SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Paket Ita Esa, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Apremoi Dudelusy Dethan optimis meraih 60% suara dalam Pilkada Rote Ndao. Hal ini disampaikan Ketua Harian Tim Pemenangan, Yosia Adrianus Lau, kepada Sindo-NTT.com, Rabu (6/11/2024)
Optimisme ini berdasarkan beberapa indikator, tingkat dukungan Ita Esa mencapai di atas 41% berdasarkan survei Voxpol, dukungan dari 8 partai politik yang memiliki 17 kursi di DPRD Rote Ndao juga menjadi modal penting.
“Kami yakin target 60% bukan hal yang mustahil. Respon masyarakat sangat positif terhadap visi dan misi Ita Esa,” ujar Yosia
Ketua DPD Golkar Rote Ndao ini menyoroti antusiasme masyarakat dalam berbagai kegiatan kampanye sebagai indikasi kuat dukungan publik. Antusiasme ini, menurut Yosia ini mencerminkan harapan masyarakat akan perubahan positif di bawah kepemimpinan Paulus Henuk dan Apremoi Dethan.
Yosia menekankan kapasitas dan kapabilitas Paulus Henuk dan Apremoi Dethan sebagai pemimpin yang bersih, visioner, dan merakyat, dengan rekam jejak yang teruji di bidang budaya, sosial, ekonomi, dan politik.
“bapak Paulus dan ibu Apremoi adalah pilihan terbaik untuk memajukan Rote Ndao,” tegasnya.
Yosia berharap agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dan memilih pemimpin yang dianggap mampu membawa perubahan positif bagi Rote Ndao pada Pilkada Rote Ndao akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.
Selain fokus pada pemenangan Ita Esa di Rote Ndao, Yosia juga menyinggung Pilkada NTT. Ia optimis Emanuel Melkiades Laka Lena dan Jhony Asadoma (Melki Johni) juga meraih kemenangan dengan dukungan 11 parpol dan menargetkan perolehan suara di atas 49%.
Keunggulan Paulus-Apremoi dan Melki-Johni terletak pada dukungan politik yang solid dan potensi kemenangan yang tinggi. Dukungan dari Prabowo Subianto dan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan KIM Plus memberikan landasan politik yang kuat bagi kedua pasangan calon ini. Dengan potensi kemenangan di atas 50%, baik Paulus-Apremoi di Pilkada Rote Ndao maupun Melki Johni di Pilkada Nusa Tenggara Timur, diharapkan dapat mewujudkan program-program pembangunan secara efektif (Nasa)






