Baru Setahun Jabat DPR RI, Ansi Lema datangkan Bantuan Miliaran Rupiah untuk Rakyat NTT

Thursday, 1 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Yohanis Fransiskus Lema telah genap satu tahun menjabat sebagai perwakilan masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) II. Dalam laporan kinerja satu tahunnya, pria yang akrab disapa Ansy tersebut telah menyalurkan sejumlah bantuan senilai Rp 4,6 miliar dan alat mesin pertanian (alsintan) sejumlah 185 unit kepada masyarakat NTT.

“Satu tahun saya menjadi Wakil Rakyat, Juru Bicara bagi masyarakat NTT di Senayan, belum banyak yang bisa saya berikan, tetapi saya akan terus berjuang. Laporan ini adalah wujud komitmen, sikap transparan dan akuntabilitas saya sebagai wakil rakyat, penyambung lidah masyarakat NTT di Senayan. Kepada rakyat Sang Pemberi Mandat, saya wajib melaporkan hasil kerja saya,” ujar Ansy di Jakarta (Rabu, 30/9/2020).

Sebelumnya, Ansy juga telah memberikan laporan kinerja enam bulannya kepada masyarakat NTT melalui kanal media facebook. Setelah dilantik, ia memang telah berkomitmen melaporkan hasil kerjanya kepada rakyat NTT setiap enam bulan. Laporan yang kini diunggah diakun facebooknya adalah pertanggungjawaban kedua Ansy sebagai wujud komitmennya bekerja untuk rakyat.

Dalam laporan kinerja satu tahun di laman akun facebook yang sama, Ansy menyebutkan bahwa dirinya telah menyalurkan sejumlah bantuan dari tiga kementerian yang merupakan mitra kerja Komisi IV. Pertama, bantuan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) dari Kementerian Pertanian (Kementan) kepada 13 kelompok tani di Kabupaten Belu. Setiap kelompok mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 2,6 miliar.

Kedua, bantuan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Kementan dengan total nominal Rp 1,050 miliar. Bantuan ini disalurkan kepada 14 kelompok dengan masing-masing kelompok mendapatkan Rp 75 juta.

Ketiga, bantuan Pengembangan Perhutanan Sosial Nusantara (Bang Pesona) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan total Rp 500 juta. Bantuan ini diberikan kepada 10 kelompok tani hutan dengan bantuan sebesar Rp 50 juta tiap kelompok.

Baca Juga:  Zinsendorf Yosus Adu mengucapkan Selamat Natal 2020, Tahun Baru 2021

Keempat, bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) dengan nominal Rp 450 juta dari KLHK. Bantuan ini dialokasikan kepada sembilan kelompok dengan angka sebesar Rp 50 juta per kelompok. Jika diakumulasi, total bantuan yang telah disalurkan Ansy mencapai Rp 4,6 miliar.

Selain bantuan uang tunai untuk meningkatkan produktivitas, Ansy juga telah menyalurkan prasarana dan sarana pertanian berupa alsintan dengan total 185 unit. Alsintan ini meliputi 1 unit excavator, 11 unit traktor roda empat, 57 unit traktor roda dua, 48 unit pompa air, 34 unit hand sprayer, 4 unit cultivator, 5 unit corn sheller, 5 unit corn sheller mobile, 5 unit power thresher multiguna, 10 unit power thresher multiguna mobile, dan 5 unit corn sheller mobile. Di samping itu, lima unit kendaraan pendukung penyemprotan disinfektan dan tanki untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19 pun telah tiba di Kota Kupang.

Penyaluran bantuan alsintan tidak berhenti pada 185 unit di atas. Masih banyak alsintan yang sedang dalam proses realisasi, seperti tambahan satu unit excavator, 247 unit pompa air, dan sebagainya. Beragam bantuan yang telah terealisasi tersebut disalurkan secara merata ke berbagai titik di kabupaten-kabupaten di NTT.

Di samping itu, jenis bantuan lainnya untuk rumah tangga juga disampaikan Ansy dalam laporannya, semisal bantuan bibit tanaman dan paket sembilan bahan pokok (sembako).

“Bantuan yang saya salurkan langsung kepada masyarakat NTT adalah bukti nyata kinerja cepat dalam memerjuangkan kebutuhan warga. Setiap kali melakukan reses dan mendapatkan aspirasi dari masyarakat, saya segera suarakan aspirasi dan kebutuhan warga dalam rapat-rapat Komisi IV. Bantuan yang saya salurkan, saya pastikan tepat sasaran dan bersifat produktif,” terang Ansy.

Saat ini, Ansy mengaku sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemerintah Kota Kupang untuk mengadakan teknologi pengolahan sampah Refused-Derived Fuel (RDF) dan pengadaan Bank Sampah di Kota Kupang dan Kabupaten Belu. Pembangunan RDF bisa menyelesaikan masalah sampah, sekaligus mendukung industri semen serta mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang tidak ramah lingkungan. Penggunaan RDF di Kota Kupang sangat penting, mengingat sampah di ibukota NTT menjadi permasalahan serius.

Baca Juga:  Meledak! Imanuel Sombu Tak Ingin Dukung PHP, Ita Esa Pembawa Harapan

Mantan dosen dan aktivis ini menyatakan perjuangan selama satu tahun belumlah cukup. Karena itu, ia selalu bersedia untuk berdiskusi dengan rakyat. Bahkan, dirinya berinisiatif menjemput-menyerap aspirasi, terbuka terhadap kritik, saran konstruktif agar sebagai Wakil Rakyat dapat terus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat NTT dan Indonesia.

