hektar Sawah Gagal Panen, Ini Janji PT Nindya Karya
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 16:06

Dari Traktor hingga Benih Jagung, Bantuan Pertanian Segera Menyasar Petani Rote Ndao

Saturday, 10 October 2026 - 15:45

Kepentingan Masyarakat Jadi Fokus Pertemuan Bupati dan Dua Anggota DPRD Rote Ndao

Saturday, 10 October 2026 - 15:03

Bupati Rote Ndao Dorong Petani Panen Dua hingga Tiga Kali Setahun

Monday, 5 October 2026 - 20:35

Kapolsek Yeser Beremau Tegaskan Warga Tak Boleh Main Hakim Sendiri terhadap Ternak Liar

Thursday, 1 October 2026 - 22:18

Gereja Imanuel Deaoen Mulai Dibangun, Pesan Wakil Bupati Jadi Penguat Jemaat

Thursday, 1 October 2026 - 19:04

Perkuat Pelayanan, Kapolsek Ipda Yeser Beremau Evaluasi Kinerja 11 Bhabinkamtibmas

Tuesday, 29 September 2026 - 16:12

Hari Pertama Bertugas, IPDA Yeser Beremau Benahi Pelayanan dan Kesiapan Anggota

Thursday, 24 September 2026 - 23:16

Kebocoran Pipa Tambak Garam, 6 Hektar Sawah Gagal Panen, Ini Janji PT Nindya Karya

Berita Terbaru