JAKARTA, SINDONTT.COM – Nama Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat sorotan internasional setelah NIHI Rote masuk dalam daftar 20 Best New Hotels in the World atau 20 hotel baru terbaik di dunia versi majalah National Geographic
Daftar yang diterbitkan pada 2 September 2026 tersebut merupakan bagian dari laporan Best of the World 2026. Untuk pertama kalinya, National Geographic menghadirkan kategori khusus yang merekomendasikan hotel-hotel baru maupun properti yang baru direnovasi di berbagai negara
NIHI Rote tercantum pada urutan ke-10 dalam daftar tersebut. Resor yang berada di Pulau Rote ini menjadi salah satu properti dari Indonesia yang mendapat perhatian dalam rekomendasi perjalanan internasional tersebut

National Geographic menyoroti keunikan NIHI Rote, mulai dari lanskap alam, vila-vila yang luas, fasilitas spa, hingga keberadaan Rote Hospitality Academy yang memberikan pelatihan perhotelan bagi generasi muda setempat.
20 Hotel Baru Terbaik Dunia Versi National Geographic
Dalam daftar Best of the World 2026, National Geographic merekomendasikan 20 hotel baru atau hotel yang baru direnovasi di berbagai negara. Berikut daftar lengkapnya sesuai publikasi yang menjadi rujukan berita ini:
1. Jean-Michel Cousteau Resort – Fiji
2. Koroi Forest Camp – Tanzania
3. Airelles Palladio – Venesia, Italia
4. One&Only Moonlight Basin Big Sky – Montana, Amerika Serikat
5. Harbor House Inn – California, Amerika Serikat
6. Château la Commaraine – Burgundy, Prancis
7. Caiman – Pantanal, Brasil
8. Coral Sands Inn & Cottages – Harbour Island, Bahama
9. Brenners Park-Hotel & Spa – Baden-Baden, Jerman
10. NIHI Rote – Nusa Tenggara Timur, Indonesia
11. Limelight Boulder – Colorado, Amerika Serikat
12. Fairmont Jasper Park Lodge – Alberta, Kanada
13. Hanok Heritage Hotel – Korea Selatan
14. Hoshinoya Nara Prison Hotel – Nara, Jepang
15. Pinnacle Kigali – Rwanda
16. Kitirua Plains Lodge, An A&K Sanctuary – Kenya
17. Hope Lodge at Wildland – Skotlandia
18. Casa Bonavita – Malta
19. Alila Mayakoba – Meksiko
20. Jakes Hotel – Jamaika
Dari 20 properti tersebut, NIHI Rote menjadi nama yang menarik perhatian masyarakat Indonesia karena berada di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Rote yang dikenal dengan pantai, ombak, dan karakter alamnya yang khas.
Pulau Rote Menawarkan Pengalaman Berbeda
NIHI Rote merupakan pengembangan resor mewah yang meneruskan kiprah NIHI Sumba, yang lebih dahulu dibuka pada 2015 di Pulau Sumba, NTT.
Meski berada dalam provinsi yang sama, kedua pulau tersebut menawarkan karakter alam berbeda. Sumba dikenal dengan bentang perbukitan dan alamnya yang liar, sementara Rote memiliki lanskap relatif datar dengan hamparan persawahan

Kawasan NIHI Rote juga ditata dengan jutaan tanaman oleander, bougainvillea, dan palem yang memperkaya suasana lingkungan resor
National Geographic menyoroti keterpencilan Pulau Rote sebagai salah satu daya tarik utama. Lokasinya yang jauh dari pusat keramaian justru memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam dengan lebih tenang
Memiliki 21 Vila, Spa, dan Nammo Beach Club
NIHI Rote menawarkan 21 vila berukuran luas yang menjadi bagian dari konsep penginapan mewah di kawasan pesisir. Resor ini juga dilengkapi fasilitas spa dan Nammo Beach Club
Kombinasi fasilitas tersebut memberikan pilihan pengalaman menginap yang memadukan kenyamanan, relaksasi, dan lingkungan alam Pulau Rote.
Masuknya NIHI Rote dalam daftar National Geographic turut memperkenalkan potensi pariwisata NTT kepada pembaca internasional, khususnya wisatawan yang mencari destinasi dengan pengalaman berbeda dari kawasan wisata yang telah lebih dahulu populer.
Rote Hospitality Academy Jadi Bagian Penting
Selain fasilitas resor, keberadaan Rote Hospitality Academy menjadi salah satu aspek yang disoroti National Geographic.
Akademi pelatihan perhotelan yang didirikan pada 2023 tersebut diperuntukkan bagi generasi muda Rote. Lembaga ini berada di pusat kawasan resor dan menjadi bagian dari pendekatan pengembangan sumber daya manusia lokal.
Melalui pelatihan di bidang hospitality, anak-anak muda setempat mendapatkan kesempatan mempelajari keterampilan yang dibutuhkan dalam industri perhotelan. National Geographic menyebutkan bahwa lulusan akademi tersebut telah bekerja di NIHI Rote.
Keberadaan akademi ini memperlihatkan bahwa pengembangan pariwisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan keterampilan masyarakat dan pembukaan peluang kerja bagi generasi muda di daerah.
Rencana Koneksi Helikopter dengan NIHI Sumba
National Geographic juga menyinggung rencana koneksi helikopter yang akan menghubungkan NIHI Rote dengan NIHI Sumba. Perjalanan udara tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam.
Jika terealisasi, koneksi itu dapat memberikan pilihan perjalanan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kedua resor dalam satu rangkaian liburan
Kedua destinasi tersebut menawarkan pengalaman alam berbeda, sehingga berpotensi menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi lebih dari satu pulau di NTT
Peluang Memperkenalkan Pariwisata Rote Ndao ke Dunia
Masuknya NIHI Rote dalam daftar 20 hotel baru terbaik dunia versi National Geographic menjadi salah satu momentum promosi bagi Pulau Rote
Publikasi internasional tersebut membuka kesempatan untuk memperkenalkan Rote Ndao kepada calon wisatawan dari berbagai negara. Namun, manfaat yang lebih luas bagi daerah tetap membutuhkan dukungan aksesibilitas, infrastruktur, promosi destinasi, serta keterlibatan masyarakat lokal
Selain resor mewah, Rote Ndao juga memiliki potensi wisata pantai, ombak, budaya, dan kehidupan masyarakat yang dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan wisatawan
Dengan kekhasan alam dan perhatian internasional terhadap NIHI Rote, Pulau Rote memiliki kesempatan untuk semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan timur Indonesia (**)


















