SINDONTT.COM – KUPANG
Penghargaan Pos Kupang Award (PK Award) yang diraih Kabupaten Rote Ndao bukan sekadar simbol prestasi pemerintah daerah, melainkan wujud pengakuan atas keteguhan hati dan kebersamaan masyarakat di Pulau Paling Selatan Indonesia.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dengan penuh rasa syukur mempersembahkan penghargaan tersebut kepada seluruh masyarakat Rote Ndao, khususnya para pemilik lahan yang telah membuka jalan bagi terwujudnya Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN).
Kabupaten Rote Ndao menerima Pos Kupang Award kategori Pioneer Kawasan Sentra Industri Garam Nasional dalam ajang penghargaan yang digelar di Hotel Aston Kupang, Selasa (16/12/2025)
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Dion DB Putra, kepada Bupati Paulus Henuk.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras pemerintah daerah yang berjalan seiring dengan dukungan masyarakat, selama kurang lebih sembilan hingga sepuluh bulan sejak dirinya dilantik sebagai Bupati oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengenang kembali momen awal saat Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan ke Rote Ndao pada 3 Juni 2025 untuk kick-off program K-SIGN. Saat itu, pemerintah daerah belum sepenuhnya memiliki dokumen pendukung pembangunan kawasan.
“Namun dengan komitmen yang kuat dan komunikasi intensif bersama masyarakat pemilik lahan, dalam waktu sekitar dua minggu kami mampu menyiapkan lahan seluas kurang lebih 1.500 hektar,” ungkap Bupati Paulus dengan lugas.
Kini, pembangunan K-SIGN di Rote Ndao telah berjalan di atas lahan sekitar 1.000 hektar. Ke depan, pada tahun 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) direncanakan kembali mengembangkan kawasan seluas 1.500 hektar. Tak hanya itu, sektor swasta juga siap mengembangkan kawasan industri garam hingga 10.000 hektar.
Secara keseluruhan, kawasan K-SIGN di Rote Ndao direncanakan mencapai luas sekitar 13.800 hektar. Proyek ambisius ini pun telah resmi ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Penetapan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2 Desember 2025 dan diumumkan dalam Berita Negara pada 12 Desember 2025.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Paulus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, yang sejak pelantikan kepala daerah pada Maret 2025 aktif mengajak para bupati dan wali kota se-NTT melakukan roadshow ke berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian KKP, guna mempercepat pembangunan daerah.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Rote Ndao, terutama para pemilik lahan serta semua pihak yang telah mendukung terwujudnya kawasan sentra industri garam nasional di daerah kami,” tegasnya.
Bupati Paulus juga mendoakan Pos Kupang agar terus menjadi media yang bertumbuh dan memberi dampak positif bagi NTT.
“Kami doakan semoga Pos Kupang sukses selalu dan menjadi transformasi berkelanjutan di NTT. Dengan ini saya mengatakan, ayo bangun Rote Ndao, ayo bangun NTT, ayo bangun Indonesia,” pungkasnya.(tim/nasa)






