Jubir PDIP Tegaskan, Satgas BBM Timbulkan Polemik Baru di Rote Ndao, Ada Solusi Baru

Avatar photo

Thursday, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Dr. Dering Feoh, M.Pd

Foto : Dr. Dering Feoh, M.Pd

ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Kabupaten Rote Ndao menawarkan sejumlah solusi kepada pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang hingga kini menjadi perhatian masyarakat

Selain tawarkan solusi, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan kritik terhadap pembentukan Satuan Tugas (satgas) BBM di Kabupaten Rote Ndao yang dinilai menimbulkan polemik baru

Demikian pandangan umum yang dibacakan Dr. Dering Feoh selaku Juru Bicara (Jubir) Fraksi PDI Perjuangan DPRD Rote Ndao pada Sidang IV DPRD Kabupaten Rote Ndao, Kamis (5/11/2026)

Juru bicara fraksi PDI Perjuangan Dering Feoh menilai persoalan BBM di daerah bukan semata-mata karena kekurangan kuota, tetapi juga berkaitan dengan keterbatasan kapasitas penampungan dan sistem penyaluran

Usulkan Penambahan Agen dan Pengecer BBM

Dr. Dering Feoh menilai kuota BBM untuk Kabupaten Rote Ndao sebenarnya masih mencukupi. Hal itu terlihat dari belum seluruh kuota yang dialokasikan dapat ditebus sehingga sebagian BBM akhirnya dialihkan ke daerah lain

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena kapasitas penampungan di SPBU masih terbatas, sementara penyaluran melalui agen BBM juga dibatasi

Karena itu, pemerintah daerah disarankan mendorong penambahan izin agen dan pengecer sesuai dengan kuota BBM yang tersedia. Dengan demikian, kapasitas penampungan dapat ditingkatkan sehingga seluruh alokasi BBM untuk Rote Ndao bisa terserap

Dering Feoh juga menilai pemerintah tidak perlu terlalu bergantung pada rencana pembangunan Jobber (terminal BBM) di Rote Ndao. Sebab, masyarakat melalui agen, subagen, dan pengecer sebenarnya dapat dilibatkan untuk menampung serta mendistribusikan kuota BBM tersebut.

Pemberian izin baru, menurut Dering harus mempertimbangkan kuota, pemerataan sebaran, dan prinsip keadilan. Masyarakat kecil juga perlu mendapat prioritas melalui pembentukan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga:  Paul Henuk Tegaskan, ini Aturan CSR, Ada Tanggungjawab Sosial Perusahaan

Salah satu skema yang ditawarkan adalah membentuk kelompok UMKM beranggotakan sekitar 10 orang. Modal awal dapat difasilitasi pemerintah daerah atau melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada bank-bank Himbara dengan dukungan pemerintah

Soroti Pembentukan Satgas BBM

Selain persoalan distribusi, Fraksi PDI Perjuangan turut menyoroti maraknya penjualan BBM dengan harga dan takaran yang tidak wajar.

Terkait persoalan tersebut, fraksi ini menilai pemerintah daerah tidak perlu membentuk Satgas BBM yang justru dinilai menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat

Sebagai alternatif, pemerintah diminta memaksimalkan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Pemerintah juga disarankan menyediakan anggaran operasional yang memadai agar OPD terkait dapat melakukan operasi terpadu bersama pihak kepolisian untuk menindak praktik penjualan BBM dengan harga maupun takaran yang tidak sesuai.

Selain itu, kanal pengaduan BBM dinilai dapat dimanfaatkan sebagai sarana menerima laporan masyarakat sehingga tim yang bertugas bisa bergerak lebih efektif dan efisien.

Usulkan Standarisasi Takaran Botol

Persoalan penggunaan botol sebagai alat takar BBM juga menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan

Dikatakan Dering Feoh, Fraksi ini menilai penggunaan botol yang kapasitasnya lebih dari satu liter berpotensi dimanfaatkan sebagai modus untuk mengurangi takaran BBM yang diterima pembeli.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah disarankan menetapkan standar kapasitas botol yang digunakan sebagai takaran, kemudian menyesuaikan harga BBM berdasarkan kapasitas masing-masing botol

Dengan cara tersebut, diharapkan tidak ada lagi ruang bagi praktik penjualan BBM dengan takaran yang tidak wajar.

Dering Feoh Menegaskan menegaskan bahwa berbagai persoalan BBM sebenarnya dapat diatasi melalui solusi yang relatif murah dan efektif, sepanjang pemerintah dan seluruh pihak memiliki kemauan bersama untuk menyelesaikannya.

Baca Juga:  Pengurus Lembaga Adat Leo Modok Dikukuhkan

Terima 10 Ranperda untuk Dibahas

Pada bagian akhir pandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Rote Ndao menyatakan menerima 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Kesepuluh Ranperda tersebut diterima untuk selanjutnya dibahas sesuai tahapan dan mekanisme persidangan DPRD Kabupaten Rote Ndao dalam Sidang IV Tahun 2026 (**)

Berita Terkait

Rote Ndao Belum Bisa Tebus Semua Kuota BBM, Agen Justru Dibatasi
Banyak Proyek Belum Rampung, Wakil Ketua DPRD Desak Dinas PUPR Presentasi di Komisi III
Tekan Rapor Merah Pendidikan, Fraksi GAS DPRD Rote Ndao Minta Pemda Bentuk Sekolah Model
Fraksi PSI DPRD NTT Terbang ke Flores, Bawa Bantuan dan Pesan Haru, Flores Tidak Sendiri
Simson Polin Temukan Ruang Kelas Tak Layak di SMA Siloam Baa, Butuh Perhatian
Tak Sekadar Reses, Anggota DPRD Absalom Langsung Respon Keluhan Warga, Serahkan Bantuan
Tetap Solid, Yosia A. Lau Kembali Pimpin Golkar Rote Ndao Periode ketiga
Kabar Baik, Beasiswa Aspirasi DPR RI jangkau Ribuan Pelajar di Rote Ndao, Ini Tugas Wakil Rakyat

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 16:49

Rote Ndao Belum Bisa Tebus Semua Kuota BBM, Agen Justru Dibatasi

Friday, 6 November 2026 - 14:02

Banyak Proyek Belum Rampung, Wakil Ketua DPRD Desak Dinas PUPR Presentasi di Komisi III

Friday, 6 November 2026 - 11:48

Tekan Rapor Merah Pendidikan, Fraksi GAS DPRD Rote Ndao Minta Pemda Bentuk Sekolah Model

Thursday, 5 November 2026 - 23:33

Jubir PDIP Tegaskan, Satgas BBM Timbulkan Polemik Baru di Rote Ndao, Ada Solusi Baru

Wednesday, 19 August 2026 - 17:05

Fraksi PSI DPRD NTT Terbang ke Flores, Bawa Bantuan dan Pesan Haru, Flores Tidak Sendiri

Friday, 14 August 2026 - 23:10

Simson Polin Temukan Ruang Kelas Tak Layak di SMA Siloam Baa, Butuh Perhatian

Friday, 14 August 2026 - 11:14

Tak Sekadar Reses, Anggota DPRD Absalom Langsung Respon Keluhan Warga, Serahkan Bantuan

Tuesday, 30 June 2026 - 21:05

Tetap Solid, Yosia A. Lau Kembali Pimpin Golkar Rote Ndao Periode ketiga

Berita Terbaru