Anggota DPR RI Ansy Lema Serahkan Traktor Roda Empat Dan Belasan Alsintan Kepada Petani Di Kabupaten Lembata

Wednesday, 14 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – LEMBATA
Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI perjuangan Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si berhasil mewujudkan aspirasi dan harapan petani di Kabupaten Lembata.

Melalui perjuangannya di Senayan, politisi yang akrab dipanggil Ansy Lema itu memberikan bantuan Satu Unit Traktor Roda Empat dan 10 Unit Handsprayer untuk mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Lembata.

Alsintan jenis prapanen yang tiba di Kabupaten Lembata tersebut diserahterimakan kepada para kelompok tani penerima di halaman Kantor Dinas Pertanian, Kota Lewoleba, Rabu (14/9/2022).

“Hari ini saya bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan alsintan Satu Unit Traktor Roda Empat dan 10 Unit Handsprayer kepada 11 poktan di Lembata. Alsintan jenis pra panen ini merupakan perjuangan saya di Senayan untuk membantu petani di Lembata,” papar Ansy Lema di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Lembata Kanisius Tuaq, SP mewakili Ansy Lema kepada perwakilan kelompok penerima disaksikan Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Lembata yang sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lembata Sebastianus Muri, Sekertaris DPC PDI Perjuangan Yeremias Huraq dan Wakil Sekretaris Intenal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lembata Yohanes Berchamans Bruno Tolok.

Perjuangkan Aspirasi Petani Lembata

Mengawali sambutan penyerahan alsintan, Ansy mengucapkan selamat dan profisiat kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Lembata atas kesuksesan pembukaan dan penyelenggaran Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI di Kabupaten Lembata. Menurutnya, Lembata sedang dan akan mampu tampil sebagai tuan rumah turnamen olahraga terbesar di NTT.

“Semoga penyelenggaraan Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI berjalan lancar dan mampu memunculkan talenta hebat pesepakbola dari NTT di kancah nasional, bahkan internasional,” kata Ansy.

Menurut Ansy, Kabupaten Lembata memiliki potensi perkebunan, perikanan tangkap dan budidaya, serta pertanian lahan kering dan basah yang sangat besar. Potensi pertanian lahan kering di Lembata harus dimaksimalkan.

Namun, Ansy mengaku sering mendengar para nelayan, peternak dan petani di Lembata mengeluhkan ketiadaan teknologi perikanan, pertanian, dan peternakan untuk memudahkan kerja pemberdayaan. Karena itu ia segera memperjuangkan aspirasi masyarakat Lembata dalam rapat di Senayan.

“Melalui media sosial dan aspirasi langsung, saya sering mendapat aspirasi dan masukan mengenai dukungan alsintan kepada petani di Lembata. Saya kemudian melanjutkan aspirasi tersebut kepada Mitra Komisi IV, yang didalamnya termasuk Kementerian Pertanian. Hari ini para petani Lembata mendapatkan bantuan alsintan,” sambung Ansy.

Ansy menjelaskan bahwa bantuan alsintan pra panen juga merupakan apresiasinya kepada mantan Bupati Lembata Dr Thomas Langoday yang datang menemuinya untuk meminta dukungan bagi pembangunan pertanian di Lembata. Bukti konkrit kerja cepat, inisiatif, sikap proaktif Bupati Lembata harus ditanggapi dengan kerja nyata.

Baca Juga:  Direktur PDAM : Dirgahayu Rote Ndao Ke - 22, Menuju Indonesia Emas

Ansy menegaskan, fokus perhatian dan porsi kerja untuk Daerah Pemilihan (Dapil) tentu harus tetap diprioritaskan, tapi tidak boleh menghambat pelayanan aspirasi masyarakat dari wilayah lainnya di NTT. Sebagai putra asli NTT, dirinya harus berpikir lebih terbuka, bukan hanya membantu Dapilnya, namun harus memberikan perhatian dan kepedulian untuk seluruh NTT.

“Saya tidak boleh menutup mata dan telinga terhadap aspirasi dari luar Dapil karena saya adalah wakil rakyat untuk seluruh NTT. Kita adalah satu keluarga Flobamorata sehingga harus saling tolong-menolong, bergotong-royong untuk membangun pertanian di NTT. Mayoritas masyarakat NTT bertani sehingga kunci pembangunan NTT adalah bersinergi membangun sektor pertanian. Fokus dan prioritas tentu tetap ke Dapil,” tegas Anggota DPR RI dari dapil NTT II itu.

Dukung Pertanian Lahan Kering

Tidak hanya membantu petani Lembata, sejak berada di DPR RI, Ansy telah sukses memperjuangkan ribuan alsintan pra dan pasca panen bagi petani di seluruh NTT. Berbagai bantuan alsintan tersebut bertujuan mendukung pembangunan pertanian di NTT. Apalagi NTT memiliki karakter pertanian lahan kering yang harus didukung oleh alsintan dan berbagai inovasi untuk memacu produktivitas pangan.