“Kita tidak boleh cepat puas, masih ada empat tahun bagi saya di DPR RI untuk terus memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat NTT. Saya membutuhkan dukungan, kritik, serta doa dari saudara-saudara sekalian di NTT. Saya berkomitmen untuk menjadi pendengar, pembicara, sekaligus pekerja yang baik. Saya juga akan terus melaporkan kinerja saya secara rutin dan berkala setiap enam bulan kepada masyarakat sebagai perwujudan akuntabilitas saya terhadap publik,” tutupnya.

Ketua Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao Denison Moy, ST kepada SindoNTT mengatakan pihaknya bersyukur karena ideolologi Gotong Royong Partai yang wariskan oleh Bung Karno sebagai faunding Father terus dan terus di instruksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan untuk semua kader wajib secara gotong royong bekerja untuk Rakyat,

“sebagai bukti kerja Gotong Royong kali ini kami mempunyai 3 Anggota DPR RI yakni Bapak Herman Heri ,Bapak Ansy Lema dari Dapil NTT II dan Bapak Andreas Hugo Parera dari Dapil NTT I ,dan 10 Anggota DPRD Propinsi dan juga Ketua DPRD Propinsi NTT mama emy Nomleny sebagai ketua DPD PDI Perjuangan sekaligus Sebagai Ketua Ketua DPRD NTT selalu memberikan spirit kerja gotong Royong bagi masyarakat kita, Bukti dari Kerja Gotong royong ini walaupun ditengah keterbatasan beraktifitas akibat pandemi Covid-19 tapi kerja keras tak Kenal lelah dari senior-senior kami di DPR RI dan DPRD Prop. NTT,  tahun ini saya sebagai perpanjangan Partai di daerah sangat bersyukur dan berterima kasih karena kolaborasi dua senior Hebat kami di DPR RI dari Dapil NTT II Bpk Herman Heri dan Bpk Ansy Lema kami dapat melalukan bebrapa hal untuk Rakyat Rote Ndao

Baca Juga:  DPD Partai Perindo Rote Ndao Gelar WorkShop Pendidikan Politik

Menurut Denny Moy Bantuan yang sudah diterima oleh rakyat Rote Ndao atas Bantuan Anggota DPR RI itu yakni
Kelompok Bang Pesona sebanyak 9 kelompok, satu kelompok mendapatkan Rp 50 juta,  satu keompok kwt, Rp 75 juta, Bantuan benih sayur Rp 150 juta, Bantuan bibit jagung 750 Ha, Bantuan bibit padi 750 ha, Bantuan Handrtraktor 15 unit, Pompa Air 85 unit, Bantuan 4 unit cultivatir
, Bantuan 4 unit cirn shellrler mobile, Bantuan 5 unit power thester multiguna, Bantuan 10 unit power thester multiguna mobile, dan DPC PDI Perjuangan telah menyerahkan bebrapa proposal luntuk pembangunan embung dan sumur Bor, pengembangan Eko wisata hutan di Laut Mati, pengembangan madu batu dan minyak kayu putih, Rumah potong hewan dan bantuan bibit hewan misalnya babi untuk pemulihan kembali peternakan babi di Rote Ndao, Ungkap Ketua Komisi B DPRD Rote Ndao Itu, (***)

Berita Terkait

Reses DPRD Rote Ndao, Warga Usulkan SD Baru hingga Evaluasi Program MBG
Sukses di Pemilu 2024, Deni Moy kembali Pimpin PDI Perjuangan Rote Ndao, Berpijak Kepada Rakyat Kecil
Di Tanah Holoama, Semangat Merah Mengakar, Hasto Kristiyanto Tanamkan Cita-cita Politik Rakyat, Kantor DPC PDI Perjuangkan
Letakan Batu Pertama Kantor DPC PDI Perjuangan, Bupati : Harus Jadi Rumah Rakyat dan Simpul Aspirasi
Ulang Tahun ke-61, Golkar Gelar Sembako Murah, Diserbu Warga
DPRD NTT Kawal Distribusi BBM di Rote Ndao
Ganti Pengurus DPD Gelora Rote Ndao, Keneng Nurung Mengakui Kecewa, Korbankan Material Demi Partai
Selain Perjuangkan Jalan Rusak, Simson Polin Antar Dua Gubernur Kunjungi Rote Ndao
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 20 December 2025 - 12:14

Reses DPRD Rote Ndao, Warga Usulkan SD Baru hingga Evaluasi Program MBG

Saturday, 8 November 2025 - 15:32

Sukses di Pemilu 2024, Deni Moy kembali Pimpin PDI Perjuangan Rote Ndao, Berpijak Kepada Rakyat Kecil

Thursday, 6 November 2025 - 16:24

Di Tanah Holoama, Semangat Merah Mengakar, Hasto Kristiyanto Tanamkan Cita-cita Politik Rakyat, Kantor DPC PDI Perjuangkan

Thursday, 6 November 2025 - 15:59

Letakan Batu Pertama Kantor DPC PDI Perjuangan, Bupati : Harus Jadi Rumah Rakyat dan Simpul Aspirasi

Saturday, 27 September 2025 - 11:33

Ulang Tahun ke-61, Golkar Gelar Sembako Murah, Diserbu Warga

Friday, 29 August 2025 - 12:11

DPRD NTT Kawal Distribusi BBM di Rote Ndao

Tuesday, 26 August 2025 - 11:32

Ganti Pengurus DPD Gelora Rote Ndao, Keneng Nurung Mengakui Kecewa, Korbankan Material Demi Partai

Wednesday, 21 May 2025 - 00:44

Selain Perjuangkan Jalan Rusak, Simson Polin Antar Dua Gubernur Kunjungi Rote Ndao

Berita Terbaru