Haji Darwis Bantu Bangun Gereja Di Rote Ndao

Avatar photo

Sunday, 28 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Sebuah momen luar biasa terbingkai indah di Rote Ndao. Persisnya di Dusun Batuleli, Desa Lidamanu Kecamatan Rote Tengah. Ada sebuah jemaat kecil yang terkendala membangun gedung rumah ibadah (gereja) baru, langsung dibantu seseorang tanpa pamrih.

Menariknya, penyumbang ini, bukan seiman dengan mereka. Malah sebagai seorang tokoh bagi umat Muslim, di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebagai seorang Haji, yang berdomisili di Kupang.

Namanya, juga tak asing di kalangan umat Muslim. Namun, bagi jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Solideo Batuleli, tetap baru mengenalnya, sebagai sosok yang murah hati. Pasalnya, sang donatur ini, langsung tergerak hati untuk membantu jemaat tersebut, hanya karena mendapat khabar tentang kendala yang sedang dihadapi.

Dialah Haji Mohammad Darwis. Sosok yang rela mengambil separuh dari berkatnya untuk diberikan kepada umat yang tidak seiman denganya. Dari Islam ke Kristen, Haji Darwis, langsung menenun warna indah tentang solidaritas antar umat beragama dengan menyumbangkan sejumlah material bahan bangunan.

“Serasa ini sangat mustahil bagi kami. Tetapi begitulah cara Tuhan berperkara. Yang tidak mungkin bagi kami, dibuatNYA menjadi sangat mungkin,” kata Gembala Jemaat GSJA Solideo Batuleli, Desa Lidamanu Kecamatan Rote Tengah, Deldi John Ndaumanu, dalam press rilis yang diterima, Minggu (28/11/2021)

Menurutnya, hari ini, Minggu (28/11/2021) seluruh jemaatnya merasa sangat bersyukur. Sebab, tanpa diduga, ada bantuan yang dikirim kepada mereka. Bantuan/sumbangan ini diberikan oleh seorang tokoh, yang sebelumnya belum saling kenal.

Walau demikian, dirinya tetap meyakini dan menyadari adanya campur tangan Tuhan dalam pergumulan jemaatnya sejak tahun 2019 lalu. Dimana mereka sudah bersepakat untuk membangun gedung gereja yang baru, dengan biaya pembangunanya dibebankan ke masing-masing jemaat senilai Rp. 1.000.000 per KK, yang jumlahlah hanya 8 KK.

“Kami yakini, bahwa ini terjadi karena ada campur Tuhan. Sebab, walau kami tak mengenal pak Haji Darwis, tetapi beliau ‘digerakan’ untuk mau berbagi berkat dengan kami. Dan ini merupakan suatu hal yang luar biasa, yang Tuhan nyatakan melalui pak Haji Darwis, kepada kami sebagai umat Kristiani,” kata Deldi, dalam rilisnya.

Dikatakan, dibangun gedung gereja baru, lantaran gedung lama sudah mulai retak pada bagian tembok dan lantai. Ini lantaran, kondisi tanah tempat berdirinya gedung lama, tidak mendukung, sehingga dicari lokasi baru untuk dibangun.

Dengan proses pembangunanya, masih kata Deldi, dimulai pada tahun 2019. Kemudian di tahun 2020, dari persepuluhan jemaatnya, mereka hanya bisa membangun fondasi gedung, kemudian terkendala, akibat tak cukup biaya dimasa pandemi Covid-19.

“Kami sepakat untuk mencari lokasi lain untuk  membangun gedung baru gedung dengan biaya  pembangunan oleh masing-masing Kepala Keluarga (KK) dibebankan biaya senilai Rp. 1.000.000. Namun, dalam perjalananya, mulai mewabah virus Covid-19, dan berdampak pada penghasilan jemaat yang rata-rata berprofesi sebagai petani,” ungkap Deldi.

