Nindya Karya Tak Lepas Tangan, Siapkan Kompensasi Bagi Petani Terdampak Proyek K-SIGN

Avatar photo

Saturday, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Eko

Foto : Eko

ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Sebanyak enam hektare lahan sawah milik petani di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, terdampak pencemaran air laut akibat kebocoran pipa penyalur air laut menuju lokasi tambak garam

Persoalan tersebut dibahas dalam dialog lapangan yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Denison Moy, Asisten II Setda Rote Ndao Anton Banepa, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Nixon Baluk, jajaran penyuluh pertanian, PT Nindya Karya (NK), serta para petani terdampak, Kamis (24/9/2026)

Dalam dialog tersebut, PT Nindya Karya menyatakan tidak akan lepas tangan terhadap dampak yang dialami petani

Wakil Manager PT Nindya Karya untuk proyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Rote Ndao, Eko, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil kajian dari Dinas Pertanian Rote Ndao untuk menentukan besaran kerugian petani

“Pada intinya kami tidak mau merugikan warga. Untuk perhitungan kerugian, kami menunggu rekomendasi dari Dinas Pertanian,” kata Eko saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (25/9/2026)

Menurut Eko, total lahan yang terdampak mencapai enam hektare. Dari luasan tersebut, terdapat sekitar tiga hektare yang kondisinya dinilai sulit diselamatkan, meski masih menunggu perkembangan tanaman hingga masa panen

Eko mengakui kalau PT Nindya Karya menyatakan siap mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan hasil perhitungan dan berita acara yang disepakati bersama

Eko menjelaskan, sejak awal kejadian pihak perusahaan telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian serta memberikan bantuan kepada petani, termasuk penyediaan pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya

“Dari awal kami sudah bersama masyarakat dan Dinas Pertanian. Kami tidak lepas tangan,” ujarnya

Ia mengatakan, apabila hasil kajian pemerintah menunjukkan adanya kerugian yang harus dikompensasi, PT Nindya Karya siap memenuhi kewajiban tersebut

Baca Juga:  Bersama Kementerian Kesehatan, Golkar sukseskan Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Loaholu

Menunggu Perhitungan Kerugian

Dinas Pertanian Rote Ndao akan melakukan perhitungan kerugian berdasarkan luasan lahan dan potensi hasil pertanian yang terdampak

Perhitungan tersebut akan mempertimbangkan hasil produksi serta biaya yang telah dikeluarkan petani, seperti pembelian bibit dan kebutuhan produksi lainnya

Hasil kajian kemudian akan menjadi dasar bagi PT Nindya Karya dalam menentukan nilai kompensasi sesuai luas petak sawah yang terdampak

“Kalau hasilnya sudah ada, dari pihak PT akan menindaklanjuti,” kata Eko

Perhitungan kerugian tersebut ditargetkan rampung paling lambat Senin (28/9/2026)

Sementara pembayaran kompensasi disepakati dilakukan secara bertahap, mulai minggu pertama Oktober hingga minggu kedua November 2026

Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga akan terus mendampingi petani selama proses penanganan dan perhitungan kerugian berlangsung.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan hak-hak petani terdampak tetap diperhatikan sekaligus menjadi penyelesaian atas persoalan kebocoran pipa air laut yang berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat (**)

Berita Terkait

Bawa Nama Rote Ndao di Malaysia, Anggota DPR RI Ajak Wakil Bupati Dukung Talenta Anak Muda
Forum Kemendagri, Bupati Soroti Ketimpangan Kewenangan Pajak Kabupaten dan Provinsi
Puluhan Tahun Menanti, Dua Wilayah di Rote Ndao Segera Nikmati Listrik PLN Tahun Ini
Upacara HUT RI ke-81, KKP Bawa Kabar Besar : Proyek Garam Rote Ndao Berlanjut, Ini Penggerak Ekonomi
Menko Pangan : Dari Rote Ndao, Indonesia Akhiri Ketergantungan Impor Garam
Gubernur NTT : K-SIGN Rote Ndao Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Garam Terbesar, Ini Berkat Ekonomi
Tiga Menteri Tinjau Kawan K-SIGN, Rote Ndao Jadi Beranda Depan Industri Nasional
Dubes RI untuk Australia dan Investor BCI Minerals Tinjau Sentra Garam Nasional Di Rote Ndao

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 13:45

Nindya Karya Tak Lepas Tangan, Siapkan Kompensasi Bagi Petani Terdampak Proyek K-SIGN

Tuesday, 15 September 2026 - 11:18

Bawa Nama Rote Ndao di Malaysia, Anggota DPR RI Ajak Wakil Bupati Dukung Talenta Anak Muda

Friday, 4 September 2026 - 09:18

Forum Kemendagri, Bupati Soroti Ketimpangan Kewenangan Pajak Kabupaten dan Provinsi

Tuesday, 1 September 2026 - 17:01

Puluhan Tahun Menanti, Dua Wilayah di Rote Ndao Segera Nikmati Listrik PLN Tahun Ini

Monday, 17 August 2026 - 10:09

Upacara HUT RI ke-81, KKP Bawa Kabar Besar : Proyek Garam Rote Ndao Berlanjut, Ini Penggerak Ekonomi

Thursday, 30 July 2026 - 16:56

Menko Pangan : Dari Rote Ndao, Indonesia Akhiri Ketergantungan Impor Garam

Thursday, 30 July 2026 - 13:41

Gubernur NTT : K-SIGN Rote Ndao Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Garam Terbesar, Ini Berkat Ekonomi

Thursday, 30 July 2026 - 13:15

Tiga Menteri Tinjau Kawan K-SIGN, Rote Ndao Jadi Beranda Depan Industri Nasional

Berita Terbaru