“Ketika turun menjumpai petani, mereka mengeluh tidak berdaya karena hanya menggunakan tenaga manual. Maka para petani harus didukung oleh teknologi pertanian berupa alsintan. Karena penggunaan alsintan menghemat waktu dan tenaga petani. Selain memudahkan pekerjaan, dukungan alsintan memotivasi petani agar semakin meningkatkan produktivitas pangan,” kata Ansy.

Ansy menginformasikan bahwa pada Tahun Anggaran 2022 ini ia juga memberikan paket bantuan lain kepada petani di Lembata. Diantaranya, bekerja sama Ditjen PSP Kementan dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Ansy memberikan bantuan 1 paket Unit Pengolah Pupuk Organik sebesar 200 juta dan bantuan ternak kambing untuk 2 kelompok (per kelompok 25 ekor).

Akhirnya, Ansy meminta kelompok tani penerima bantuan memelihara dengan baik alsintan yang dimiliki. Alsintan dititipkan oleh negara untuk dijaga dan dirawat agar tahan lama. Perawatan yang baik membuat tidak mudah rusak.

“Saya minta poktan penerima bantuan harus memanfaatkan alsintan yang dibagikan dengan penuh tanggung jawab. Jaga, rawat dan gunakan alsintan sebaik-baiknya. Jangan sampai alsintan hanya jadi barang pajangan. Ketika ada tanda-tanda kerusakan maka poktan harus segera memperbaiki alsintan tersebut,” tutupnya.(***)

Baca Juga:  Sudah Booking Tiket, Pasien Gawat Rujukan RSUD Ba'a di Tolak Kapal Bahari Expres

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI perjuangan Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si berhasil mewujudkan aspirasi dan harapan petani di Kabupaten Lembata.

Melalui perjuangannya di Senayan, politisi yang akrab dipanggil Ansy Lema itu memberikan bantuan Satu Unit Traktor Roda Empat dan 10 Unit Handsprayer untuk mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Lembata.

Alsintan jenis prapanen yang tiba di Kabupaten Lembata tersebut diserahterimakan kepada para kelompok tani penerima di halaman Kantor Dinas Pertanian, Kota Lewoleba, Rabu (14/9/2022).

“Hari ini saya bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan alsintan Satu Unit Traktor Roda Empat dan 10 Unit Handsprayer kepada 11 poktan di Lembata. Alsintan jenis pra panen ini merupakan perjuangan saya di Senayan untuk membantu petani di Lembata,” papar Ansy Lema di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Lembata Kanisius Tuaq, SP mewakili Ansy Lema kepada perwakilan kelompok penerima disaksikan Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Lembata yang sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lembata Sebastianus Muri, Sekertaris DPC PDI Perjuangan Yeremias Huraq dan Wakil Sekretaris Intenal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lembata Yohanes Berchamans Bruno Tolok.

Perjuangkan Aspirasi Petani Lembata

Mengawali sambutan penyerahan alsintan, Ansy mengucapkan selamat dan profisiat kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Lembata atas kesuksesan pembukaan dan penyelenggaran Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI di Kabupaten Lembata. Menurutnya, Lembata sedang dan akan mampu tampil sebagai tuan rumah turnamen olahraga terbesar di NTT.

“Semoga penyelenggaraan Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI berjalan lancar dan mampu memunculkan talenta hebat pesepakbola dari NTT di kancah nasional, bahkan internasional,” kata Ansy.

Menurut Ansy, Kabupaten Lembata memiliki potensi perkebunan, perikanan tangkap dan budidaya, serta pertanian lahan kering dan basah yang sangat besar. Potensi pertanian lahan kering di Lembata harus dimaksimalkan.

Namun, Ansy mengaku sering mendengar para nelayan, peternak dan petani di Lembata mengeluhkan ketiadaan teknologi perikanan, pertanian, dan peternakan untuk memudahkan kerja pemberdayaan. Karena itu ia segera memperjuangkan aspirasi masyarakat Lembata dalam rapat di Senayan.

“Melalui media sosial dan aspirasi langsung, saya sering mendapat aspirasi dan masukan mengenai dukungan alsintan kepada petani di Lembata. Saya kemudian melanjutkan aspirasi tersebut kepada Mitra Komisi IV, yang didalamnya termasuk Kementerian Pertanian. Hari ini para petani Lembata mendapatkan bantuan alsintan,” sambung Ansy.

Ansy menjelaskan bahwa bantuan alsintan pra panen juga merupakan apresiasinya kepada mantan Bupati Lembata Dr Thomas Langoday yang datang menemuinya untuk meminta dukungan bagi pembangunan pertanian di Lembata. Bukti konkrit kerja cepat, inisiatif, sikap proaktif Bupati Lembata harus ditanggapi dengan kerja nyata.

Baca Juga:  Penetapan Mus Frans Sebagai Tersangka Sah, Terancam 6 Tahun Penjara

Ansy menegaskan, fokus perhatian dan porsi kerja untuk Daerah Pemilihan (Dapil) tentu harus tetap diprioritaskan, tapi tidak boleh menghambat pelayanan aspirasi masyarakat dari wilayah lainnya di NTT. Sebagai putra asli NTT, dirinya harus berpikir lebih terbuka, bukan hanya membantu Dapilnya, namun harus memberikan perhatian dan kepedulian untuk seluruh NTT.

