Ketua MPR RI Dukung Pembangunan Kampus Universitas Terbuka di Ibu Kota Nusantara Kalimantan Timur

Avatar photo

Thursday, 23 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL – Ketua MPR RI sekaligus Dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Terbuka Bambang Soesatyo mendukung langkah Universitas Terbuka membangun kampus Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ UT) di Ibu Kota Nusantara, di Kalimantan Timur. Sebagai bentuk dukungan terhadap langkah Presiden Joko Widodo yang sedang menggencarkan pembangunan di Ibu Kota Nusantara.

“UT merencanakan membangun Kampus UPBJJ UT di IKN diatas lahan seluas 25 hektar. Dengan hadirnya UT di IKN, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar dalam menempuh pendidikan tinggi,” ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan Peluncuran Buku ‘PPHN Tanpa Amandemen’, di Universitas Terbuka Convention Center, Tangerang Selatan, Selasa (21/3/23).

Turut hadir antara lain, Anggota DPR RI Darul Siska, Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI Ulla Nuchrawaty, Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojat, Ketua Mahkamah Konstitusi RI Periode 2013-2015 Prof. Dr. Hamdan Zoelva, Ketua Dewan Pakar Brain Society Center Prof. Dr. Didin S. Damanhuri, Pakar Hukum Tata Negara Dr. Andi Irmanputra Sidin, serta Kepala Perpustakaan Nasional Ofy Sofiana. Hadir pula secara virtual para mahasiswa Universitas Terbuka dari berbagai wilayah Indonesia serta dari 45 negara dunia.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selama 38 tahun perjalanannya, UT telah banyak menorehkan prestasi. Misalnya, mendapatkan Certificate of Quality dari International Council for Open and Distance Education (ICDE) atau Dewan Pendidikan Jarak Jauh Internasional yang berpusat di Oslo, Norwegia. Sekaligus menjadi satu-satunya perguruan tinggi jarak jauh di Asia yang setiap tiga tahun mengundang ICDE untuk melakukan Quality Review. Tujuannya memastikan UT telah menerapkan standar terbaik yang diterapkan oleh perguruan tinggi jarak jauh di dunia.

Baca Juga:  Dirjen Sekolah Dasar Sosialisasikan "Program Kejar Mutu" Untuk 10 Sekolah Di Rote Ndao

“Buah dari upaya ini adalah UT dipandang sebagai salah satu perguruan tinggi jarak jauh terbaik di dunia, sehingga dijadikan tempat studi banding dan percontohan. Tidak heran jika mahasiswanya selalu meningkat setiap tahun. Dari sekitar 40 ribu mahasiswa di setiap semester, menjadi sekitar 144 ribu pada penerimaan mahasiswa baru 2022/2023. Jumlah total mahasiswa UT saat ini tercatat sekitar 340 ribu, ditargetkan segera mencapai 500 ribuan, serta meningkat terus hingga 1 juta mahasiswa. Sehingga kualitas SDM Indonesia semakin berkualitas dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini juga mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memperbanyak alokasi beasiswa bagi berbagai kalangan masyarakat. Khususnya bagi yang kurang mampu, agar bisa menempuh pendidikan di UT, terutama di kampus UT yang nanti akan berada di IKN. Mengingat konsep pemerataan pendidikan tinggi yang diusung UT berupaya ‘menjangkau yang tidak terjangkau’ serta berkuliah tanpa terkendala jarak dan waktu. Sehingga para mahasiswa bisa kuliah dengan nyaman, tanpa perlu meninggalkan pekerjaannya.

“Dengan demikian bisa berkontribusi dalam menaikan Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK-PT). Mengingat menurut Badan Pusat Statistik (BPS), APK-PT yang menggambarkan jumlah masyarakat yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi, pada tahun 2020 baru sekitar 30,85 persen. Tertinggal dibanding Malaysia yang mencapai 50 persen dan Singapura yang lebih dari 70 persen. BPS juga melaporkan, dari sekitar 138 juta angkatan kerja pada 2020, hanya sekitar 10-12 persen yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Fakta lain, setiap tahun, dari sekitar 3,7 juta lulusan SMA dan sekolah sederajat, sekitar 1,9 juta orang diantaranya tidak melanjutkan kuliah,” pungkas Bamsoet. (***)

Baca Juga:  Sebelum Gantung Diri, Anggota Kodim 1627/Rote Ndao, Minta Pacarnya Cari Lokasi, Ini Kronologis

Berita Terkait

Bupati Paul Henuk Apresiasi PIP Aspirasi DPR RI Untuk 142 Sekolah di Rote Ndao
Menteri PU Tinjau Irigasi Kapasiok, Usulan Strategis Bupati Rote Ndao Langsung Ditindaklanjuti
Usulan Bupati Rote Ndao Direspons Wakil Presiden, Fasilitas Nelayan Akan Diperkuat
Wapres Gibran Tinjau Sentra Garam Rote Ndao, Dorong Swasembada dan Hilirisasi Kelautan
Kunjungan Wakil Presiden, Kades Papela Mengadu Banjir Rob Terjang Fasilitas Vital
Kunjungan Bersejarah Wakil Presiden RI Disambut Haru Warga Papela
Harkitnas ke-118 Wakil Bupati Rote Ndao Ajak Warga Jaga Tunas Bangsa
Simak, Dari Kupang, Bupati Bawa Kabar Baik untuk Guru dan Sekolah di Rote Ndao
Tag :

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 20:08

Bupati Paul Henuk Apresiasi PIP Aspirasi DPR RI Untuk 142 Sekolah di Rote Ndao

Saturday, 30 May 2026 - 19:30

Menteri PU Tinjau Irigasi Kapasiok, Usulan Strategis Bupati Rote Ndao Langsung Ditindaklanjuti

Friday, 22 May 2026 - 18:59

Usulan Bupati Rote Ndao Direspons Wakil Presiden, Fasilitas Nelayan Akan Diperkuat

Friday, 22 May 2026 - 17:56

Wapres Gibran Tinjau Sentra Garam Rote Ndao, Dorong Swasembada dan Hilirisasi Kelautan

Friday, 22 May 2026 - 12:12

Kunjungan Wakil Presiden, Kades Papela Mengadu Banjir Rob Terjang Fasilitas Vital

Friday, 22 May 2026 - 11:50

Kunjungan Bersejarah Wakil Presiden RI Disambut Haru Warga Papela

Wednesday, 20 May 2026 - 11:31

Harkitnas ke-118 Wakil Bupati Rote Ndao Ajak Warga Jaga Tunas Bangsa

Tuesday, 5 May 2026 - 06:13

Simak, Dari Kupang, Bupati Bawa Kabar Baik untuk Guru dan Sekolah di Rote Ndao

Berita Terbaru