“Walau demikian, kami masih terus berusaha agar bisa melanjutkan pembangunanya. Sehingga pada pertengahan tahun ini, sekitar bulan Juli, kemudian kami kembali bersepakat untuk melanjutkan, walau belum memiliki dana yang cukup,” ungkapnya lagi.

Dengan sejumlah kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan tersebut, diakuinya sebagai pergumulan. Mereka tak putus harapan untuk membangun rumah ibadahnya, karena terus berupaya dengan usaha dan tetap menyakini kebesaran Tuhan.

“Dan kami terus membawakan hal itu sebagai pergumulan kami. Karena kami percaya, Tuhan sanggup dengan kuasanya yang maha besar, sanggup dan mampu membuka jalan bagi kami,” yakinya.

“Akhirnya, pada hari Kamis (24/11) lalu, ada seorang anak Tuhan, menelpon saya. Katanya, ada seorang Haji mau membantu kami untuk menbangun gereja. Bantunya berupa material, yang akan dikirim langsung dari Kupang,” sambungnya dengan mengungkapkan responya.

“Saya sedikit terkejut, bukan karena tidak yakin, tapi ini tentang seorang Haji, dan pasti bukan beragama Kristen. Dan saya hanya bilang ‘Puji Tuhan’, dan merasa sangat bersyukur,” tambah Deldi.

“Sebab, untuk pak Haji Darwis, secara pribadi saya betul-betul belum pernah kenal beliau. Tetapi mungkin ada orang lain di sekitar kami yang sudah lebih dulu mengenal beliau dan merasa peduli dengan kami. Sehingga kondisi ini bisa sampai diketahui oleh Pak Haji Darwis,” tambahnya lagi.

Deldi, juga mengatakan, bantuan yang disumbangkan oleh Haji Darwis, sudah diterima. Bantuan berupa, Besi 12 mm 30 staf, Besi 8 mm 20 staf, Terpal air 1 bh, Argo 1 bh, Paku 5 kg, Sekop 2 bh, Kawat ikat 5 kg dan dan Semen 20 sak, diserahkan oleh Haji Pua Djendo, sebagai utusan dari Haji Darwis. Dan penyerahan itu, dilakukan secara simbolis persis di lokasi pembangunan gedung gereja yang baru.

“Kami bersyukur dan berterima kasih untuk hal yang luar biasa ini. Karena betul-betul terjadi diluar dugaan, disaat kami sangat membutuhkan, pak Haji Darwis, memberi bantuan,” ungkapnya.

“Kami juga rindu untuk menyampaikan rasa terima kami secara langsung kepada pak Haji Darwis. Tetapi karena beliau ada di Kupang, sehingga kami akan menyampaikan lewat telepon, sebelum bertemu langsung,” sambungnya.

“Selanjutnya, kami hanya bisa mendoakan Pak Haji Darwis. Kiranya beliau dan keluarganya terus dilimpahkan berkat Tuhan. Apa saja yang dilakukan, dianugerahi berkat kesuksesan,” tambah Deldi.(Nasa/Tim)

Baca Juga: Empat Desa di Rote Ndao terima Bingkisan seroja dari Kodim 1627
Baca Juga: Sekda Tegaskan Hibah Mobil ke Kejari Rote Ndao Sudah Sesuai Aturan
Baca Juga: Pemerintah Desa Nusak Dale Menyampaikan Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

Berita Terkait

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026
Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai
Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang
Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka
Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama
Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas
Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak
471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 19:15

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026

Thursday, 23 July 2026 - 22:19

Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai

Tuesday, 21 July 2026 - 20:26

Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang

Friday, 17 July 2026 - 16:41

Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka

Friday, 17 July 2026 - 16:03

Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama

Tuesday, 7 July 2026 - 20:49

Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas

Monday, 29 June 2026 - 22:21

Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak

Saturday, 27 June 2026 - 09:08

471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan

Berita Terbaru