“Saya tidak boleh menutup mata dan telinga terhadap aspirasi dari luar Dapil karena saya adalah wakil rakyat untuk seluruh NTT. Kita adalah satu keluarga Flobamorata sehingga harus saling tolong-menolong, bergotong-royong untuk membangun pertanian di NTT. Mayoritas masyarakat NTT bertani sehingga kunci pembangunan NTT adalah bersinergi membangun sektor pertanian. Fokus dan prioritas tentu tetap ke Dapil,” tegas Anggota DPR RI dari dapil NTT II itu.

Dukung Pertanian Lahan Kering

Tidak hanya membantu petani Lembata, sejak berada di DPR RI, Ansy telah sukses memperjuangkan ribuan alsintan pra dan pasca panen bagi petani di seluruh NTT. Berbagai bantuan alsintan tersebut bertujuan mendukung pembangunan pertanian di NTT. Apalagi NTT memiliki karakter pertanian lahan kering yang harus didukung oleh alsintan dan berbagai inovasi untuk memacu produktivitas pangan.

“Ketika turun menjumpai petani, mereka mengeluh tidak berdaya karena hanya menggunakan tenaga manual. Maka para petani harus didukung oleh teknologi pertanian berupa alsintan. Karena penggunaan alsintan menghemat waktu dan tenaga petani. Selain memudahkan pekerjaan, dukungan alsintan memotivasi petani agar semakin meningkatkan produktivitas pangan,” kata Ansy.

Ansy menginformasikan bahwa pada Tahun Anggaran 2022 ini ia juga memberikan paket bantuan lain kepada petani di Lembata. Diantaranya, bekerja sama Ditjen PSP Kementan dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Ansy memberikan bantuan 1 paket Unit Pengolah Pupuk Organik sebesar 200 juta dan bantuan ternak kambing untuk 2 kelompok (per kelompok 25 ekor).

Akhirnya, Ansy meminta kelompok tani penerima bantuan memelihara dengan baik alsintan yang dimiliki. Alsintan dititipkan oleh negara untuk dijaga dan dirawat agar tahan lama. Perawatan yang baik membuat tidak mudah rusak.

“Saya minta poktan penerima bantuan harus memanfaatkan alsintan yang dibagikan dengan penuh tanggung jawab. Jaga, rawat dan gunakan alsintan sebaik-baiknya. Jangan sampai alsintan hanya jadi barang pajangan. Ketika ada tanda-tanda kerusakan maka poktan harus segera memperbaiki alsintan tersebut,” tutupnya.(***)

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis, Rote Ndao dan UKSW Fokus Pendidikan, UMKM, hingga Pariwisata
Beban Gaji PPPK Rp112 Miliar, Bupati Rote Ndao Desak Solusi UU HKPD
Apresiasi untuk Insan Pers, Gubernur NTT : Pers Sehat, Bangsa Kuat
Bupati Temui Direktur EBT PLN, Bahas Dukungan Pembangunan Listrik Berbasis Energi Terbarukan
Pertamina Siap Lakukan Survei Awal Rencana Pembangunan Jobber BBM di Rote Ndao
Di Pos Operasi Lilin Turangga Bupati Zoom Meeting Bersama Menko Polkam, Amankan Malam Pergantian Tahun 2026
Kabar Baik, UCB Jadi Kampus Pertama di NTT, Miliki Izin Fakultas Kedokteran
Mantapkan Langkah Jadi Daerah Energi Bersih, Bupati Rote Ndao Hadiri Rapat di Kementerian ESDM
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 20:07

Kolaborasi Strategis, Rote Ndao dan UKSW Fokus Pendidikan, UMKM, hingga Pariwisata

Wednesday, 18 March 2026 - 15:13

Beban Gaji PPPK Rp112 Miliar, Bupati Rote Ndao Desak Solusi UU HKPD

Monday, 9 February 2026 - 17:10

Apresiasi untuk Insan Pers, Gubernur NTT : Pers Sehat, Bangsa Kuat

Wednesday, 4 February 2026 - 20:27

Bupati Temui Direktur EBT PLN, Bahas Dukungan Pembangunan Listrik Berbasis Energi Terbarukan

Wednesday, 28 January 2026 - 08:19

Pertamina Siap Lakukan Survei Awal Rencana Pembangunan Jobber BBM di Rote Ndao

Wednesday, 31 December 2025 - 23:23

Di Pos Operasi Lilin Turangga Bupati Zoom Meeting Bersama Menko Polkam, Amankan Malam Pergantian Tahun 2026

Friday, 12 December 2025 - 21:13

Kabar Baik, UCB Jadi Kampus Pertama di NTT, Miliki Izin Fakultas Kedokteran

Friday, 5 December 2025 - 09:35

Mantapkan Langkah Jadi Daerah Energi Bersih, Bupati Rote Ndao Hadiri Rapat di Kementerian ESDM

Berita Terbaru