Soudi Lian Menghasut Massa Benci Bupati Rote Ndao, Segera Lapor Pidana Ke Polda NTT

Avatar photo

Saturday, 26 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.CO – ROTE NDAO
Prof. Yusuf Leonard Henuk, Ph.D (YLH) menilai Drs. Soudi Lian telah menghasut massa (masyarakat Rote Ndao) untuk membenci Bupati Rote Ndao melalui Orasi Bebasnya di Kediaman Yunus Panie di kelurahan Mokdale, Sabtu (26/08/2022) sekitar pukul 11.00 wita

Prof. Yusuf Leonard Henukh memastkan segera melaporkan Soudi Lian dan Yunus Panie

“Ini jelas kami laporkan ke Polda NTT pada hari senin, 28 Agustus 2023, sudah diklarifikasi bahwa kami bertiga tidak hadir, tapi foto kami masih di pasang di tempat umum tanpa ijin,” tegas Prof. Yusuf

“Tanggak 23 Agustus sudah terima undangan dari Antra RI Yunus Panie, dianggap surat sampah, tak Perlu di teruskan atas, tak jelas jadwal acara, siapa pun yang hadir orang bodoh, sudah konfirmasi kami tak bersedia hadir, Karena tujuam tak jelas, dan tak jelas tertib acara, tapi kenapa Soudi Lian masih teriak, berorasi disana, kapasitas dia apa ini jelas menghasut masa untuk membenci Bupati, Ujar Prof. Leonard Henuk Kepada SINDONTT

Seperti diberitakan sebelumnya dengan judul : Debat Terbuka Tanpa Dihadiri Bupati Rote Ndao, Mantan Bupati Dan Prof. YLH, Soudi Lian Orasi Bebas

Debat Terbuka yang di selenggarakan oleh Antra RI antara Drs. Soudi Lian, M.SI (Sekretaris Panitia Asitensi Jakarta untuk Pembentukan Kabupaten Rote Ndao 1997 – 2022) dengan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, mantan Drs. Leonard Haning, MM dan Prof. Yusuf Leonard Henuk, Ph.D (YLH) Gurus Besar Unstar di Kediaman Yunus Panie di Kelurahan Mokdale Kecamatan Lobalain, Sabtu (26/08/2023) sekitar pukul 10.00 Wita tidak terlaksana sesuai dengan harapan yang dinantikan publik

Debat terbuka ini tidak terlaksana karena hanya dihadiri oleh Drs. Soudi Lian, M.SI sementara Bupati Rote Ndao, Mantan Bupati Leonard Haning dan Prof. Yusuf Leonard Henuk, Ph.D tidak mengindahkan undangan dari ANTRA RI (tidak Hadir)

Baca Juga:  Ratusan Anak NTT Mengikuti Audisi Voice Kid's Indonesia Di Kupang.

Dengan ketidak hadiran ketiga orang terpenting tersebut maka Debat terbuka di rubah menjadi orasi/pidato Bebas dari Drs. Soudi Lian, M.SI yang saat ini menjabat sebagai Kordinator Perencanaan Teknis ekonomi dan Investasi Transmigrasi Kementrian Desa Pemabangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia

Dalam Orasinya Drs. Soudi Lian, M.SI menegaskan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, S.E dan suaminya Leonard Haning tidak mengerti tentang sejarah pembentukan Kabupaten Rote Ndao

“Saya ini Sekretaris Panitia Asistensi Jakarta untuk pembentukan Kabupaten Rote Ndao, jadi sebenaranya Kabupaten ini terbentuk pada tanggal 10 April 2002 dengan undang-undang nomor 9 Tahun 2002 yang di undangkan pada tanggal 10 April 2002, dan dinyatakan berlaku saat itu, yang saya heran apakah pemda tidak mengerti sejarah sehingga selama 21 tahun ulang tahun Rote Ndao di rayakan pada tanggal 02 juli, sebenarnya tanggal 02 juli itu tanggal pelantikan Christian Nehemia Dillak sebagai Pj Bupati Rote Ndao, bagaimana mungkin seorang bupati tidak mengerti sejarah kabupaten yang di pimpin,” Tegas Soudi Lian

Setelah 21 tahun rakyat berharap ada kemakmuran tapi kenyataannya masih sangat mengenaskan, Rote Ndao masih di lilit kemiskinana eksrim

“Salah satunya stunting, stunding adalah angka kurang gisi yang menimpa anak-anak dan orang tua, untuk stunting angkanya Rote Ndao tertinggi, sebagian besar sumber daya alam belum terurus, bagaimana mungkin rakyat mau sejahtera, kalau terjadi stunting bagaimana tanggung jawabmu Bupati rote Ndao, melarikan diri kemana, lari dari diskusi ini, rakyat, mencarimu, Apakah bupati Paulina Haning matamu buta terhadap kekayaan di negeri ini baik laut maupun darat, tuhan memberkati negeri ini, bupati kamu salah urus sehingga rakyat menderita kelaparan, Kamu Bupati Tapi Buta tidak mengenal wilayahmu,” Ujarnya

Baca Juga:  Sosialisasi PKPU, KPUD Rote Ndao Minta Parpol Taat Aturan Pemilu 2024

