Penanganan pasien covid-19 belum sempurna, Masyarakat takut berobat di RSUD Baa

Avatar photo

Tuesday, 26 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – ROTE NDAO
Direktur Umum RSUD Baa memgakui penanganan Covid 19 di Rumah Sakit Umum Baa belum mengikuti perlakuan standard operating procedures (SOP) mulai dari pasien di rawat tidak sesuai mekanisme hingga pemakaman saat meninggal.

Hal ini diakui Direktur RSUD Ba,a dr Widyanto P. Adhy, M.Biomed, Sp.PD di hadapan rapat dengar pendapat gabungan Komisi DPRD Kab Rote Ndao, Selasa (26/01/2021) sejak pukul 10:00 wita

Pantauan Media ini di ruang Sidang Gabungan Komisi, Direktur RSUD Ba,a dr Widyanto P. Adhy, M.Biomed, Sp.PD sempat tidak bisa meyakinkan Anggota DPRD atas hujan pertanyaan yang di tanyakan.

Persoalan yang di angkat antara lain seputar SOP penangan COVID, Prosedur pemakaman protokol Covid dan Pengelolaan sampah medis Covid. yang terkait dengan tupoksi RSUD Ba,a dalam tugas kewenangannya sebagai satgas penangan Covhd 19.

Dalam menjawab pertanyaan Anggota sehubungan SOP terkesan Direktur mencoba membela diri dengan alasan berbelit tapi akhirnya mengakui penanganan Covid 19 di Rote Ndao khususnya di RSUD Ba,a belum sesuai SOP.

” Ya penanganan Covid belum mengkuti SOP dan belum sempurna” Akuinya

Hal ini sempat membakar amarah sejumlah anggota DPRD yang merasa kesal dengan kinerja RSUD Ba’a dalam penangan Covid yang mengorbankan masyarakat dengan tidak taat dengan SOP.

Salah satunya anggota DPRD Migel Beama mengatakan, tidak mengikuti SOP maka di Rote Ndao dalam pemeriksaan Covid tetapi hasilnya Laki laki hamil, Selain itu Jenasah Covid dibawah paksa pulang oleh keluarga. Tandasnya.

Sementara Vecky M. Bulan, Charli Lian, Deny Moy, Olafbert A. Manafe dan Petrus J. Pelle. kesalkan dengan ketidaktaatan ini mengakibatkan masyarakat takut dan enggan berobat di rumat sakit.

Baca Juga:  Wellem Paulus diduga gelapkan dana Operasional Kapal Penangkap Ikan sebesar Miliaran Rupiah

Rapat dengar pendapat di pimpin Wakil Ketua DPRD Paulus Henuk,SH. Hadir dalam RDP Gabungan Komisi antara lain Sekda Kab. Rote Ndao Drs Jonas M. Selly, MM, Ass I. Ir Untung Harjito, Kadis Kesehatan drg Suardi,Kapolsek Lobalain, Kapolsek RBL, (memo)

Berita Terkait

Paulus Henuk Pimpin HKTI Rote Ndao, Ini Pesan Penting Nyongki Malelak Bagi Petani
HUT ke-50 Klasis Lobalain, Bupati Bicara Pelayanan Tepat Sasaran
12 Dokter Internsip Mulai Pengabdian di Rote Ndao, Bupati : Berikan Pelayanan Terbaik
Aduh, Kadis ini, Mengaku Tak Tahu Kronologi Pergeseran Anggaran Miliaran Rupiah, DPRD Pending
DPRD Tunda Bahas Pergeseran Anggaran Rp 2,3 Miliar, Kadis Pertanian : Saya Tidak Tau
Pastikan Air Bersih Untuk Dua Desa, Bupati Hibahkan Jaringan Perpipaan
Terima Tambahan DAU, Bupati Ajukan Tiga Ranperda di Sidang III DPRD Rote Ndao
Demi Keselamatan Warga, Pemkab Rote Ndao Siapkan Rp 990 Juta, untuk Penerangan Jalan Umum
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 02:31

Paulus Henuk Pimpin HKTI Rote Ndao, Ini Pesan Penting Nyongki Malelak Bagi Petani

Saturday, 19 September 2026 - 10:28

HUT ke-50 Klasis Lobalain, Bupati Bicara Pelayanan Tepat Sasaran

Thursday, 17 September 2026 - 22:11

12 Dokter Internsip Mulai Pengabdian di Rote Ndao, Bupati : Berikan Pelayanan Terbaik

Saturday, 12 September 2026 - 22:43

Aduh, Kadis ini, Mengaku Tak Tahu Kronologi Pergeseran Anggaran Miliaran Rupiah, DPRD Pending

Saturday, 12 September 2026 - 18:07

DPRD Tunda Bahas Pergeseran Anggaran Rp 2,3 Miliar, Kadis Pertanian : Saya Tidak Tau

Wednesday, 9 September 2026 - 23:45

Pastikan Air Bersih Untuk Dua Desa, Bupati Hibahkan Jaringan Perpipaan

Tuesday, 8 September 2026 - 12:05

Terima Tambahan DAU, Bupati Ajukan Tiga Ranperda di Sidang III DPRD Rote Ndao

Friday, 28 August 2026 - 18:59

Demi Keselamatan Warga, Pemkab Rote Ndao Siapkan Rp 990 Juta, untuk Penerangan Jalan Umum

Berita Terbaru