SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, mengambil langkah cepat dan terukur dalam menangani krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Kabupaten Rote Ndao akibat cuaca ekstrem
Dalam rilis resmi yang disampaikan pada Senin, (26/1/2026), Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus melakukan koordinasi intensif lintas instansi guna memastikan situasi segera teratasi
Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa dirinya terus menjalin komunikasi aktif dengan PLN, BMKG, KSOP, serta pihak terkait lainnya
Berdasarkan hasil koordinasi terakhir pada Minggu malam (25/1/2026), kapal pengangkut BBM dijadwalkan berlayar pada 27 Januari 2026, dengan target tiba di Pelabuhan Batutua pada 27–28 Januari 2026, tergantung kondisi cuaca
Selain itu, dari hasil koordinasi lanjutan pada hari ini, proses loading BBM dijadwalkan mulai Senin siang (26/1/2026). Pelayaran direncanakan paling lambat subuh 27 Januari 2026, dengan dua opsi tujuan, yakni Pelabuhan Ba’a dan Pelabuhan Pantai Baru
“Estimasi waktu pelayaran ke Pantai Baru sekitar 3 jam, sedangkan ke Ba’a sekitar 5–6 jam,” ungkap Bupati
Dalam upaya percepatan distribusi BBM, pemerintah daerah juga mengupayakan penggunaan Kapal Negara Navigasi dari Distrik Navigasi Kupang, Kapal kelas I perambuan dinilai cukup aman melintasi Selat Pukuafu dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 hingga 1,80 meter
“Saat ini kapal sudah siap, Pertamina juga siap. Proses muat BBM hanya tinggal menunggu satu dokumen, yakni Surat Izin Persetujuan Muat BBM dari KSOP,” jelas Bupati Paulus Henuk usai berkoordinasi dengan KSOP dan pihak terkait
Sebagai langkah antisipasi agar krisis serupa tidak terulang, pada Selasa, 27 Januari 2026, Bupati Rote Ndao dijadwalkan melakukan pertemuan dengan PT Pertamina Patra Niaga. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan Jobber BBM di Rote Ndao, sebagai solusi strategis jangka panjang dalam menjaga ketersediaan dan ketahanan stok BBM di daerah
Atas kondisi yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, Bupati Paulus Henuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Rote Ndao
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bekerja keras, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta menyiapkan langkah jangka pendek dan jangka panjang agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” tegasnya
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, sembari berharap dan berdoa agar kondisi cuaca segera membaik. Penanganan terus dilakukan dan situasi diyakini dapat segera diatasi
“Tuhan Memberkati Kita Semua,” tutup Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH (tim/nasa)