Dikatakan Soudi Lian dirinya bukan orang gila hormat tapi kehadiranya saat ini ingin mempertanyakan apa yang sudah dibuat setelah para pejuang membentuk Rote Ndao menjadi Daerah Otonom

“Tiga bupati sudah, Almarhum Christian Nehemia Dilla tidak perlu kita bahas karena itu masih perintisan, ada lens haning 10 tahun memimpin Rote Ndao ditambah istrinya memimpin 5 tahun, apa yang sudah di lakukan, apa tanggung jawab sejarahmu, tanggung jawab moral, tanggung jawab historis, sekali bung karno katakan jangan melupakan sejarah, kalau kamu melupakan sejarah kamu bias kemana-kemana, Apa yang sudah dilakukan oleh bupati rote ndao dan suaminya sehingga stunting dimana-mana dan pendapatan asli daerah rendah, apakah kamu tidak tau rote ini rongrong oleh korupsi, banyak pegawai masuk penjara keluar kamu terima lagi, tabrak undang-undang besok kamu berhentikan lagi dimanakah hatimu, apakah hanya mereka yang masuk bui terlibat dalam korupsi, coba kita bantu polisi atau jaksa atau kpk kakapnya ada dimana kenapa kamu tidak cari, jalan-jalan dibangun sebentar saja rusak, masyarakat teriak, kau bupati diam saja, tidak berani tegur pengusaha yang curang ini, apakah kamu sama-sama curang, jawab jangan bersembunyi karena hukum punya mata lebih tajam dari elang,” Cetusnya

Dijelaskan Soudi Lian pada sat ini, Rote Ndao masih tercatat sebagai daerah tertinggal dari 2004 hingga sekarang, apakah jawab Bupati dari segi program pemerintah, seharusnya Bupati Paulina Haning Bullu di semester terakhir menjawab kemiskinan ini

“Yang kami Rindukan adalah kesejahteraan bagi rakyat bukan nama kami di patung christian nehemia dillak atau piagam penghargaan, hapus nama saya dari sana, kamu sengaja umpan satu patung pada hal niatmu menulis namamu di stadion holoama, Paulina haning bulu dan lens haning, dua-dua manusia yang tidak sukses ini menuliskan nama di sana, ada lagi banyak masalah belum di urus, rakyat mengeluh kelangkaan BBM apalagi pupuk, rakyat berteriak pupuk,pupuk, pupuk, tapi kamu punya telinga tuli, apa programmu mental kamu adalah mental berharap, kamu memimpin negeri ini dengan tangan besi, tidak mengerti menejamen pemerintah, orang hamil pun kamu pindahkan, baru melahirkan punk di pindahkan, Tandas Soudi Lian

Baca Juga:  Semua Sarana Pariwisata Harus Benar-Benar Memenuhi Standar Protokol Keselamatan Dan Keamanan

Soudi Lian mempertanyaan bagaimana kepemimpinan Bupati selama 15 tahun yang sehingga terjadinya ketimpangan,

“Salah satunya desa suebela ada lumbung padi, ada sumber air terbesar aspal sejingkal punk tidak ada, ada desa yang di anak tirikan, apakah yang sudah kau buat di sana, kau hanya kenal kampungmu,” Jelasnya

Usai berorasi Kepada SINDONTT Drs. Soudi Lian, M.SI :mengatakan dirinya ada urusan dengan kehadiran Bupati Rote Ndao dan Mantan Bupati mauun Prof. Yusuf Leonar Henuk, Ph.d

“mereka datang atau tidak itu bukan urusan saya, saya tidak terpenharuh, yang penting kami sudah cukup santun, jadi yang paling penting bagi saya bukan profers dokter ini, tapi Paulina Bulu Haning sebagai bupati dan lens haning sebagai ketua tim bupati untuk percepatan pembangunan, saya sudah sampaikan debat ini melalui youtobe sudah sebulan dan melalu surat resmi dari antra RI, antra saya percaya sebagai LSM yang konsisten dengan perjuangannya, mereka ini siap berkorban untuk rakyat rote ndao, selanjut kami berikan kesempatan 3 bulan lagi kepada pemerintah untuk menanggapi orasi ini dan dipastikan kami akan balas lagi melalui undagan debat pada tanggl 30 november 2023,” ungkapnya,

Dalam penyampaian Orasinya Drs. Soudi Lian, M.SI didampingi Wakil Sekretaris Jenderal Lembaga Amanat Pendiritaan Rakyat RI (Wasekjend ANTRA RI) Alfredo Silvawan Mesah, (Nasa)

 

Berita Terkait

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026
Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026
Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah
Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis
‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma
Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao
Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia
Wagub NTT dan Bupati Rote Ndao Dorong Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Kacang Lena di Desa Oetefu
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 20:26

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026

Monday, 1 June 2026 - 20:41

Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah

Saturday, 30 May 2026 - 16:34

Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis

Thursday, 28 May 2026 - 14:30

‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma

Tuesday, 26 May 2026 - 14:07

Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao

Tuesday, 26 May 2026 - 09:23

Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia

Sunday, 24 May 2026 - 14:33

Wagub NTT dan Bupati Rote Ndao Dorong Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Kacang Lena di Desa Oetefu

Wednesday, 20 May 2026 - 11:55

Tak Hanya Bangun Kawasan, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Ikut Bangun Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru