SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas (kadis) Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Rote Ndao Drs. Benay Forah mengakui kalau saat ini perlu ada pembenahan sistem di internal organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dipimpinnya
Pembenahan sistem di Dinas PKO ini tentunya atas atensi Bupati Rote Ndao Paulus Henuk
“atensi program yang harus saya selesaikan itu adalah manajemen internal OPD PKO,” kata Benay Forah saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (04/9/2025)
Menurut Benay Forah, pihaknya segera laksanakan penataan Kepala Sekolah dan para pengawas sesuai dengan kebutuhan
“penataan kepala sekolah dan para pengawas yang saat ini, betul-betul membutuhkan tenaga tambahan,” ucapnya
Dikatakan Benay Forah saat ini nilai rapor para siswa SD dan SMP di Rote Ndao masih rendah, oleh karena itu perlu mengatur strategi melalui para guru untuk memacu peningkatan nilai raport
“bagaimana kita mengatur strategi melalui para guru dan para pengawas untuk bisa memacu kenaikan nilai rapor para siswa, dari 64,7 menjadi minimal 75,0,” ungkapnya
Selanjutnya, untuk menata laporan keuangan dana BOS ke depan secara baik dan bertanggung jawab, ia berkomitmen menggunakan sistem pelaporan berbasis IT dan manual
“saya harus berkoordinasi menggunakan sistem IT maupun manual tentang bagaimana sistem pelaporan penggunaan dana BOS yang dikelola langsung oleh sekolah,” ungkapnya
pihaknya juga akan turun langsung ke lapangan dan melibatkan tim pendamping dari Kejaksaan terkait dengan pengawasan proyek fisik.
Plt Kepala Dinas yang baru ditunjuk Bupati Rote Ndao beberapa hari ini, menegaskan bahwa terjadi banyak permasalahan terkait kegiatan fisik di sektor pendidikan, Karena itu ia akan memastikan semua kegiatan fisik harus berkualitas sesuai arahan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk.
“Apapun pekerjaan fisik itu, saya capek ataupun tidak capek, saya harus turun lapangan untuk ikut mengawasi,” tegasnya. Pengawasan ini akan mencakup seluruh proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan akhir,” tegas Eks Kepala Dinas Perizinan ini (tim/nasa)






