Virus Covid-19 Varian Delta Mulai Masuk ke NTT, Masyarakat  Diminta  Taat Prokes

Avatar photo

Wednesday, 21 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – NUSA TENGGARA TIMUR
Virus Covid-19 Varian Delta mulai menyebar masuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kini diketahui terdapat tiga warga yang berdomisili di Kota Kupang yang terpapar virus varian delta tersebut, Hal tersebut diungkapkan Kepala Instalasi Patalogi Klinik RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dr. Hermi Indita Malewa, Sp.PK saat memberikan keterangan Pers bersama Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Dr. Marius Jelamu M.Si, di Kantor Gubrenur NTT pada Senin (21/07).

Kepala Instalasi Patalogi Klinik RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dr. Hermi Indita Malewa, Sp.PK yang juga penanggung jawab laboratorium PCR RSUD Johanes Kupang mengatakan, varian delta tersebut diketahui pada sampel spesimen yang dicurigai bermutasi kemudian dikirimkan ke Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI untuk diperiksa.

“Kami sebagai laboratorium rujukan di NTT untuk pemeriksan PCR covid 19 memang kita ditugaskan oleh Kemenkes untuk secara berkala mengirimkan spesimen-spesimen yang dicurigai memiliki mutasi atau varian. Dari kemenkes mengeluarkan kriteria untuk kita kirimkan spesimen yang namanya Whole Genome Sequencing (WGS). Tidak semua spesimen yang potsitif kita krimkan  tetapi yang masuk dalam kriteria saja. Dari 310 sampel yang kami kirimkan pertama pada bulan april itu hasilnya tadi malam diinfokan oleh Balitbangkes bahwa dari 310 sampel spesimen tersebut terdapat 3 diantaranya yang mengalami mutasi varian delta,” ujar dr. Hermi.

“Untuk tiga sampel tersebut berasal dari pasien di Kota Kupang. Diantaranya seorang anak berusia 12 tahun, lansia berusia 70 tahun dan orang dewasa berusia 33 tahun. Kami rutin setiap bulan kami kirimkan  sampel sejak bulan april  dari semua sampel per kabupaten yang dicurigai bermutasi. dan memang kalau dilakukan WGS ini prosesnya lama dan minimal dikirim 2 minggu,” tambahnya.

Baca Juga:  Rakor Deteksi Dini dan Preventif Penyakit, Wakil Bupati : Sehat Tanpa Terjangkit Penyakit Menular, Hindari Kematian

dr. Hermi juga menuturkan, diperkirakan akan ada tambahan varian delta dari sampel yang dikirim ke Balitbangkes kemenkes RI mengingat jumlah sampel yang dikirim terhitung april – juli 2021.

“Kira-kira sekarang sudah 500 sampel yang dikirim. Varian delta ini sangat progresif dan cepat penularannya. Itulah mengapa kita sekarang diminta untuk vaksinasi karena vaksin terbukti sangat keliatan sekali manfaatnya. Saat ini di RSUD W.Z. Johannes Kupang terdapat banyak tenagak kesehatan yang terpapar covid 19 namun gejaanya lebih ringan ini artinya manfaat vaksin ini memang sangat membantu menekan gejala covid 19 serta penyembuhan lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT sekaligus Juru Bucara Tim Percepatan Penanganan Covid 19 NTT Dr. Marius Jelamu M.Si mengatakan untuk masyarakat agar jangan panik, namun tetap taat prokes serta taat melaksanakan vaksinasi.

“Kita minta agar masyarakat jangan panik dan juga tetap menjaga protokol kesehatan. Juga saya minta agar tidak mengalami stres bagi para penderita atau pasien yang terpapar. Harus lakukan vaksinasi dengan benar karena vaksni sangat membantu kita meningkatkan kekebalan tubuh terhadap paparan virus,” ujar beliau.

“Kita harapkan masyarakat taat melakukan vaksinasi. Pengalaman saya yang terpapar covid19  dan saya sudah dinyatakan negatif. Gejala sayang saya alami pada saat terpapar itu tidak terlalu berat karena sebelumnya sudah divaksin. dan juga saya melakukan isolasi mandiri dengan benar dan menjaga proses pemulihan dengan baik. Untuk yang terpaparagar  jangan stres berat dan lakukan pemulihan,” tambah Marius.

“Kita berharap target itu seluruh 3,8 juta penduduk NTT harus divaksin namun kita baru menyentuh angka 700ribu. Kita sudah minta pempus untuk tambahan vaksin,” ungkap beliau.
(Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov NTT)

Baca Juga:  Letakan Baru Pertama Gedung Gereja ST. Fransiskus, Wakil Bupati Berharap Memperkokoh Nilai Moral dan Spiritual

Berita Terkait

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026
Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026
Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah
Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis
‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma
Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao
Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia
Wagub NTT dan Bupati Rote Ndao Dorong Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Kacang Lena di Desa Oetefu
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 20:26

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026

Monday, 1 June 2026 - 20:41

Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah

Saturday, 30 May 2026 - 16:34

Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis

Thursday, 28 May 2026 - 14:30

‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma

Tuesday, 26 May 2026 - 14:07

Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao

Tuesday, 26 May 2026 - 09:23

Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia

Sunday, 24 May 2026 - 14:33

Wagub NTT dan Bupati Rote Ndao Dorong Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Kacang Lena di Desa Oetefu

Wednesday, 20 May 2026 - 11:55

Tak Hanya Bangun Kawasan, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Ikut Bangun Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru