SINDONTT.COM, KOTA KUPANG – Fakultas kelautan dan perikanan (FKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Kamis, (24/10/2019) di hotel Aston Kupang menggelar seminar nasional membahas penelitian di Bidang Kelautan dan Perikanan.
Ketua Panitia, Felix Rebhung kepada Wartawan menjelaskan, seminar itu merupakan salah satu kegiatan dari seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis Undana ke 57.
Selain itu, kata Felix, tujuan seminar itu untuk memberikan kesempatan kepada para paneliti perikanan untuk mengumumkan temuan-temuan mereka yang terbaru dan membuka kesempatan untuk para peneliti perikanan bertukar pikiran dan pengalaman tentang bagaimana temuan-temuan baru dapat diintegrasikan dan diaplikasikan dalam pengelolaan perikanan umumnya dan pengelolaan marikultur khususnya.
“Seminar ini sebagai ruang atau tempat berkontak dan berkomunikasi menuju kerjasama penelitian dan pengembangan perikanan antar para peneliti perikanan, dunia usaha dan pemerintah dalam rangka merealisasikan SDGs-14.” tandasnya.
Dijelaskan Felix, yang hadir terdiri dari Prof. Dr. Ir. Muhammad Zairin Junior, M.Sc dari Fakultas Perikanan dan Kelautan IPB, Prof. Dr. Ir. Happy Nursyam, MS dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Brawijaya dan Dr. Ir. Nicodemus Dahoklory, M.Si dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana.
“Selain seminar juga akan dipresentasikan 15 makalah dari luar Undana dan 17 makalah dari Undana.” ujarnya.
Menurut Felix, tema seminar yang dihadiri 150 orang itu adalah “Integrasi dan aplikasi riset kelautan dan perikanan berkelanjutan untuk mendukung SDGs-14”.
Ditambahkan Felix, landasan mengangkat tema di atas dengan keyakinan yang kuat bahwa Laut nusantara dan sumber daya ikan di dalamnya bisa menjadi kekuatan ekonomi yang nyata dalam tataran ekonomi Republik Indonesia di masa depan.
“Kegiatan seminar sehari dengan peserta 150 orang dari semua Fakultas yang menyelenggarakan program study perikanan dan kelautan di Indonesia. ” tandasnya.
Felix menambahkan, panitia memperoleh makalah dari 10 perguruan tinggi yaitu dari Politeknik Negeri Nusa Utara, Politeknik Negeri Kelautan dan Perikanan Kupang, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Universitas Nusa Nipa Maumere, Universitas Timor Kefamenanu, Universitas Jember di Jember, Universitas Gajahmada Jogyakarta, Universitas Brawijaya Malang dan dari Universitas Nusa Cendana Kupang.
“Dari total 37 makalah yang masuk, 12 berasal dari 10 perguruan tinggi di luar Undana yang telah disebutkan tadi. ” tandasnya.
Senada dengan ketua panitia, Dekan Fakultas Kelautan Perikanan Undana Dr Marcelien Dj. Ratoe Oedjoe mengatakan, seminar itu memberikan kesempatan kepada para paneliti perikanan untuk mengumumkan temuan-temuan yang terbaru.
Lanjut Oedjoe, seminar itu membuka kesempatan kepada para peneliti perikanan untuk bertukar pikiran dan pengalaman tentang bagaimana temuan-temuan baru dapat diintegrasikan dan diaplikasikan dalam pengelolaan perikanan umumnya dan pengelolaan marikultur khususnya.
“Tujuanya memberikan ruang untuk berkomunikasi menuju kerjasama penelitian dan pengembangan perikanan antar para peneliti perikanan, dunia usaha dan pemerintah dalam rangka merealisasikan SDGs-14.” tandasnya. (Tim)






