ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Sebanyak enam hektare lahan sawah milik petani di Desa Matasio kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, terdampak pencemaran air laut akibat kebocoran pipa penyalur air laut menuju lokasi tambak garam
Persoalan tersebut dibahas dalam dialog lapangan yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Denison Moy, Asisten II Setda Rote Ndao Anton Banepa, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Nixon Baluk, jajaran penyuluh pertanian, PT Nindya Karya (NK), serta para petani terdampak, Kamis (24/9/2026)
Hasil pengamatan dan diskusi di lapangan menunjukkan seluruh tanaman pada lahan seluas enam hektare tersebut mengalami gagal tumbuh atau gagal panen
Nindya Karya Siap Berikan Kompensasi
Dalam pertemuan itu, PT NK menyatakan kesiapannya memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami petani
Untuk menentukan besaran kompensasi, Dinas Pertanian Rote Ndao akan melakukan perhitungan kerugian per hektare
Hasil perhitungan tersebut akan menjadi acuan bagi PT NK dalam melakukan pembayaran sesuai dengan luas petak sawah yang terdampak
Perhitungan kerugian tersebut ditargetkan selesai paling lambat Senin (28/9/2026)
Pembayaran kompensasi disepakati dilakukan secara bertahap mulai minggu pertama Oktober hingga minggu kedua November 2026
Selain kompensasi, PT NK juga akan melakukan penanganan lanjutan terhadap lahan sawah, saluran air, dan drainase yang berkaitan dengan enam hektare lahan terdampak dan wilayah sekitarnya
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi pada musim tanam berikutnya
Dinas Pertanian Bantu Benih Kepada Petani
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan stimulan berupa benih kepada petani terdampak
Benih tersebut akan digunakan untuk uji coba penanaman pada masing-masing petak sawah. Uji coba ini dilakukan untuk memastikan kondisi lahan telah siap kembali ditanami
Untuk musim tanam berikutnya pada November – Desember 2026, petani terdampak juga akan mendapatkan bantuan benih dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pertanian

Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Denison Moy mengatakan dialog tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang dialami petani, sekaligus memastikan keberlanjutan lahan pertanian masyarakat
Penyelesaian dilakukan melalui perhitungan kerugian yang jelas, pemberian kompensasi, serta pemulihan kondisi lahan dan saluran air agar petani dapat kembali berproduksi (**)

















