SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Kasus Kematian seorang Pasien ibu Hamil (Bumil) meninggal Dunia di UPTD Puskesmas Eahun kecamatan Rote Timur beberapa hari yang lalu mendapat Perhatian serius Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dengan tegas meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao melakukan evaluasi terhadap dokter dan kepala Puskesmas yang bertugas di Puskesmas Eahun
Penegasan ini disampaikan Paulus Henuk pada acara penutupan Sidang II DPRD Rote Ndao, Senin (01/9/2025)
“Saya sudah sampaikan kepala Kepala Dinas untuk segera mengevaluasi, karena ini tanggung jawab kepala Puskesmasnya,” tegas Paul Henuk
Menurut Bupati, kasus kematian ibu hamil ini murni kelemahan dari puskesmas Eahun dalam menangani pasien tersebut, dimana tenaga kesehatan (nakes) tidak melaporkan ke Dokter jaga kalau ada pasien Gawat,
“dokter yang ada di Puskesmas itu tidak dilaporkan oleh nakes bahwa ada pasien yang gawat darurat, akibatnya karena oleh dinas ditugaskan dokter itu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di lapangan, dan yang kedua adalah kepala puskesmasnya sudah tahu pasiennya darurat, tapi kepala puskesmasnya bilang ada tugas dari dinas kesehatan, sehingga dia tinggalkan Pasien dan menuju Baa,” ujar Paul Henuk
Sebagaimana diketahui beberapa hari yang lalu viral seorang Ibu hamil (Bumil) bernama Sulfryana Bulan asal Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur meninggal dunia, keterlambatan penanganan dari puskesmas Eahun, (tim/nasa)











